MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
87.Pergi dari Grand Hotel


__ADS_3

Keluar dari Gran Hotel, Wu Tian dan lain nya berjalan menuju ke mobil Lan Zhengyi dan Jiang Yi, mobil mobil mereka saat ini terparkir di parkiran depan, sehingga tidak membutuhkan waktu lama kesana.


"Wu Tian, bukankah kau bawa mobil tadi?". Tanya Lan Zhengyi, dia bertanya karena tidak melihat mobil yang di kendarai Wu Tian disana.


"Tadi karena di macet dijalan, aku menaruh mobil ku di parkiran mini market dekat sana, jadi aku berlari kesini". Jawab Wu Tian.


"Kalau begitu bagaimana kalau aku antar saja, biar nanti aku suruh anak buah ku ambil mobil mu dan mengantar kan ke kediaman mu". Lan Zhengyi menawari.


"Baiklah kalau begitu, sebetul nya aku juga ada sesuatu yang ingin dibicarakan pada paman".Jawab Wu Tian. Mendengar kalau Wu Tian membicarakan sesuatu dengan nya membuat Lan Zhengyi penasaran, tapi karena sekarang mereka sedang di tempat umum, Lan Zhengyi tidak niat bertanya dan hanya mengagguk.


"Paman Jiang, aku juga ada sesuatu yang kubicarakan dengan mu jiga". Wu Tian mengarahkan pandangan nya ke Jiang Yi.


"Hm?". Jiang Yu cukup bingung dan juga merasa tertarik.


"Iya, tapi kalau paman ada kesibukan lain yang harus paman kerjakan, tidak apa apa". Jawab Wu Tian.


"Tentu saja bisa, aku kebetulan tidak ada pekerjaan penting setelah ini". Jawab Jiang Yi. Tapi sebenar nya Jiang Yi ada urusan penting, tapi menurut nya itu tidak lebih penting jika berhubungan dengan Wu Tian.


"Kak Yun, mau ikut kerumah dulu kan?". Tanya Wu Ling'er.


"Apa tidak apa apa aku ikut?". Tanya Guang Yun, sedikit melirik ke Wu Tian.


"Tentu saja, ya kan kak?".Jawab Wu Ling'er, lalu menoleh ke Wu Tian.


"Tentu saja, kenapa tidak?". Jawab Wu Tian dengan senyum ke Guang Yun, melihat senyum itu berkali kali, Guang Yun masih saja merasa hati nya tidak karuan.


"Bagus! Kita naik mobil yang mana? aku ingin sama sama dengan kakak dan Kak Yun". Tanya Wu Ling'er.


"Naik di mobilku saja, aku akan naik di mobil yang lain". Jawab Lan Zhengyi. Para bawahan Lan Zhengyi terkejut mendengar itu,mereka sangat tahu kalau Lan Zhengyi tidak akan membiarkan seseorang naik di mobil nya, termasuk juga putra nya sendiri, tapi sekarang dengan antusias nya sendiri, Lan Zhengyi menawarkan kepada pemuda itu.


Para bawahan Lan Zhengyi menatap wajah Wu Tian, Wu Ling'er dan Guang Yun, mereka akan mengingat wajah ketiga orang itu, sehingga jika mereka bertemu nanti, mereka akan bersikap baik dengan mereka dan agar tidak menyinggung mereka nanti nya.

__ADS_1


Setelah itu mereka pun langsung masuk ke mobil, semua rombongan mobil itu melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan Grand Hotel, tapi di jalan satu mobil berbelok ke arah lain, mereka adalah bawahan yang Lan Zhengyi tugaskan untuk mengambil Wu Tian.


"Ling'er, Guang Yun, ini ambil". Di dalam mobil, Wu Tian memberikan dua buah pil yang langsung diterima Wu Ling'er dan Guang Yun.


"Apa ini?". Tanya Guang Yun memperhatikan Pill ditangan nya, dia bisa mencium bau yang membuat tubuh nya merasa segar.


"Itu restoration pil, itu bisa menyembuhkan luka dan menghilangkan bekas luka, agar luka tidak berbekas". Jawab Wu Tian.


