Menuju Jalan Pernikahan

Menuju Jalan Pernikahan
Meminta Maaf


__ADS_3

Hadir kembali!! Maaf Author tidak bisa up 7 hari ini di karenakan ada kepentingan yang penting sekali tidak bisa di tinggalkan. Di rumah author masih ada acara tahlilan jadi mau ngga mau author ngga bisa up.


*Happy Reading*


"Waalaikumsalam, ma. " Jawab Anin dengan bersender di ranjang dan Hajar pun duduk di ranjang.


"Nak maafkan mama ya, tidak bisa menjaga amanah untuk menjadikan istri dari anak mama. " Ucap Hajar dengan mencium tangan Anin dan menangis.


"Udah ma, aku ngga papa kok. Mama kok nangis udah ngga usah nangis ma. Namanya juga nanti lama-lama akan baik, ma. " Anin di dalam hati juga rasanya ingin menangis tetapi apa dayanya perempuan.


Ibunya Anin datang dan membawa piring dengan gelas. Hajar pun membawa alih untuk menyuapi Anin.


"Nak kamu makan dulu ya, nanti kalau sakit gimana? Mama ngga mau kamu sakit. " Anin pun menerima suapan Hajar.


"Oh iya papa mau mencari Rifa'i dulu ya. " Rahmat keluar dan Hajar pun mengangguk. Hajar menyuapi kembali Anin,

__ADS_1


"Oh iya ibu, aku mau kembali aja nanti ke rumah. Aku udah ngga betah di sini, dingin hawanya. " Siti tidak enak hati sama Hajar karena Anin tidak bisa menerima semuanya.


"Maaf Bu, kalau begitu saya keluar dulu. Silakan kalian kalau mau berbicara hal penting! Saya keluar dulu, assalamu'alaikum. Habiskan ya nak makannya. " Hajar memegang kepala Anin dan mencium kepala Anin. Dengan berjalan untuk membuka handle pintu dan Siti memanggilnya kembali,


"Mbak, kita omongkan baik-baik nanti di meja makan aja. Biar Anin saya yang mengurus semuanya mbak. " Hajar mengangguk dan keluar menuju ke kamarnya.


***********


Rifa'i duduk di taman yang di sekitar mansionnya dan di temani pengawalnya.


"Apa aku ke Amerika saja buat mengurus semuanya? Aku di sini cuma mengingat kenangan dahulu, biarpun sakit tetapi aku selalu mengingatnya. " Rifa'i meminum teh seduh, Rifa'i melihat mobil papanya dan berhenti di mansionnya. Mobil Toyota Fortuner yang keluaran terbaru dan keluarlah papanya dengan membenarkan jasnya.


"Waalaikumsalam, pa. Papa kenapa ke sini? Kok mendadak banget. " Rahmat pun masuk ke dalam mansion dan Rifa'i ingin menyapanya, tetapi papanya nyelonong masuk ke dalam mansion.


"Ehm, papa mau kamu segera minta maaf sama istri kamu. Rif apa janji kamu sebelum menikahi menantu papa? Jangan di lupakan! Kalau kamu mau begitu papa akan mencoret kamu dari keluarga Wijaya Koesoemo. Semua warisan akan jatuh di tangan istrimu. Papa malu sama keluarganya Anin. Apa kamu ingin papa mengulang masa lalu? Yang selalu marah terus sama kamu, semua akibat akan terjadi pada kamu. Papa tidak mau mamamu jatuh sakit karena ini. Papa tidak segan-segan dengan orang yang menyakiti mamamu dan itulah kamu. Papa tidak ingin tangan papa ini kotor kembali, papa sudah berjanji tidak melakukannya kembali. Tetapi, apa ha? Kamu memancing emosi papa aja. " Dengan begitu Rahmat tidak ingin meledak-ledak karena ini.

__ADS_1


"Ya, silakan saja pa! Aku ngga butuh semuanya pa. Papa mau ngga nganggep aku sebagai anak papa atau papa akan mencari anak kesayangan papa itu... Dengan begitu Rahmat menampar Rifa'i dan sampai bibirnya berdarah dan Rahmat meninggalkan Rifa'i yang ambruk ke lantai. Rifa'i tidak ada yang membantunya karena pengawal di mansionnya di bawa oleh Rahmat semua.


" Aku tidak ingin sekali mengucapkan kalimat tersebut, tetapi papa tetap saja mengingat semuanya. Aku bukanlah anak kesayangannya, dialah yang tidak pernah terkena tangan papa sendiri. "Rifa'i mengambil kotak P3K dan membersihkan lukanya sendiri.


catatan:


Haduh deterjen aja abang buat membersihkan lukanya biar bersih terus di jemur. Makan soto malam-malam emang uenak pake sambal dua mangkok. Weh begitulah....


*Bersambung*


Hehe catatannya ngga usah dibaca juga ngga papa. Jangan lupa like, komen, dan vote!!


Maafkan author kesayangan ini ya, telat up


🙏🙏🙏 Author besok akan up 2 kali kembali... Tetapi jangan di tagih ya kalau ngga up 2 kali. Jangan lupa follow instagram aku ya

__ADS_1


* dindafitriani0911 *


Silakan cari di pencarian instagram, InsyaAllah ketemu. Semangat 🔛🔥


__ADS_2