Menuju Jalan Pernikahan

Menuju Jalan Pernikahan
Perkenalan Author


__ADS_3

Bagi teman-teman silakan kalau mau ingin mengetahui penulis novel ini di baca juga ngga apa-apa. Kalau mau ya skip aja. Uy, lanjut ceritanya.


Nama Author Dinda Fitriani dan author masih SMP kelas 9. Kelahiran author 09 November 2006. Jadi, maaf sekali atas ininya ya. Author sebenarnya ingin menulis novel tetapi agak tidak menyenangkan bagi kalian. Bagi author udah seneng buat novel ini dan atas semua dukungan para teman-teman. Author orangnya agak jenuh di rumah kebanyakan tidur mulu. Jadi, author ingin menciptakan karya baru disini. Buat novel ternyata susah bagi saya tetapi bagi saya menghilangkan rasa suntuk di rumah mulu karena pandemi covid-19 ini. Mudah-mudahan covid-19 bisa pergi jauh-jauh dari negeri Indonesia tercinta ini. Author kangen teman-teman di sekolah terus kangen semuanya. Author pengen sekali kembali sekolah dan kembali kegiatan semula.


Bagi teman-teman seperti kakak-kakak dan mama yang sudah mempunyai anak. Mohon maaf saya membuat novel ada pengalaman dari cerita yang lain tetapi author ambil ilmunya saja bukan yang tidak berguna untuk di gunakan. Apa jadinya jika negara ingin sekali melakukan begini begitu semuanya harus di hindari kecuali orang yang sudah dewasa dan sudah siap untuk ke jenjang berikutnya. Menikah itu bagi orang-orang yang sudah mempunyai pemikiran sudah dewasa. Jadi, sebenarnya menikah tidaklah mencakupi umur. Tetapi umur yang sudah diatas 21 tahun begitu ya. Kalau sudah berjodoh berarti segera menikah dan kalau tidak berjodoh maka Allah akan menggantikan semuanya. Hanya Allah yang tahu semuanya.

__ADS_1


Saya sendiri menjadi murid dari SMP negeri 1 S****** B***** dan Sebagai siswa kelas 9. Saya mempunyai saudara 3 dan itu juga saya sendiri. Saya berasal dari Lampung dan Kabupaten saya Lampung T*****. Bagi semuanya saya minta maaf kalau umur saya belum mencukupi untuk berpikir jauh-jauh. Saya sendiri mengambil intisarinya saja bukan yang berpikir yang tidak-tidak karena saya sendiri sudah di bekali ilmu dari orang tua dan guru saya.


Nasehat saya sendiri Jangan melakukan yang tidak-tidak maka semua itu akan menjerumuskan masalah dan menyerang masa depan. Semua itu akan hancur untuk masa depan dan keluarga itu sendiri. Bagi sanak-saudara dan para tetangga apa jadinya jika begitu. Akan di cemoohan oleh tetangga samping dan sanak saudara yang mempunyai hubungan keluarga dekat. Keluarga yang akan di mulai jika laki-laki itu bertanggungjawab maka keluarga akan di mulai dari kecil tetapi nanti apa yang akan terjadi ilmu ngga dapat terus pekerjaan juga tidak dapat. Mau di kasih makan apa keluarganya coba dan apakah keluarga dari orang tuanya bertanggungjawab? Pasti tidak 90% ada juga yang mau menanggung resikonya sendiri. Apa jadinya jika laki-laki itu tidak bertanggung jawab dan laki-laki tersebut meninggalkan perempuan.


Ya sudah saya ngga mau yang ngeres jadi, harus di cuci ini otak biar kagak ngeres. Saya aja sendiri tidak suka ada yang mau menjerumuskan masa depan yang akan datang.

__ADS_1


Terus tinggal jemur itu otak dan di tunggu sampai kering dengan cuaca panas. Apa ngga di dinginkan di freezer biar kagak ngeres juga.


Nah, author sukanya begitu kesal banget. Huh udah cuaca ngga fresh jadi, loyo.


Maaf bagi yang sudah menikah dan mbak-mbak yang ku sayangi dan kakak kakak yang ku banggakan. Sama satu lagi ibu ibu yang sudah mempunyai anak.

__ADS_1


Minta maaf ya author sedih lho kalau ngga di maafkan 😔😔😞😞. Jadi novel ini ngga di terusin kalau ngga di maafkan. Duh, ini author pemaksa orangnya.


__ADS_2