
hari-hari pun telah di lalui keyna dengan perasaan hampa karena tidak ada Devan di sampingnya, ia menatap kearah luar balkon kamar miliknya berharap Devan datang dan menjemput nya kembali ke rumah mereka.
keyna sangat merindukan saat-saat manja dengan Devan dan sosok Devan yang lembut padanya, manjanya Devan dan masih banyak lagi tingkah Devan yang sangat keyna rindukan.
"aku sangat merindukan mu hubby, apa saat ini kau juga sama merindukanku hubby" batin keyna memandang ke atas langit.
beberapa hari yang lalu juga mommy Nayla menelfon keyna dan memberikan semangat pada keyna, mommy Nayla juga mengatakan dia akan berbicara empat mata pada Devan.
Ica yang baru masuk kedalam kamar Ica dengan membawa beberapa buah segar yang ia ambil dari lemari es mereka, memang Ica sudah tinggal di rumah keyna sejak keyna keluar dari rumah Devan, Ica selalu menemani Keyna saat sedih.
"apa kamu mau buah " tanya Ica langsung duduk di samping keyna.
keyna hanya membalas mengangguk dengan tersenyum kaku kemudian ia kembali ke ekspresi datar menatap kearah langit.
Ica tidak bisa berkata apapun saat melihat kondisi sahabatnya seperti ini, tak berapa lama kemudian Rika dan Tata pun masuk kedalam kamar keyna karena mendengar kabar sahabat nya itu dari Ica.
dan Tata sudah bisa berjalan normal kembali setelah melakukan fisioterapi dengan sangat rutin yang selalu setia di temani oleh Ivan dan kedua orangtuanya.
"keyna" ucap Tata langsung berlari memeluk sahabatnya itu.
keyna pun membalas pelukan sahabatnya dan kemudian Rika pun memeluk keyna begitu pula Ica, keyna sangat senang saat ini karena ketiga sahabatnya mau menemani nya saat-saat seperti ini.
"kenapa kalian bisa tau aku ada di sini" tanya keyna.
"Ica yang memberitahukan kami" balas Rika.
"maaf key" ucap Ica.
"tidak apa-apa aku malah senang kalian di sini" ucap keyna.
mereka pun akhirnya bercerita panjang lebar sambil bercanda, keyna yang awalnya sedih akhirnya bisa terhibur dengan tingkah sahabatnya itu.
kemudian Rika turun kebawah untuk mengambil lagi buah yang ada di dala. lemari es karena buah yang di bawah Ica tadi sudah habis di lahap mereka.
"Oh iya Ica mama mana " tanya keyna.
"tadi mama dalam kamar sedang istirahat" balas Ica.
__ADS_1
beberapa menit kemudian Rika dan mama Keyna ternyata masuk bersamaan di dalam kamar keyna.
"wah rame ya ternyata" ucap mama Mira.
"eh Tante apa kabar" ucap Tata langsung mencium punggung tangan mama Mira.
"baik kamu bagaimana kabar sayang" ucap mama Mira.
"Alhamdulillah seperti yang Tante lihat " ucap Tata dengan senyumnya yang begitu manis.
"oh iya mama mau keluar sebentar ke super market" Ucap mama Mira.
"aku temani ma" ucap Ica.
"enggak usah mama bisa sendiri sama supir pribadi mama, kamu di sini aja" ucap mama Mira.
"baiklah " ucap Ica.
"kalian mau titip apa sekalian nanti mama beliin" ucap mama Mira.
"giliran makanan Lo cepat amat " ucap keyna meledek.
"yaelah key, namanya rezeki nggak boleh di tolak" ucap Rika.
mama Mira yang mendengar itu langsung tertawa kecil begitu pula Ica dan Tata Kemudian mam kita pun pergi ke super market.
"key jadi gimana nasib rumah tangga Lo dengan Devan " tanya Rika penasaran.
"apasih Lo Rik" ucap Tata menyenggol bahu Rika karena tidak mengerti situasi.
"maaf...maaf kalau itu menyinggung mu " ucap Rika meminta maaf.
"tidak apa " ucap keyna.
"aku juga bingung saat ini rumah tangga ku bagaimana, tapi yang aku yakin aku masih mencintai Devan dan sangat merindukan nya " ucap keyna.
"sabar ya, pasti ada jalan yang terbaik untuk kalian berdua " ucap Tata.
__ADS_1
tak berapa lama ponsel keyna berdering membuat keyna kaget karena yang menelfon nya saat ini adalah Reyhan.
"kenapa kak Reyhan menelfon ku" batin keyna.
"siapa key" tanya Tata.
"Kaka Reyhan" ucap Tata pelan.
"angkat aja jangan sampe ada hal yang penting" ucap Rika.
keyna pun memberanikan diri dan mengangkat telfon dari Reyhan.
"Hallo" ucap keyna.
"key, kamu di mana" balas Reyhan di sebrang telfon sana dengan suara panik.
"aku di rumah, ada apa kenapa kau seperti orang kepanikan" tanya keyna.
Ica, Tata dan Rika hanya saling menatap mendengar pembicaraan keyna dan Reyhan.
"nyokap Lo, dia mengalami kecelakaan di jalan XX dan sekarang kami berada di rumah sakit Harum raya, cepatlah ke sini " ucap Reyhan.
keyna yang mendengar mamanya mengalami kecelakaan langsung menjatuhkan ponselnya dan tergeletak di lantai membuat tiga orang sahabat menjadi panik.
"Hallo...keyna...keyna" ucap Reyhan di telfon.
"keyna ada apa" tanya Ica.
"mama....mama mengalami kecelakaan kita harus ke rumah sakit" ucap keyna berdiri dan langsung berlari keluar kamar, mendengar mama Mira mengalami kecelakaan membuat Ica, Tata dan Rika kaget dan langsung mengikuti keyna.
Tata yang membawa mobil langsung menyetir menuju ke rumah sakit Harum Raya yang di beritahu oleh Reyhan tadi, sepanjang jalan keyna berdoa agar mama Mira baik-baik saja.
sementara Ica sibuk menelfon Gibran dengan tangan yang bergetar dengan air matanya yang sudah mulai mengalir.
"tolong cepat angkatlah Gibran" batin Ica
Next....Next.... 😫😫😫
__ADS_1