MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
101.Sedikit kebenaran tentang penjaga bayangan Guang Yun


__ADS_3

"Hm? apa maksud mu?". Tanya perempuan didepan Wu Tian seperti tidak tahu. Tapi tidak semudah itu membohongi Wu Tian, dengan sangat jelas Wu Tian menyadari itu.


Swoosh~


Tubuh Wu Tian bergerak cepat seakan tubuh nya menghilang, dan perempuan itu telat menyadari nya. Tiba tiba saja Wu Tian muncul didepan nya.


Tap!


Dengan gerakan tangan cepat, Wu Tian mencengkram leher perempuan itu. Dengan tatapan tajam, serta suara berat nan dingin Wu Tian berbicara.


"Jangan banyak bicara omong kosong, jika kau tidak mau leher mu aku patahkan".


Hiik!


Suara itu seperti menusuk jiwa nya, suara yang mengandung ancaman dan dominasi yang tak bisa ia lawan. Perempuan itu meronta ronta agar bisa bebas, karena leher nya dicengkram membuat nya tidak bisa bernafas atau mengeluarkan suara nya, hanya geraman yang terdengar. Tapi bagaimanapun itu sia sia, bahkan cengkraman Wu Tian tidak mengendur, sehingga membuat nya semakin lama semakin lemas dengan keputusasaan.


Melihat kalau perempuan itu mulai menyerah, Wu Tian melepaskan cengkraman tangan nya dari leher perempuan itu. Perempuan itu langsung jatuh terduduk.


khuk! Huk! Huk!


Perempuan itu terbatuk tabut.


"Jadi, bisa jelaskan sekarang?". Ucap Wu Tian dengan santai, tapi itu tidak bagi perempuan didepan nya, yang mendengar itu membuat nya merinding.


"Hah hah hah... b-baik. ha ha...Pertama tama perkenalakan, nama saya adalah Ho Jieru. Saya adalah penjaga bayangan dari nona muda Yun. Saya memiliki tujuan untuk melindungi nona muda, bahkan jika perlu dengan nyawa saya sendiri. Sedangkan untuk orang yang memerintahkan kami adalah nenek dari nona muda, yaitu nyonya besar". Ucap perempuan itu.


"Hm?! jadi kau rekan perempuan bermasker sebelum nya, tapi bukankah nenek Guang Yun sudah meninggal, dan bagaimana bisa nenek nya Guang Yun bisa menyuruh kalian menjaga Guang Yun?". Pertanyaan pertanyaan Wu Tian lontar kan, membuat perempuan itu tampak ragu menjawab. Tapi melihat tatapan tajam Wu Tian, ditambah kedekatan nya dengan Guang Yun, menurut nya tidak apa untuk memberitahu.


"Perempuan bermasker yang anda katakan pasti adik saya, nama nya Ho Jingmi. Saya dan adik saya adalah anak yatim piatu yang dulu nya hidup berdua. Sampai nyonya besar datang, nyonya mengambil kami, memberikan makanan yang enak, merawat, memberikan kami pendidikan. Tapi Nona Moda tidak tahu akan itu, kami selama ini hanya mengawasi di kegelapan dan menjadi bayangan penjaga nona". Ucap perempuan itu, dia sedikit merenung memikirkan sebuah hal yang berat untuk dia katakan.


"Dan nyonya benar sudah meninggal, tepatnya sekitar enam bulan yang lalu. Sebelum nyonya meninggal, dia memberikan pesan terakhir nya kepada kami, yaitu untuk menjaga nona".


Wu Tian mengagguk angguk mendengar itu, sebagian pertanyaan di kepala nya sudah terjawab. Tapi Wu Tian menyadari ada sesuatu yang aneh, ada hal aneh dari fakta ini dan apa yang diceritakan Guang Yun tentang kehidupan nya yang sebelum sebelum nya. Guang Yun menceritakan kalau dia hanya tinggal dengan nenek nya, tapi kalau melihat dua bersaudari penjaga bayangan Guang Yun, walaupun menurut Wu Tian itu masih pemula, tapi sebuah pencapaian bagi orang di bumi.

__ADS_1


'Ada sesuatu yang masih disembunyikan, tapi itu bukan penjaga bayangan ini, itu terlihat dari cara bicara dan ekspresinya. Dan hal mencurigakan itu berasal dari nenek nya Guang Yun. Seperti nya itu hanya akan tebongkar nanti'. Gumam Wu Tian dalam hati.


"Kalau begitu, kenapa sebelum nya hanya ada adik mu itu yang mengawasi Guang Yu, dan lagi kemarin tidak ada salah satu dari kalian yang menjaga Guang Yun?". Tanya Wu Tian.


