
~10 hari Kemudian~
Rifa'i sekarang mengurus hotel untuk pernikahannya dan pernikahannya menggunakan adat Jawa. Dalam pernikahan adat Jawa ada beberapa rintangan yang harus di lewati.
"Oh iya Pak, saya serahkan semua sama bapak ya. " Ucap Rifa'i sambil berjabat tangan dengan Pak Amar yang mengurus semua yang ada di hotel.
“Baik, Aden. Kalau begitu saya permisi, " dengan begitu Pak Amar menghilang.
"Semuanya udah tinggal ke ini ya tetapi udah di urus sama Pak Amar jugaan. " Rifa'i keluar dan membuka pintu mobil. Seseorang ada yang memanggilnya dari belakang.
"Pak, Pak.. Hah-hah, " dengan ngos-ngosan
"ada apa ya Pak? " tanya Rifa'i
"itu Pak yang, buat kembar mayang belum ketemu Pak. Susah di sini mau dapetin orang yang bisa buat kembar mayang pak. Jadi, kita harus mencarinya ke kampung masih terkenal dengan orang tua yang bisa buat kembar mayang, Pak. " Jelas Pak Jono
"ehm, kayaknya ada kok pak. Saya ke rumah calon istri saya di sana masih terkenal orang tua yang bisa buat kembar mayang , Pak. "
"Oh, ya udah berarti kita harus ke rumah calon istri bapak, ya. "
"Ya, saya juga maunya begitu. Yang penting dapat udah. "
******
Bara dan Rahmat sekarang lagi meninjau hotel yang buat untuk resepsi pernikahan Anin sama Rifa'i. Beda tempat yang di tuju.
******
Di rumah Anin sekarang pun lagi sama halnya sibuk. Di sana ada yang buat makanan buat di bagikan oleh warga sekitar di sebut tonjokan pernikahan sama undangan kalau warga sekitar menyebutnya. Ada juga yang buat makanan untuk suguhan orang yang menghantarkan pengantin.
Anin dan Rifa'i sudah daftar di KUA (Kantor Urusan Agama) untuk mengurus semua pernikahannya.
__ADS_1
"Bu, itunya gimana? udah dapet yang buat kembar mayang apa belum? " tanya Anin
"ehm, coba aja tanya lewat telpon aja daripada kamu ke sana. Kan ngga boleh kemana-mana harus di rumah biar ngga ada apa-apa! " jawab Siti dengan membungkus tonjokan pernikahan dan meletakkannya ke tumpukan. Tonjokan pernikahan di buat sama persis kaya ketringan begitu.
"Ya, bentar. " Anin mengambil handphonenya di kamar yang baru beli beberapa hari yang lalu hasil dari uang saku kuliahnya dahulu.
Anin mengambil handphonenya di meja dan mencari nama di panggilan.
"Mana orangnya? " dengan begitu Rifa'i menjawabnya
"halo, assalamu'alaikum neng. Apa kabar? abang kangen banget sama kamu. " Anin pun ingin sekali menampol bantal ini ke hadapan Rifa'i sekarang juga.
"Wa'alaikumsalam, Bapak jangan keterlaluan ya. Nanti kalau di tanya Pak penghulu gimana? "
"iya, jugaan ngga sabar pengen tancep gas buat malam pertama. "
"Waduh ini bapak, kalau itunya belum siap gimana? "
"ya harus siap lah masa belum siap, "
"Pak, ehm udah dapet orang buat bikin kembar mayangnya belum? "
"eh, kok tau neng. Ya belum di sini ngga ada orang yang bisa buat kembar mayang. Susah katanya, "
"ya udah, di sini ada kok yang bisa buat malahan masih banyak yang melestarikannya. "
"Oalah, ya udah nanti aku omongin sama orang yang mengurus yang janur-janur itulah pokoknya. "
"Hem, ya udah ketemu ke acara upacara pernikahan. Sabar ya, "
"ya, oh iya neng salamin buat ibu ya neng. Abang tutup dulu. Assalamu'alaikum neng, "
__ADS_1
"Iya Pak, Sama-sama. Waalaikumsalam. bye bye. "
"byebye, muach. "
Anin tersenyum sendiri dan ternyata ada salwa.
"Eh sini sayang, mbak mau kasih kamu jajan. " Anin menggendong salwa dan memberi jajan kepada salwa yang ada di lemarinya.
"maacih ak. " Dengan begitu Salwa kebingungan buat membukanya
"oalah adek, kamu ngga bisa buka ya. Sini biar mbak bukain, " Salwa pun memberikan jajannya ke Anin untuk membukanya
"ak, nak. " Dengan mengacungkan jempol
Anin pun mencium pipi gembul Salwa dan Anin merasakan kalau anak kecil bikin bahagia. Salwa mempunyai rambut yang belum memanjang dan pantatnya gembul sekali.
"Ya udah dek, mbak mau ambilin minum dulu ya. " Tetapi pikir Anin kalau Salwa di tinggal nanti nangis malahan.
"Ya udah mbak. Ajak jalan-jalan yuk ke samping rumah. " Dengan menggendong Salwa
"uk, lan-lan. " Salwa pun menurut dan Anin membawanya keluar untuk mencari angin.
**Bersambung
Duh abang Rifa'i gimana ya nikahnya nanti? Apakah di ulang atau langsung terjang aja.
Jangan lupa like, komen, dan vote. Nanti malam partnya masih menyiapkan pernikahan dan besok ritualnya dan besoknya lagi acara pernikahannya. Deng-deng Jangan lupa tambahkan ke favorit ya.
Sama satu lagi yang mau masuk Grup silakan, author kasih waktu 3 hari karena tidak melakukan persetujuan sama sekali.
Jangan lupa lagi follow IG author karena author juga butuh ide sama kalian jugaan ya. Kalau mau ya silakan nanti author bakalan kasih visual-visualnya di sana. Author butuh googling buat mencari visualnya.
__ADS_1
Akun author
🌹dindafitriani0911🌹**