Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 98


__ADS_3

"Romantis banget " Keyna memeluk lengan Devan.


"maaf..." Devan mengusap kepala Keyna.


"untuk apa " Keyna menatap Devan.


"maaf untuk semua...maaf aku dulu sering menyakiti mu " .


Keyna mendengar permintaan maaf tulus dari Devan membuatnya benar-benar bahagia, namun di pikiran Keyna pernikahan mereka memang bukan di dasarkan cinta namun kita juga gak akan pernah tau sejak kapan benih-benih cinta mereka tumbuh apakah dari awal pertemuan atau saat mereka menjalani hubungan rumah tangga tentu hanya hati mereka yang tau jawabannya.


"hmm.....aku bahagia menikah dengan mu walau dengan cara sederhana atau bisa di bilang keterpaksaan tapi hanya di awal nikah sekarang mah aku benar-benar cinta" ucap Keyna.


"maaf tidak membuat pernikahan kita tidak seindah seperti yang kamu bayangkan " Devan mengusap lembut pipi Keyna.


"I love my little wife " Devan mengecup pipi Keyna membuat Keyna panik dan langsung memandang sekeliling untung saja para tamu dan teman-teman yang duduk di sebelah mereka sedang asik melihat Ivan & Tata.


"hubby" Keyna memukul lengan Devan dengan pelan.


"apa...aku mencium istri ku sendiri "


"iya tau...tapi jangan di tempat umum malu tau Untung aja mereka lagi fokus ke depan"


"iya maaf...tapi aku ada hadiah loh untuk kamu spesial" ucap Devan menaikan alisnya satu sambil tersenyum.


"hadiah...apa itu hubby" tanya Keyna penasaran.


" hadiahnya sampai di rumah ya sayang" bisik Devan membuat Keyna mengangguk mengerti.


setelah rangkaian acara selesai kini mereka menjamu para tamu yang sudah tak sabaran ingin memberikan ucapan selamat kepada dua orang sejoli yang baru menyandang status sebagai suami istri itu.


"wah selamat yah Ta, aku benar-benar bahagia untuk mu...aku dan Devan sudah mempersiapkan hadiah loh untuk kalian berdua " ucap Keyna mulai mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.


"apa itu key " tanya Tata penasaran.


"sabar....nah ini dia " Keyna memberikan dua kertas kepada Tata dan Ivan juga melihatnya.


"OMG...serius" Ucap Tata menerima hadiah dari Keyna berupa tiket liburan haneymoon di luar negeri.


"apa ini serius " ucap Ivan.


"Tentu serius....aku memberikan tiket liburan selama sebulan, setelahnya kembali bekerja" ucap Devan menatap kearah dua pasangan itu.


"terimakasih" ucap Ivan memeluk Devan.


"kalau bukan karena Keyna aku tidak memberikan waktu liburan selama itu, terpaksa harus bekerja keras selama sebulan tanpa bantuan mu Ivan" bisik Devan membuat Ivan langsung tertawa.


"terimakasih Keyna " ucap Ivan melepas pelukannya pada Devan dan memberikan jari jempol kepada Keyna.


"sama-sama" Keyna membalas seluas senyuman yang ia punya.


"bisa nggak cepat nih pada antri " ucap Ical.

__ADS_1


"iya selamat ya sayang " Keyna memeluk Tata dengan erat.


setelah itu Melly dan Ical memberikan ucapan selamat kepada Tata dan Ivan setelahnya Ica dan Gibran ucapan selamat juga kepada pasangan itu dan memberikan kado kepada Tata.


"bukanya di kamar ya" ucap Ica sambil mengedipkan matanya.


" wah perasaan gua gak enak nih pasti hadiahnya sama dengan apa yang kita berikan dulu pada Keyna " Tata menatap kearah Ica.


"Rahasia hahaha" Ica langsung kabur manarik Gibran.


ucapan demi ucapan selamat dan doa di berikan kepada Ivan dan Tata dari sahabat dan keluarga besar mereka benar-benar hari yang bahagia untuk sepasang dua sejoli itu.


"jagalah adik ku dengan baik" ucap Kaka Tata Johan pada Ivan.


"pasti...aku akan menjaganya karena sekarang dia separuh dari jiwa ku tidak mungkin aku membiarkan nya terluka " ucap Ivan menatap Tata dengan penuh cinta.


"baiklah aku percaya padamu dan untuk Ade Kaka jadi istri yang baik jangan melawan perintah suami " Johan mengusap kepala Tata dengan pelan.


"iya Kaka....Tata sayang kak Johan " Tata hambur memeluk sang Kaka yang selama ini benar-benar menjaganya dan sangat menyayangi Tata.


"tapi kak cepat ya dapat jodoh agar bisa nyusul aku " ucap Tata sambil tertawa.


"Haha dasar ejek Kaka ya " ucap Johan


"enggak, Tata mendoakan kak semoga Kaka cepat nyusul dan gak jomblo mulu " ucap Tata langsung menarik Ivan sebagai temengnya agar menghindar dari amukan Johan.


"wah...wah... mentang-mentang sudah ada perlindungannya ya " ucap Johan langsung tertawa bersama Ivan karena kelakuan Tata.