"Hah...sebenar nya selama ini saya dan adik saya menjaga nona muda bersama sama. Tapi beberapa bulan yang lalu, saya dan adik saya mengalami pertempuran melawan seseorang yang mengicar nona. Dengan kerjasama kami, kami berdua berhasil membunuh orang itu dengan susah payah, namun disela sela kematian nya, orang itu menyebarkan bubuk yang ternyata racun yang sangat kuat". Ho Jieru terdiam sebentar, melihat reaksi dari Wu Tian apakah tidak suka cerita nya yang panjang.


"Lanjutkan". Ucap Wu Tian, Ho Jieru mengagguk dan kembali melanjutkan cerita nya.


"Kala itu kami berdua tidak sempat menghindar, tapi aneh nya adik saya entah mengapa seperti tidak terlalu terpengaruh oleh racun itu, sedangkan saya hampir mati oleh nya. Setelah itu adik saya membawa saya ke tempat persembunyian kami, dan kembali entah bagaimana dia bisa menghilangkan racun di tubuh saya. Setalah itu, karena saya masih lemah dan nona tidak ada yang menjaga, saya menyuruh nya untuk menjaga nona sendirian untuk sementara waktu. Dan kemarin, adik saya membantu saya mengeluarkan sisa racun ditubuh saya". Setelah selesai bercerita, Ho Jieru tertunduk dengan ras bersalah.


Wu Tian, yang hanya diam mendengarkan cerita itu cukup kagum dengan kedua bersaudari itu. Wu Tian yang dulu tanpa belas kasihan dan tidak terlalu memperdulikan perasaan, merasa kasihan dan kagum dengan kedua bersaudari ini. Melihat nya sedih membuat Wu Tian tidak enak, sehingga dia mencoba menenangkan, walaupun sikap nya tetap seperti biasa.


"Kalian sudah melakukan hal bagus". Walupun sebuah kalimat singkat, tapi sudah bisa membuat Ho Jieru sedikit lebih baik. Saat itu tiba tiba sorakan sorakan berisik terdengar dari arah area praktik Chuzhou.


"Ayo lawan!".


"wooh~ pertandingan ini akan seru!".


"Tidak terduga, kita akan menyaksikan pertandingan Dewi Perang melawan Jin Yimin!!!".


"Dewi perang, sangat cantik, dia pasti menang Wooh~".


"Kya~ Jin Yimin, kau pasti menang".


Sorakan sorakan itu terdengar riuh, itu membuat Wu Tian cukup penasaran dan bisa merasakan sesuatu akan terjadi, menoleh ke Ho Jieru dan berbicara singkat.


"Aku pergi dulu". Lalu dengan cepat Wu Tian berlari ke arah sorakan, tapi Ho Jieru juga merasa penasaran, ikut berlari di belakang Wu Tian. Sesampai nya di pusat sorakan, cukup mengejutkan saat melihat ke arah arena di tengah.


"Nona?!". Ucap Ho Jieru terkejut. Di atas arena, ada dua orang yang berdiri di masing-masing sudut berbeda, satu laki laki yang yang disebut Jin Yimin, dan sudut lain adalah orang yang disebut Dewi perang, yang tidak lain adalah Guang Yun.


"Gawat, aku harus-". Saat baru akan melangkah untuk menghentikan itu, Wu Tian menghentikan Ho Jieru dengan tangan nya, hal ini membuat Ho Jieru melihat ke Wu Tian, dan berbicara dengan khawatir.


"Tuan, kenapa anda menghentikan saya. Mungkin anda tidak tahu, tpi orang bernama Jin Yimin ini sangat kuat, aku takut nona tidak akan bisa-". Lagi lagi ucapan Ho Jieru terpotong oleh Wu Tian.

__ADS_1


"Dia bisa". Ucap yakin Wu Tian.


"Maaf?". Tanya Ho Jieru bingung.


"Kau tidak tahu, tapi kekuatan dan kemampuan nya sudah meningkat". Ucap Eu Tian, penuh kepercayaan menatap Guang Yun. Ho Jieru hanya busa diam, walaupun ingin segera menerobos dan membantu Guang Yun, itu tidak akan berhasil kalau didepan Wu Tian, ditambah kepercayaan diri Wu Tian membuat Ho Jieru diam.


Saat itu, Ji Luoxue menu ke tengah arena lalu berteriak lantang.


"Pertaruan seperti yang disepakati, tidak pakai senjata, tidak boleh sampai membunuh. Apakah kalian siap?".


"Siap". jawab Guang Yun.


"Hehe cepatlah". Ucap sombong Jin Yimin.


"Kalau begitu, pertarungan dimulai dari hitungan mundur,


3


2


1


Mulai!".


...****************...


Hai semua, kemarin lupa buat beli paket data. Sesuatu yang kalian inginkan


Ilustrasi Wu Tian



Saya benar benar susah nyari nya, apalgi Guang Yun, sebenar nya ada satu ilustrasi Guang Yun, tapi saya tidak terlalu puas jadi mau cari lagi. Tungguin aja!

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, share, vote, dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2