Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 87


__ADS_3

setelah Devan keluar bersama Gibran, dokter Melly langsung memeriksa perut keyna.


"kandungan mu sudah memasuki usia 3 Minggu key, selamat ya " ucap dokter Melly ramah.


"tuh kan, keyna beneran hamil" ucap Tata girang memeluk Ica.


"akhirnya yang selama ini kamu tunggu key" ucap Ica dengan senyum manisnya pada keyna.


setelah selesai memeriksa dokter Melly pun memberikan resep obat untuk keyna dan calon buah hatinya, sementara keyna masih tidak percaya dan memandangi foto USG yang dokter Melly berikan padanya.


"akhirnya kau hadir dalam kehidupan kami sayang, Mommy janji akan jaga kamu dengan baik, sehat selalu dalam perut Mommy ya sayang" batin keyna sambil mengusap perutnya yang masih terlihat rata itu.


sementara di luar ruangan ketiga lelaki itu bukan lain yaitu Devan, Ivan dan Gibran sangat gelisah sekaligus kesal karena Melly belum keluar ruangan dan memberi kabar pada mereka.


tak lama kemudian dokter Ical yang Devan sudah hubungi sejak tadi baru tiba karena ia baru saja selesai mengurus pasiennya.


"ada apa Dev dengan istrimu" tanya Ical.


"gua juga gak tau" balas Devan singkat namun raut wajahnya masih terlihat khawatir.


"sebenarnya apa yang terjadi dan kenapa keyna harus di bawa ke Melly bukanya Melly seorang dokter kandungan....tunggu kandungan " batin Ical sambil berfikir


"kenapa kau membawa istrimu ke dokter Melly, apa istrimu hamil Dev " tanya Ical.


"hamil... maksud mu apa, gua gak ngerti" balas Devan polos


"apa Lo lupa atau memang pikun, Melly seorang dokter obygen" ucap Ical kesal melihat Devan.


"terus...." balas Devan sambil menaikan alis matanya satu.


Gibran dan Ivan yang baru ikut menyadari langsung menatap Devan.


"sepertinya kita di kerjain oleh mereka tuan" ucap Ivan.


"maksudnya..." balas Devan yang masih belum menyadari bahwa ia sedang di kerjain oleh sang istri


"ikut gua dan lihat " ucap Ical.

__ADS_1


Ical yang melihat kebodohan Devan langsung nyosor masuk kedalam ruangan Melly tanpa basa-basi dan membuat Melly dan ketiga gadis itu kaget saat melihat Ical dan ketiga lelaki itu masu ke dalam ruangan.


"lihat lah, istrimu baik-baik saja " ucap dokter Ical.


Devan pun langsung mendekat kearah keyna dan menatapnya dengan tatapan bingung namun keyna membalas dengan senyum manisnya dan langsung menunjukkan foto USG bayi mereka.


"selamat sudah menjadi ayah kembali" ucap keyna dengan mata yang mulai berkaca-kaca.


"apa ini serius, aku akan menjadi ayah" ucap Devan dengan perasaan yang masih bercampur aduk antara bahagia dan bingung.


"yes sure, hubby" ucap keyna.


"OMG.... terimakasih sayang, " ucap Devan langsung memeluk keyna dan mencium keyna bertubi-tubi.


"sudahlah hubby, aku malu banyak orang yang melihat kita " bisik keyna pelan.


"jadi tadi kau membohongi ku sayang, dengan berpura-pura pingsan hmm....malam ini aku akan memberikan hukuman pada mu " balas Devan berbisik di telinga keyna.


keyna yang mendengar hal itu langsung menjadi merinding, ia sudah salah membangun kan singa yang kelaparan.


"habislah aku malam ini" batin keyna.


" oh aku lupa, ada manusia jomblo fisabilillah di sini" ejek Devan pada Ical.


"oh sorry ya gua udah punya kekasih " ucap Ical dengan pede sambil menatap Melly.


Melly yang merasa di tatap oleh Ical langsung malu dan menundukkan kepalanya dan membuat semua orang dalam ruangan pun tertawa dengan tingkah laku Melly yang menjadi pemalu.


