
Devan yang masih serius mendengarkan penjelasan Ical tiba-tiba ponselnya berdering dan Devan melihat layar ponselnya bertulisan my little wife Devan pun dengan cepat langsung mengangkat handphone miliknya.
"Hallo sayang apa kau sudah di kantor " tanya Devan dengan senyum mengembang membuat Ivan dan Ical hanya saling bertatapan.
""SAYANG DALAM WAKTU 5 MENIT KAMU TIDAK SAMPAI KE LANTAI BAWAH MALAM INI TIDURLAH DI LUAR" ancam keyna pada Devan yang membuat Devan langsung panik.
Mendengar perkataan Keyna yang mengatakan dirinya harus tidur diluar, Devan langsung membuang handphonenya dari genggaman tangannya dan segera berlari dari ruangannya membuat Ivan dan Ical ikutan berlari, sekertaris Catherine yang baru mau masuk dalam ruangan Devan untuk menyerahkan beberapa berkas langsung terkejut karena bosnya keluar berlari sangat cepat.
"Ivan apa yang terjadi pada bos" tanya Catherine.
"Entahlah" ucap Ivan singkat langsung berlari kembali menyusul Ical dan Devan.
Sesampainya di pintu lift Devan dengan cepat menekan tombol lift dan segera masuk dengan cepat, untungkan Ivan segera berlari masuk sebelum pintu lift itu di tertutup.
Ivan dan Ical mengatur nafas mereka yang sudah ngos-ngosan, kemudian mereka bertanya kepada Devan sebenarnya apa yang terjadi.
"Tuan sebenarnya apa yang terjadi sehingga membuat anda berlari begitu cepat " tanya Ivan nafasnya mulai teratur kembali.
"Kau tau keyna mengancam ku akan tidur di luar jika aku tidak ke lantai bawah dalam waktu 5 menit " ucap Devan panik ia selalu melihat arloji miliknya.
"Hahahaha Lo di ancam sama istri kecil Lo " ucap Ical sambil tertawa
"Lo gak akan mengerti karena Lo jomblo sudah 4 tahun semenjak di tinggal sama cinta pertama, kalau seandainya lo kuliah nih mungkin sekarang Lo lagi nyusun skripsi tentang nasib ke jombloan lo hahahaha" ucap Ivan sambil tertawa
"Kampret Lo, emang Lo udah punya cewek " tanya Ical.
"Sudah dong Lo gak lihat tampang ganteng gua " ucap Ivan pede abis.
"Bisa diam gak kalian berdua dan Kenapa lift ini sangat lamban sekali" ucap Devan kesal sambil terus menekan tombol liftnya.
__ADS_1
"Sabarlah bro kita dari lantai 50 kalau mau cepat loncat aja dari atas gedung langsung ke bawah jadi cepat ketemu deh " ucap Ical asal.
"Iya cepat ketemu tapi bukan sama Keyna tapi sama Malaikat Izrail hahaha" ucap Ivan sambil tertawa.
Devan pun merasa terganggu dengan ocehan Ivan dan Ical langsung menatap ke arah mereka berdua dengan tatapan membunuh membuat Ivan dan Ical terdiam dan menelan Saliva nya dengan kasar saat melihat tatapan Devan.
"Sungguh tatapan yang mematikan " batin Ical
"Dasar mulut sampah habislah aku setelah ini" batin Ivan mengutuk dirinya sendiri
Pintu lift pun terbuka dan menampakan sosok Keyna yang di bentak dan di usir oleh pegawai perempuan membuat Devan sangat geram.
"Berani menyentuh tubuh istri ku sedikit saja akan aku mematahkan tangan kalian" teriak Devan dengan sangat lantang membuat seluruh pegawai yang ada di sana langsung tertunduk pada Devan.
"Tuan " ucap para pegawai tertunduk ke arah Devan.
sementara dua pegawai itu menatap ke arah keyna memeluk Devan dengan kaget, mereka pun tertunduk dan sangat takut.
"apa yang terjadi " tanya Devan dingin menatap ke arah pegawai kantornya yang ada di sana.
"Linda dan Ari menyuruh scurity untuk mengusir istri tuan dari kantor " ucap salah satu pegawai Devan yang melihat kejadian itu.
Devan pun menatap pegawainya dan membaca papan nama mereka yang tergantung cantik di leher dua pegawai itu.
"Apa kamu tidak tau sedang mengusir siapa " ucap Devan tajam membuat semua pegawai yang melihatnya menjadi takut.
namun keyna langsung menahan tangan Devan untuk tidak melanjutkan amarahnya.
"sudah lah sayang aku tidak apa-apa" ucap keyna manja.
__ADS_1
"tapi bekal yang kau bawa untuk ku jadi tumpah karena ulah mereka " ucap Devan lembut.
"aku tidak apa-apa sayang, nanti aku bisa masak lagi sampai di rumah " ucap keyna memeluk tubuh Devan.
"lihatlah istriku sudah berbaik kepada kalian segera minta maaf padanya" ucap Devan sinis.
"nyonya besar maafkan kami, kami sungguh tidak tau bahwa anda adalah istri tuan Devan " ucap kedua pegawai itu dengan tunduk tak berani menatap mata keyna.
"baiklah aku memaafkan kalian " ucap keyna.
"Ivan urus mereka dengan baik dan semua bubar kembali bekerja " ucap Devan tegas menyuruh para pegawainya bubar dan langsung menarik tangan Keyna dan segera masuk ke dalam lift.
sesampainya di ruangan Devan, Devan langsung memeluk istrinya dan menyuruh keyna duduk di pangkuannya.
"apa mereka melukaimu sayang " ucap Devan sambil mengusap kepalanya.
"aku tidak apa-apa hanya saja bekal yang aku buat untuk mu..." ucap Keyna terpotong.
"aku tidak masalah karena ada makanan yang lebih enak Sekarang di depanku" ucap Devan sambil mencium bibir keyna sekilas.
"hei tuan mesum ini kantor " ucap keyna malu karena tatapan Devan.
"aku tau " ucap Devan langsung menggendong tubuh Keyna ala bridal style lalu membawa keyna masuk kedalam ruangan pribadi Devan dan terjadilah pertempuran hebat antara Devan dan Keyna hingga sampai beberapa ronde dan Keyna yang kelelahan a pun tertidur lelap dalam pelukan Devan.
"terimakasih sayang " ucap Devan mengecup kepala Keyna dan langsung memeluk tubuh mungil istrinya dan ikut tertidur pulas.
Next...yuk ....ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
syukur jatah tidak hilang ya Devan 😂😂
__ADS_1