
oke balik lagi.... silakan di baca!
*****************
Rifa'i pulang ke rumah dan rumah sepi
"kok ngga ada mama sama papa ya, tanya aja lah sama Bara tapi ngga usah ah palingan juga lagi di kamar ... " dengan melangkah ke arah kamar
Dengan melangkah ke arah kamar Rifa'i ternyata melewati kamar papa dan mama nya pintu nya ke buka. Ternyata ada papa dan mamanya lagi melakukan kejadian yang panas.
"haduh kok ya pintu aja ngga ke kunci... " gumam Rifa'i sambil menggeleng gelengkan kepalanya dan melangkah keluar kamar
"ehm pa ma jangan lupa di kunci kamarnya... " ucap Rifa'i
Sementara di dalam kamar
"eh mas udah tadi siapa yang bilang tadi kok aku pernah dengar.... " ucap Hajar dengan memakai bajunya
"hm itu anakmu hah kan gara-gara anakmu jadi begini yang itu ku berdiri lho kamu tanggung jawab dong! " dengan menunjuk bagian bawah
"udah kamu tidurin aja semampumu aku mau ke bawah bentar lagi calon menantu ku datang nanti malam... " dengan melangkah keluar
"ah awas aja ya nanti malam... " ucap Rahmat dengan membuka kamar mandi dan menutup pintu dengan keras
'brakkk... '
Sementara Hajar di bawah
"bi masak yang banyak ya... oh iya mang Darso mana ya bi... " ucap Hajar kepada bi isah
"hm ngga tau tadi kang Darso keluar mengantarkan barang Tuan Nyonya... " ucap bi isah karena mang Darso adalah suaminya
"oh gitu ya udah, kalau begitu.... " ucap Hajar meninggalkan dapur dan naik kembali ke kamar.
Ternyata suaminya bertelanjang dada dan Hajar langsung meninggalkan kamar sambil menuju ke kamar Rifa'i karena dia pasti di suruh kembali nanti
'tok-tok'
"nak buka pintunya ini mama.... "
"iya ma bentar aku lagi di kamar mandi... " ucap di dalam
"iya.... "
Dengan begitu Rifa'i keluar
__ADS_1
"hm ada apa ma kok manggil aku bukannya tadi lagi di kamar sama papa, oh kedengaran tadi ya... " dengan rasa tidak bersalah kepada mamanya
"anak kurang ajar ngga tau diri... " dengan menjewer kuping Rifa'i
"ampun ma... ampun... salah mama sama papa sendiri kamar ngga di kunci buka dikit lagi, ya aku main masuk aja lah,.... " ucap Rifa'i dengan berlari ke bawah
"apa iya sih kayaknya mama udah kunci deh, tadi mama suruh papamu buat kunci... " dengan memikirkannya
"iya palingan juga papa lupa ma... " dengan makan cemilan di depan TV
"hm, ngapain sebut nama papa hm... ada masalah? " ucap Rahmat ke dapur
"eh mas tadi kamu kunci ngga kamarnya pas kita tadi... " ucap Hajar dengan tangan nya di pinggang
"waduh istriku marah mauk an haduh nanti bisa ngga dapet jatah lagi... " gumam Rahmat dengan ketakutan padahal sebenarnya dia tidak takut cuma takut nanti malam pasti tidur ranjang pisah
"Jawab pa... " dengan mendelik sedangkan Rifa'i cuma cekikikan dari tadi karena papa nya kena marah pasti sama mama nya jugaan dapur dekat dengan ruang TV sebenarnya di kamar nya ada TV tapi enakkan di sini bisa kumpul sama keluarga
"eh napa lu kok ketawa, ma tu lho anak kamu... " dengan menunjuk Rifa'i
" halah kamu ini alasan aja huh nanti malam kamu tidur aja sama Rifa'i sana anak sama bapak ngga ada bedanya... sama otaknya ngeres jika di cuci pasti bersih... "dengan meninggalkan mereka
" hahaha papa kasian deh di marahin mama nanti malam tak dapat jatah, ehuyy... "dengan begitu Rahmat langsung menapok dengan buku ada di meja terus dengan sigap Rifa'i langsung menangkapnya
***************
Pada suatu malam nya, Anin dan ibunya bersiap-siap menuju ke rumah Rifa'i yang sudah di jemput oleh mang Darso dan akhirnya sampai lah di rumah itu.