"Sehebat itu?". Tanya Guang Yun lagi, tapi kalau Wu Tian yang mengatakan nya Guang Yun percaya, ditambah dengan mencium aroma saja membuat nya merasakan perasaan segar dan nyaman.


"Tenang saja Kak Yun, pill ini adalah buatan kakak".Jelas Wu Ling'er, lalu langsung menelan Pill itu, dalam sekejap luka luka nya di pipi, ataupun tangan mulai terlihat menghilang.


Guang Yun tercengang melihat nya, lalu tanpa pikir panjang, Guang Yun menelan Pill pemberian Wu Tian itu, begitu Pill itu masuk ke perut nya, ada sensai hangat dan menyegarkan di dalam tubuh nya, luka luka nya juga mulai menghilang.


"Hangat dan nyaman, aku tidak menyangka kalau pill itu akan semenakjub kan ini". Ucap kagum Guang Yun.


"Hehehe siapa dulu, kakak". Ucap bangga Wu Ling'er. Wu Tian hanya bisa menggeleng gelengkan kepala nya.


"Ling'er, bagaimana kau bisa lebih kuat dari ku saat bertarung, apakah kau punya seorang guru?". Tanya Guang Yun, dia sangat penasaran dengan asal kekuatan Wu Ling'er, bahkan diri nya yang disebut jenius, kalah telak dari Wu Ling'er.


"Kau serius, kalau kau saja sehebat itu sebelum nya, gima dengan dia?!". Kembali Guang Yun merasa terkejut.


"Hah... kalu dibandingkan dengan kakak, aku mungkin bisa dia kalahkan hanya dengan satu jari". jawab Wu Ling'er langsung cemberut, beberapa kali Wu Ling'er pernah bertarung dengan Wu Tian, tapi hanya dengan satu tangan dan bahkan menurunkan kekuatan nya, Wu Ling'er dikalahkan tanpa bisa menyentuh Wu Tian, itu membuat nya depresi.


"Sehebat itu, kalau begitu... aku...". Guang Yun ingin mengatakan sesuatu, tapi merasa ragu untuk mengatakan nya.


"Kalai kau mau, aku bisa mengajarkan mu nanti". ucap Wu Tian langsung.


"Benarkah?!". Tanya Guang Yun bersemangat.


"Tentu". Jawab simpel Wu Tian.

__ADS_1


"Terima kasih". Sangking senang nya, Guang Yun langsung berdiri memeluk leher Wu Tian.


Hening~


Wu Ling'er tidak menyangka kalau Guang Yun akan melakukan itu, sopir yang menyetir hanya diam dan fokus dengan jalan, sedangkan Wu Tian tidak menolak dan hanya tersenyum.


Menyadari apa yang dilakukan nya, dengan cepat Guang Yun melepas pelukan nya dan langsung kembali duduk.


"Sepertinya, sebentar lagi aku akan punya kakak ipar". ucap Wu Ling'er ketus, Guang Yun hanya menunduk malu, Wu Tian diam tidak membantah.


Merasakan suasana canggung, Wu Tian mengubah topik.


"Ling'er, apa kau sudah memutuskan melanjutkan sekolah dimana?"


"Sudah, aku berencana akan mendaftar di...". Suasana kembali seperti semula, selain membahas tentang sekolah, mereka juga membicarakan hal lain.


Sampai beberapa saat, mobil sampai di Villa dengan lancar, hari juga sudah mulai menggelap menandakan sebentar lagi akan malam. Masuk ke dalam Villa, disana lima bersaudara menyambut di depan pintu masuk.


"Selamat datang, bos". Sapa lima bersaudara serempak.


"Iya, bagaimana apakah sudah selesai?". tanya Wu Tian ke lima bersaudara.


"Sudah bos, kendaraan nya juga sudah sampai". Jawab Wu Zhan.


"Baiklah, hari ini ada tamu jadi tolong belikan makan untuk makan malam". ucap Wu Tian.


"Baik bos".


...****************...


Hai semua, kemarin saya kelupaan buat up karena keasikan cari refrensi, ngomong ngomong kemarin hari ulang tahun saya, kali aja ada yang mau ngucapin.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, share, dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2