
balik lagi
Happy Reading
___________________________
Rahmat masih marah-marah dengan bodyguard dan pelayannya karena tidak becus mengurus sSatu orang aja.
"Maaf Tuan dari penelusuran kita, tadi ada beberapa CCTV kalau Nyonya menuju bandara soekarno-hatta Tuan. " Jelas Bara dengan gugup.
"Hah pasti dia balik ke Belanda buat ngadu sama mama dan papa. Kamu siapkan keberangkatan buat ke Belanda sekarang juga dan ada beberapa pengawal harus ikut dengan saya! " dengan begitu Rahmat ganti baju dan berangkat ke bandara dan naik pesawat pribadi Rahmat.
__________________________
Rifa'i mengantar pulang Anin karena sudah sore dan dia pasti di cari oleh mamanya.
"Nak ngga mampir dulu? " tanya Siti dengan menawarkan Rifa'i
"ngga bu. Terima kasih kalau begitu saya permisi dulu ya bu. " Dengan menyalimi tangan kanan Siti.
__ADS_1
"Hati-hati di jalan mas. Terima kasih udah meluangkan waktu untuk kita. Salam buat tante sama om ya, " dengan begitu Rifa'i pun mengangguk dan berjalan ke mobilnya. Sampai Rifa'i pun membunyikan klakson mobil dan Rifa'i pulang ke rumah.
Anin dan ibunya masuk ke rumah. Anin mandi dan sholat ashar, sedangkan ibunya memasak untuk makan malam nanti. Anin berjalan ke arah kamar mandi dan melongok ke dapur sambil mencium masakan ibunya karena tercium menyusuri hidungnya.
"Ehm, cepet mandi sama sholat nih, nanti ada kucing lewat bisa-bisa makan deh makanan masakan ibu. " Dengan mandi dan setelah mandi Anin wudhu. Setelah itu melewati dapur
"Nin cepetan beli kecap sama tempe deh, tadi kecap dah abis. "Dengan begitu Anin mengangguk sambil berjalan ke kamar dan memakai baju. Setelah itu memakai mukena dan membeberkan sajadah.
Ibunya Anin masih mencuci piring dan ternyata ada kucing garong yang lewat di dapur. Tamatlah riwayatmu nin bener aja kalau ada kucing garong yang lewat.
Kucing garong melahap makanan sampai habis ngga tersisa sama sekali. Kucing garong keluar dan menyisakan barang yang buat wadah itu ikan.
" oh iya bu, ini uangnya mana?" tanya Anin
"itu di laci, apa ngga di kaleng? ibu tadi kayaknya itu di kaleng deh. " Dengan begitu Anin mencari di lemari. Ternyata ada di kaleng uangnya.
"Ya udah bu. Kalau begitu aku ke warung dulu. Assalamu'alaikum, " dengan menyalimi ibunya
"waalaikumsalam, " jawab Ibu Anin
__ADS_1
Anin lewat jalan samping karena jalan belakang di tutup ada hajatan tetangganya maka dari itu tadi ibunya tidak jadi, berjualan dan pasti warung yang di belakang tutup. Anin lewat jalan samping karena ada warung yang di samping rumah Anin tetapi agak sedikit jauh dari rumah Anin.
Siti mencari ikan dan kemana ikannya pergi
"aduh, ini apa kok banyak Duri ikan. Jangan-jangan ada kucing lewat! " sambil mencari ikannya di kulkas dan untung saja ada di kulkas.
Anin pulang dan masuk ke rumah
"assalamu'alaikum bu, " dengan berjalan ke dapur dan meletakkan belanjaannya di meja
"waalaikumsalam, oh iya tadi itu ikannya di makan kucing dan kamu bersihkan itu durinya nanti kena kaki. " Anin mengambil keranjang sampah(cikrak)dan sapu. Membersihkan duri-duri ikan.
"Untung aja ngga marah Anin, " Ibunya bersyukur karena Anin tidak marah. Anin mencuci ikan dan membersihkannya. Sampai akhirnya bersih dan Anin meletakkan di meja. Ibunya Anin menggoreng ikan dan Anin di suruh untuk memotong-motong tahu untuk di campurkan ke ikan. Sebelumnya ibunya Anin sudah memarut kelapa dan di jadikan santan.
Akhirnya semuanya matang dan Anin menyiapkan ke meja makan. Sampai adzan maghrib dan Anin sama ibunya sholat maghrib. Setelah itu baru makan malam
"Hem, tinggal makan ni. Mana bu piringnya biar Anin ambilkan nasinya dan lauknya. " Ibunya Anin memberikan piringnya dan Anin mengambilkan nasi dan lauknya.
Makan malam bukanlah yang terindah untuk makanan yang mewah. Tetapi, cita rasa dan enaknya bagi Anin yang penting.
__ADS_1
*Bersambung*