Keyna dan Aditya sangat lahap menikmati makanan namun tidak dengan Devan melihat semua makanan yang tertata rapi di atas meja membuatnya ingin muntah namun untung saja Devan menempelkan hidungnya di tubuh Keyna karena wangi tubuh Keyna dapat menahan rasa mualnya.


"wah kenapa tuh Devan key, menempel mulu dari tadi kaya anak tokek aja" ejek Ical yang menghampiri kedua pasangan suami istri yang gak jelas itu.


" dia pengen muntah melihat semua makanan ini makanya dia nempel kaya gini katanya supaya gak muntah " ucap keyna santai.


"tumben banget, apa kamu udah cek di dokter " tanya Ical.


"Devan gak mau katanya dia baik-baik saja, aku sudah menyuruhnya tadi pagi untuk memanggil mu " ucap Keyna.


kemudian Melly melirik kearah Ical dan membuat Ical paham isyarat yang di berikan Melly padanya.


"Key, kapan kamu Terkahir haid " tanya Ical membuat Keyna kaget dan menaruh makanannya lalu mengambil handphone yang ada di dalam tasnya.


"OMG....gua hampir sebulan ini gak haid, gua lupa banget karena sibuk urus Aditya" ucap Keyna menatap kearah Ical dan Melly.


sementara Devan masih setia menempel pada Keyna.


"hahahaha sudah ku duga " ucap Melly dengan tertawa.


"tapi kok aku tidak merasakan mual atau hal-hal lain seperti waktu aku hamil anak pertama" tanya Keyna pada Melly.


" kamu gak rasakan namun Devan yang merasakannya, sudah berapa lama Devan mengalami mual " tanya Melly.

__ADS_1


"sudah hampir 4-5 hari sih aku pikir dia hanya masuk angin biasa " ucap Keyna.


"jadi sebenarnya aku terkena penyakit apa " tanya Devan pada dokter Melly.


"begini Dev, sebenarnya kamu terkena Sindrom couvade" ucap Melly.


"Sindrom couvde maksudnya" tanya Keyna.


"kondisi yang terjadi ketika pria turut merasakan gejala kehamilan yang dirasakan oleh pasangannya, seperti sekarang ini lihat Devan menempel pada mu karena tidak suka melihat semua makanan ini " Ucap Melly.


"apa ada penyakit semacam itu, kau ingin mengerjai ku " ucap Devan menatap Melly dengan tajam.


"ya ampun Dev, aku tidak mengada-ngada itu memang penyakit yang kau derita sekarang " ucap Melly.


"wah bagus banget lumayan aku gak harus capeh mondar-mandir kamar mandi untuk muntah" ucap Keyna langsung mendapat tatapan dari Devan.


"hahahaha benar banget tuh key, supaya tau juga tuh anak gimana susahnya hamil " balas Ical.


"sayang " ucap Devan manja.


"nah ini nih yang aku bingung kan, apa sifat juga bisa ikut berubah soalnya beberapa hari ini sifat Devan benar-benar 180° derajat berbeda dari biasanya" ucap Keyna.


"mungkin key, di nikmati aja ya sampai kamu lahiran mungkin Devan akan mengalami semua hal yang di rasakan ibu hamil pada umumnya" ucap Melly menepuk pundak Keyna.


"sayang ayo kita pulang aku benar-benar gak kuat menahannya lagi " ucap Devan menarik Keyna.


"iya, ok terimakasih dokter Melly atas infonya" ucap Keyna.


"iya sama-sama Key dan sebelum sampai rumah beli ya alat tes pack untuk memastikan kembali " ucap Melly.


"siap, dokter Ical kami deluan ya ".


"bye Keyna, bye baby Aditya yang tampan" ucap Ical mencubit pipi gembul Aditya.


Devan dan Keyna langsung pulang namun sebelum sampai rumah Keyna membeli alat tes kehamilan atas saran dokter Melly untuk memastikan apakah ia benar-benar hamil.


sampainya di rumah Keyna segera melepaskan pakaiannya dan pakaian Aditya dan tentu saja Devan ikut meminta Keyna melepaskan bajunya seperti anak kecil, benar-benar Devan ingin mencari perhatian Keyna mungkin karena Devan cemburu dengan Aditya kali ya.


setelah mengurus kedua bayinya Keyna segera masuk ke dalam kamar mandi dan mencoba alat tes kehamilan yang tadi ia beli.


garis dua itulah yang tertera dengan jelas di alat tes kehamilan yang Keyna coba membuat Keyna langsung menangis bahagia karena memang keinginan Keyna dan Devan ingin menambah Ade untuk Aditya dalam waktu cepat namun ia tidak menyangka rencananya benar-benar Allah mengabulkannya.


Keyna pun keluar dan memperlihatkan hasil tes nya pada Devan yang tentu Devan senang bukan kepayang selama 3 bukan ini karena 1bulan nya lagi Devan harus berpuasa ia berusaha membuat Ade untuk Aditya membuahkan hasil juga.


"yeh Abang A punya adik lagi terimakasih Mommy A " ucap Devan memeluk Keyna seperti anak kecil.


Keyna benar-benar senang apalagi melihat tingkah Devan yang berubah seperti ini, benar-benar menjadi hiburan tersendiri untuknya.


"welcome to the Mahendra family" ucap Keyna mengusap perutnya yang masih terlihat rata.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2