Menuju Jalan Pernikahan

Menuju Jalan Pernikahan
Flashback Off 2


__ADS_3

Maaf ya 🙏🙏🙏 aku telat up karena aku sibuk dengan pekerjaan rumah jadi aku tadi cuma sebentar baca kisah kelanjutannya di novel toon ini...


Dengan langkah masuk dan Rahmat melangkah ke kamarnya, Rahmat segera membuka pintu kamarnya


"ya ampun sayang kamu ketiduran ya, menunggu aku pulang... " ucap Rahmat sambil menggendong istrinya ke ranjang dan menyelimuti istrinya dengan selimut.


Rahmat langsung menuju ke kamar mandi untuk mandi karena badan nya sangat gerah sekali, yang dari perjalanan Amerika Serikat ke Indonesia memakan waktu yang lama. Setelah mandi Rahmat langsung menuju lemari yang ada di kamarnya dan memakai baju yang rapi dan wangi.


"huh saatnya aku membangun kan istri ku... " ucap Rahmat di hati


Dengan cara mengecup pipi dan kening istrinya dengan pelan, pada akhirnya istrinya juga bangun.


"euhh... " ucap Hajar sambil menggeliat dengan mengumpulkan nyawanya


"eh mas kamu udah pulang... ini beneran kamu kan mas... " ucap Hajar dengan menepuk pipinya


"iya sayang mas udah pulang.... " ucap Rahmat dengan senyuman senang


"eh iya mas kamu kapan pulang kok ngga ngabarin aku sih... " ucap Hajar dengan memalingkan wajahnya, karena jelas saja suaminya jika pulang tidak mengabari nya


Rahmat memegang dagu Hajar untuk menatapnya dan Hajar menatap wajah Rahmat


"kamu kenapa sih yang, kok gitu mas pulang ngga ada senang-senangnya... " ucap Rahmat dengan muka masam


"ih mas, bukannya gitu lho aku itu mau kamu kabarkan aku dulu buat aku mau dandan gitu biar cantik di depan mas... " ucap Hajar dengan nada kesal

__ADS_1


"sayang bukannya gitu lho kan mas pulang buat kejutan sama kalian, jadi mas pulang diam-diam gitu dan kamu juga cantik setiap hari. Emang setiap hari juga cantik kok.." Ucap Rahmat dengan memeluk Hajar dan menghujani ciuman di pipi Hajar karena dia kangen bersama istrinya.


"udah ah mas, aku mau turun masak buat kamu... " ucap Hajar, kemudian Rahmat langsung memeluk istrinya dengan erat


"jangan! Mas mau kita senang-senang berdua ya... " ucap Rahmat pas di telinga Hajar dengan ucapan pelan, Hajar langsung bersemu merah


"hem... " ucap Hajar


Dengan mengucapkan bersama sama


"Happy Anniversary ke-20 sayang..." ucap keduanya


Rahmat pun langsung mencium pipi Hajar dan memeluk nya dengan erat


"yang, bolehkah aku mau kamu menjadi istriku selamanya sampai ajal menjemput kita..." ucap Rahmat dengan penuh kasih sayang kepada Hajar


Dengan melangkah dan sekarang Rahmat duduk diatas pangkuan kakinya di lantai


"sayang selamanya kita bersama dan ajal lah yang memisahkan antara kita ... jadi kita harus menguatkan satu sama lain... jadi kamu mau menuruti apa perintah ku sebagai suami... kamu menjadi istri harus menjaga anak kita, sampai dia ada yang punya... " ucap Rahmat dengan menatap matanya Hajar


"insyaallah mas, aku sanggup menerima kamu sampai akhir hayat nanti... " ucap Hajar


"oke kita udah ya... aku ada kejutan lain buat kamu, yuk kita ke bawah sekarang... " ucap Rahmat dengan menggandeng istrinya


sesampainya di bawah

__ADS_1


"ya ampun mas ini kamu yang buat... " ucap Hajar dengan gembira


"iya sayang, tapi aku di bantu oleh asisten aku namanya dia Bara... " ucap Rahmat


"Bara masuk... " ucap Rahmat dengan nada arogan


"ini, perkenalkan dia itu adalah asisten aku disana yang selain pengganti Zidan, oh iya Bara ini istri saya namanya Hajar.. jadi kamu panggil dia Nyonya ya... " ucap Rahmat


"baik Tuan Nyonya... " ucap Bara dengan menundukkan kepala nya


"ngga usah terlalu formal lah mas aku ngga senang lho di panggil Nyonya, aku senang malah di panggil ibu... karena kamu juga udah saya anggap anak sendiri jugaan nanti... " ucap Hajar


"bukan begitu sayang, aku ngga mau kamu di panggil ibu.. Dia itu asisten aku, jadi ya seterah aku dong... " ucap Rahmat dengan memberi petunjuk agar Bara segera pergi. Akhirnya Bara pun pergi dan meninggalkan mereka berdua yang sedang mempermasalahkan nama


"ya udah iya aku ngalah deh... " ucap Hajar dengan wajah cemberut


"jangan gitu dong yang! ya udah yuk kita jadi ngga romantis-romantisnya .... " ajak Rahmat dengan menggandeng istrinya


"ya udah yuk... " ucap Hajar


*BERSAMBUNG*


Oke maaf 🙏🙏🙏 teman-teman aku telat up dan up sedikit karena aku capek butuh istirahat ya. Besok aku insyaallah kalau yang baca udah mencapai 250 lebih aku up 2 buat besok ya...


Oh iya Teman-teman yang aku sayangi novel yang orang tuanya Rifa'i sudah aku buat jadi aku ngga tau kapan nanti kalau aku udah mendapatkan ide ya... nanti aku informasi lebih lanjut nanti ya... oh iya judulnya "Tuan Muda Berdarah Dingin dan Kejam" .

__ADS_1


oke silakan kalian LIKE, KOMEN, DAN VOTE sesuai hati kalian dan silakan tambah ke favorit... oke🥰🥰


SALAM HANGAT DARI AUTHOR 😘😘😘


__ADS_2