...****************...


sudah hampir sebulan berlalu sejak berita kehamilan keyna yang terdengar oleh keluarga besar mereka, banyak hadiah yang di berikan kepada keyna dan calon buah hatinya, mama Devan pun tiada henti selalu menanyakan keadaan keyna dan sesekali membawakan keyna banyak buah begitu pula dengan mama Mira.


tingkah keyna tidak ada yang berubah hanya saja sejak kehamilan yang di alami keyna Devan sangat berhati-hati dan melarang keyna untuk keluar rumah sendiri tanpa dirinya.


penjagaan keyna sangat di perketat sejak kejadian yang menimpah keyna yang harus terpaksa kehilangan buah hati mereka.


pagi ini Devan sudah rapi dengan pakaian jas yang tertempel di tubuh indahnya membuat keyna terpanah akan kegantengan suaminya itu.

__ADS_1


"jangan terlalu di tatap sayang" ucap Devan yang menyadari tatapan sang istri.


"kau semakin ganteng hubby, aku makin takut para wanita di kantor akan memandang mu " ucap keyna dengan memanyunkan bibirnya.


Devan yang melihat tingkah istrinya merasa lucu dan bahagia.


"aku tau aku tampan sayang tapi ingat di hatiku ini hanya untuk keyna seorang tidak ada yang lain " ucap Devan mendekat kearah keyna yang duduk manis di atas ranjang mewah mereka.


"janji ya, jangan macam-macam di kantor " ucap keyna menaikan jari kelingking miliknya.


"aku janji, sayang " balas Devan dengan menaikkan jari kelingking miliknya.


Devan pun langsung mencium kening istri tercintanya itu dan meminta izin untuk ke kantor karena jadwal hari ini sangat padat dan Devan juga akan mengadakan rapat penting untuk proyek baru yang akan perusahaan Devan luncurkan.


setelah kepergian Devan ke kantor keyna merasa bosan karena hanya menonton Tv sendiri tidak ada yang bisa di ajak ngobrol karena para pembantu keyna pun masih sibuk dengan pekerjaan mereka.


kemudian keyna keluar menuju taman bunga yang sudah hampir sebulan ini hanya bisa ia tatap tanpa menyentuh karena Devan melarangnya untuk mengerjakan pekerjaan yang membuat keyna capeh.


tak lama keyna memandang bunga yang ada di taman, ia merasa sangat rindu dengan Devan kemudian ia meraih handphone yang ia simpan di sampingnya dan langsung menghubungi Devan namun Devan tidak mengangkat nya.


keyna pun mencoba menelfon kembali namun hasilnya tetap sama Devan tidak mengangkat telfonnya, keyna merasa sangat kesal entah mengapa beberapa hari ini keyna sangat posesif pada Devan entahlah mungkin pengaruh kehamilannya sehingga membuat keyna seperti itu.


"Dasar pak tua awas aja kalau pulang " ucap keyna kesal memandang ke layar handphone nya.


"kenapa kalau aku pulang sayang...." ucap seseorang yang tidak lain adalah Devan, ia sengaja tidak mengangkat telfon dari keyna.


"hubby...." ucap keyna menoleh saat mendengar suara yang tak asing baginya.


"kenapa kau tidak mengangkat telfon dari ku" ucap keyna kesal.


"aku memberikan kejutan untuk mu sayang dan ini aku membelikan sesuatu untuk mu" ucap Devan menyodorkan sekotak makanan favorit keyna.


"wah kamu tau aja kalau aku sedang lapar hubby" ucap keyna senang yang tadi moodnya buruk menjadi bagus.


"semudah inikah merayu ibu hamil yang sedang marah " batin Devan sambil menatap keyna yang sedang lahap memakan makanan yang Devan berikan padanya.


next...next...next....🤭🤭🤭

__ADS_1


hallo semua para pembaca setia MPT 😁😁😁 maafin author ya yang lama up-nya dan sudah lama gak nongol untuk update 😣😣😣😣🙏🙏🙏 maafin author ya karena ada beberapa hal di dunia reel life yang harus author urus dan Alhamdulillah sudah selesai 😅😅


insya Allah author akan hadir setiap harinya untuk mengupdate cerita MPT sampai Tamat dan author juga sudah menyiapkan novel baru dari kelanjutan novel ini 🤭🤭 jadi di tunggu ya 😘😘


__ADS_2