"nak masih sama aja rumah nya... " dengan menggandeng Anin
"iya bu sama kok... " dan pengawal yang di sana membukakan pintu
"makasih pak... " ucap Anin dengan tersenyum
"Sama-sama non... " Idris senang karena sekali-kali tidak pernah namanya perempuan ramah seperti mbak tadi pikir Idris
"assalamu'alaikum... " ucap Siti dan Anin bersamaan
"eh waalaikumsalam masuk aja nin... " ucap Hajar
"iya tante... " dengan melangkah ke ruang TV dan di sana sudah lengkap sambil menyalami mereka
"euh akhirnya mbak sama Anin ke sini juga ya oh ya silakan duduk... " Hajar langsung ke dapur menyiapkan kue
"oh iya gimana mbak udah sehat kan... " ucap Rahmat dengan basa-basi
__ADS_1
"udah kok... " jawab Siti dan Hajar menghidangkan kue nya
"silakan di makan jangan sungkan sungkan anggap aja kayak rumah sendiri mbak... " ucap Hajar, Rahmat pun menyerobot makanan yang di pegang Hajar yang mau di makannya
"ambil sendiri napa.... " ucap Hajar
Sementara Rifa'i memandang Anin tanpa berkedip sekalipun karena Anin sangat lah cantik malam ini
"hm.. kalian ini udah berapa jam bertemu masih aja sama... " ucap Hajar
"ngga kok ma, " ucap Rifa'i
Dan sampai mereka membahas lamaran Anin dan Rifa'i
"jadi kapan Anin dan Rifa'i bisa lamaran? " tanya Hajar
"hm gimana kalau hari minggu pekan ini... " ucap Rahmat
"hm boleh aja kalau begitu... " jawab Hajar dan Siti Nurhaliza
"hm, iya... oke kalau begitu nanti aku siapkan semuanya... " ucap Rifa'i
"oke jika tidak ada yang di omongkan kita pulang ya soalnya udah malem nanti bangun nya kesiangan lagi, yuk nin... " ucap Siti Nurhaliza keluar rumah dan mereka juga
"kalau begitu pamit dulu ya tan, om, pak... " ucap Anin dan Hajar langsung menghujani ciuman ke pipi Anin, sedangkan Rifa'i tersenyum karena Anin masih saja memanggilnya dengan sebutan pak
"makasih tan... " ucap Anin meninggalkan rumah Rahmat dan Hajar
"iya sayang daaa.. daa, " sambil melambaikan tangannya Hajar dan Rahmat masuk sedangkan Rifa'i lagi di luar memandang langit
"semoga aja lamaran dan sampai pernikahan ngga ada kendala suatu apapun.... " dengan melanjutkan masuk dan ternyata
"hm, jangan di sini kalau melakukan ngga malu sama anaknya sendiri... " ucap Rifa'i meninggalkan Rahmat dan Hajar
"kan ketauan lagi sama anaknya huh dasar kamu tidur sana sama Rifa'i aku mau tidur dulu... bay, muach.. " dengan mencium kening Rahmat
"yang kok gitu sih ah gara-gara anak sialan tu huh... yang, " dengan melangkah ke kamar dan oh ternyata di lantai udah ada selimut dan bantal.
"yang buka pintunya dong ah... " dengan frustasi akhirnya Rahmat berjalan menuju sofa
"huh tidur di sini aja daripada sama anak sialan tu sukanya ngetawain orang... " gumam Rahmat dan merapikan bantal dan selimutnya
*Bersambung*
jangan lupa like, komen, dan vote kalau like banyak nanti aku up lagi ngga maksa oke....
__ADS_1