Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 20


__ADS_3

Setelah kepergian keyna dari meja makan Devan melihat Merry dengan tatapan yang sangat mematikan hingga membuat Merry merinding sendiri. Devan pun menarik lengan Merry hingga melemparnya keluar dari rumah Devan.


"Auw apa yang kau lakukan Devan " ucap Merry yang sudah terjatuh di lantai teras rumah Devan.


"aku hanya melakukan yang seharusnya aku lakukan dari tadi " ucap Devan dingin.


"Maksud mu apa " tanya Merry ia sudah sangat merasa takut karena tatapan Devan.


"Jangan pernah datang lagi di rumah ku atau berani munculkan wajah mu di hadapan ku atau kamu akan tau akibatnya " Devan menatap Merry dengan tajam hingga Merry melihatnya menjadi merinding.


"apa yang kamu katakan Devan, apa kamu tau aku sudah mendengar beberapa hari ini kau mencampakkan semua kekasih mu dan aku tidak mau menjadi salah satu dari mereka, apa kau lupa Devan di antara semua kekasih mu aku lah yang paling sering kau tiduri." ucap Merry bangga.


Devan pun melihat Merry dengan senyum devil siapa saja yang melihat ekspresi Devan saat ini akan merasa sangat ketakutan sehingga melangkah saja tidak akan mampu.


"Hei nona apa kau lupa atau aku perlu mengingatkan mu kembali, kau sudah tidak lagi virgin saat aku pertama kali menyentuh mu berarti bukan hanya aku laki-laki pertama yang menyentuh tubuh mu dan satu hal yang harus kau ingat wanita jalan** seperti mu tidak pantas bersama ku" ucap Devan lalu menyuruh satpam mengusir Merry dari rumahnya.


"Dasar Devan aku tidak akan membiarkan mu bahagia bersama wanita itu, kau tidak akan hidup tenang Devan " ucap Merry dengan lantang.


"Jangan berani kau menyentuh milik ku Merry apa kau tidak tau kau sedang berhadapan dengan siapa " Devan menatap kembali Merry dengan tajam.

__ADS_1


akhirnya Merry pun pergi dari rumah Devan dengan dua orang satpam yang menyeretnya dengan paksa atas perintah Devan.


Devan pun melangkah menuju kamar keyna untung saja kamar keyna tidak di kunci sehingga Devan bisa masuk dan melihat kondisi keyna yang sedang terbaring di atas sejauh nya.


Devan mendekati keyna lalu duduk dan menyentuh wajah keyna dengan tangan kekarnya yang begitu besar, keyna yang merasakan ada yang menyentuhnya langsung membuka matanya dan melihat Devan tersenyum manis.


"apakah aku mimpi aku terlalu memikirkan pak tua itu, apa kau tau kau sangat tampan saat tersenyum seperti ini " ucap keyna dengan suara parau khas bangun tidur, keyna belum menyadari bahwa yang di depannya adalah Devan yang nyata bukan mimpi.


"Hei bocah kecil ini bukan mimpi, apakah aku harus mencium mu agar kau sadar hmm" ucap Devan tersenyum sambil menaikan satu alis matanya.


keyna pun terkejut dan spontan menjauh dari Devan, Devan yang melihat reaksi keyna hanya tertawa kecil lalu Devan menarik keyna hingga jatuh ke pelukan Devan.


"Apa yang kau lakukan pak tua, bukankah kekasih mu datang dan kenapa kau malah kesini" ucap keyna.


"Aku tidak memiliki kekasih bocah kecil, aku hanya memiliki istri yang sangat cantik dan sekarang ini mungkin dia sedang cemburu " ucap Devan lembut.


"aku tidak cemburu " ucap keyna ketus masih dalam pelukan Devan.


"oh ya...jadi kenapa kau harus pergi dari meja makan tadi padahal aku berharap kau bisa melawan Merry seperti waktu itu " ucap Devan.

__ADS_1


"aku hanya tidak ingin mengganggu sepasang kekasih " ucap keyna berusaha mendorong tubuh Devan darinya namun tidak membuahkan hasil.


"aku sudah katakan tadi aku tidak memiliki kekasih sepertinya aku harus membawa istri kecil ku di dokter THT karena pendengarnya kurang bagus "yang ucap Devan sambil tertawa kecil.


"Hei pak tua aku masih bisa mendengar dengan jelas, lepaskan aku kau terlalu besar apa kau tau itu aku jadi sesak untuk bernafas" ucap keyna masih berusaha melepaskan pelukan Devan.


Devan pun melepas pelukannya namun keyna tidak menyangka apa yang di lakukan Devan, Devan langsung mencium bibir keyna membuat keyna terdiam hingga ciuman tadi yang awalnya lembut menjadi lum**** yang panas. Devan memegang tengkuk keyna untuk memperdalam ciuman mereka sementara keyna yang sudah terbuai dengan permainan mulut Devan langsung melingkarkan tangannya keyna ke leher Devan.


Devan pun perlahan melepas mukena keyna dengan pelan lalu, mengendong keyna ala bridAl style dan membaringkan tubuh mungil keyna di atas ranjang dan sekarang posisi mereka Devan berada di atas dan Keyna berada di bawah.


Devan menatap lembut mata maniak milik keyna dan tersenyum membuat keyna sangat malu hingga menutup wajahnya dengan kedua tangan miliknya.


Devan pun mendekati telinga keyna hingga keyna bisa mendengar hembusan nafas Devan dan membuatnya merinding.


"aku menginginkan mu malam ini sayang " ucap Devan dengan suara parau menahan nafsu yang sudah berkecamuk.


keyna pun dengan spontan menganggukkan kepalanya, melihat respon keyna Devan tanpa basa-basi langsung menyerang keyna bagaikan hidangan enak.


"malam ini aku milik mu seutuhnya tuan Devan Mahendra aku sangat mencintai mu" batin keyna

__ADS_1


ea...ea...ea....next..next...🤭🤭


__ADS_2