Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 19


__ADS_3

Devan pun hanya tersenyum dan mendekatkan wajahnya ke wajah keyna, wajah mereka semakin dekat hingga keyna bisa merasakan hembusan nafas Devan yang begitu harum dan Keyna dengan spontan menutup matanya tak terasa bibir keyna mulai merasakan kembali sentuhan lembut dari bibir Devan.


kecupan singkat dari Devan tapi mampu membuat keyna hampir spot jantung, muka keyna kini sangat merah seperti tomat rebus, Devan melihat muka keyna hanya tersenyum sambil mengusap kepala Keyna.


"apakah gua tidak salah lihat pak tua itu tersenyum pada gua, Masya Allah begitu tampannya suami gua" batin keyna


"Hei bocah kecil apa yang di pikirkan otak kecil mu sehingga kau bisa akan salah paham dengan sikap ku pada mu hmm" tanya Devan sambil menaikan satu alisnya.


"perlakuan seperti tadi apa kau tau pak tua kau membuat ku menjadi malu " ucap keyna sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Devan pun terkekeh mendengar penjelasan dari keyna entah mengapa membuat hati Devan sangat senang melihat keyna bisa tersenyum.


"Apa aku salah mencium istri ku sendiri, memperlakukan istri kecil ku dengan manis " ucap Devan.


"Apa katanya istri ku what gua gak salah dengar kan, apakah dunia akan segera kiamat " batin keyna


tingkah keyna jadi salah tingkah saat Devan mengatakan kalimat istri ku tentu saja keyna menjadi canggung karena baru pertama kali Devan bisa mengakui kalau keyna adalah istrinya.


"Pak tua sekarang sudah jam berapa" tanya keyna mengalihkan pembicaraan.


"Sudah jam 6 sore apa kau ingin beribadah" ucap Devan sambil melihat arloji yang melingkar di tangan kekarnya.


"Bisakah kau membantu untuk ke mushola " tanya keyna dan mendapat anggukan dari Devan.


Devan pun membantu keyna berdiri dan menuntun keyna hingga sampai ke mushola rumah sakit itu.


setelah beribadah keyna tak lupa berdoa untuk kesembuhan papanya kemudian ia kembali keruangan rawatnya tadi tentu bersama Devan.

__ADS_1


tak lama kemudian Ical masuk dan memberitahukan kalau kondisi keyna sudah stabil dan boleh pulang, keyna dan Devan pun di suruh oleh mommy Nayla juga untuk pulang dan beristirahat di rumah mereka.


keyna dan Devan pun pulang ke rumah kediaman mereka, setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit keyna dan Devan sudah sampai di kediaman mereka.


kini Devan sudah mempekerjakan pembantu, 3 orang pembantu untuk dalam rumah dan 3 pembantu untuk luar rumah.


setelah turun dari mobil Devan pun langsung menggendong keyna dengan cepat ala bridal style hingga mampu membuat keyna menjadi malu dan menenggelamkan wajah keyna di dada Devan.


Devan menyimpan keyna di kursi sofa panjang dengan pelan lalu menyuruh pembantu untuk membawakan Devan air putih karena ia sangat haus.


"bi Sumi ambilkan air putih untuk ku" ucap Devan lalu Devan menoleh ke arah keyna dan menanyakan apakah dia ingin minum namun dengan cepat keyna menggeleng kepalanya.


Bi Sumi pun datang dan membawakan segelas air putih.


"tuan ini minumannya " ucap Bi Sumi salah satu pembantu yang bertugas di dalam rumah.


"Bi malam ini bibi masak apa" tanya keyna lembut.


"Bibi masak sayur asin dan ikan goreng sambal balado " ucap Bi Sumi.


"wah sepertinya enak, pak tua tolong bantu aku kemeja makan " ucap keyna walau sebenarnya dia bisa jalan sendiri tapi entah mengapa dia ingin sekali bermanja-manja dengan Devan.


Devan pun membantu keyna berdiri dan menuntun keyna hingga ke meja makan dan Devan pun duduk di samping keyna.


bi Ina dan bi Tati baru datang dari belakang karena baru selesai mencuci pakaian dan langsung mengeringkannya, mereka mendengar suara Devan dan Keyna pun langsung menuju ke ruang makan.


keyna dengan cekatan mengambil nasi lalu menaruhnya di piring Devan dan mengambil beberapa lauk pauk untuk Devan setelah itu keyna menyendok makan untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


saat Devan dan Keyna sedang enak menyantap makanan bel rumah mereka berbunyi, Devan pun menyuruh bi Tati untuk membukakan pintu untuk melihat siapa yang datang.


bi Tati pun membuka pintu namun tanpa permisi atau asalamualaikum tamu itu langsung main nyosor aja hingga menghampiri Devan di meja makan.


tamu itu pun langsung nyosor memeluk Devan dari belakang membuat Devan kaget dan menolehkan badannya di belakang dan betapa terkejutnya Devan saat tau tamu itu adalah salah satu kekasih Devan.


"Apa yang kamu lakukan disini Merry " ucap Devan datar tanpa senyum sambil melirik kearah keyna.


"aku kangen sama kamu tau, kenapa beberapa Minggu ini kamu sangat sulit di hubungi sayang" ucap Merry manja membuat keyna terbakar api cemburu.


keyna dengan keras membanting sendok yang ia genggam tadi, lalu menatap kearah Merry dengan tatapan mematikan.


"Apa yang kau lakukan disini wanita tua, kau membuat selera makan ku jadi buruk " ucap keyna sinis.


"Seharusnya aku yang tanya pada mu wanita jala** berani sekali kau makan bersama kekasih ku, apa kau lupa kamu itu hanya wanita yang terpaksa Devan nikahi " ucap Merry percaya diri.


keyna pun tersenyum sinis melihat tingkah Merry bergeliat manja di pangkuan Devan dan Devan hanya diam saat Merry bergeliat manja di pangkuannya.


"oh ayolah keyna Lo mengharapkan apa dari lelaki tua sepertinya apa lo lupa dia seorang Devan Mahendra playboy angkut tingkat dewa" batin keyna.


"oh kalau begitu maafkan saya telah menganggu keromantisan hubungan sepasang kekasih ini" ucap keyna dia sangat cemburu saat ini apalagi melihat Devan sangat menikmati sikap manja Merry padanya.


keyna pun pergi menuju kamarnya dan membanting pintu kamarnya dengan keras.


"Dasar pak tua brengsek....brengsek...dan gua sangat bodoh bisa jatuh cinta dengan pria tua seperti dia " batin keyna.


Next...next..😏😏

__ADS_1


__ADS_2