MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
66.Pelelangan sesi kedua


__ADS_3

Sepuluh menit berlalu, Jiang Yu keluar dari balik tirai di belakang panggung.


"Sepuluh menit sudah berlalu, jadi mari kita mulai sesi kedua pelelangan". ucap Jiang Yu, dan lampu yang tadi menyala mati dan hanya menyisakan lampu yang mengarah ke tengah panggung.


"Barang di sesi kedua kali ini adalah benda benda peninggalan zaman kuno, tanpa berlama lama mari kita mulai dari barang pertama". ucap Jiang Yu, dari balik layar keluar seorang wanita dengan nampan yang ditutup kain merah, wanita itu menaruh nampan di atas meja dekat Jiang Yu.


"Untuk barang pertama adalah...". Jiang Yu langsung menarik kain di atas nampan. Diatas nampat terdapat sebuah kendi perunggu.


"Setelah di periksa oleh orang orang profesional kami, kendi perunggu ini merupakan benda dari dinasti song, harga awal untuk benda ini adalah 1.000.000 kredit, dan tidak boleh kurang dari 100.000 kredit". ucap Jiang Yu.


"1.100.000 kredit".


"1.200.000 kredit".


"1.350.000 kredit"


Tawar menawar pun terjadi dari kursi bawah, tawar menawar itu berhenti di angka 3.000.000 kredit, barang pertama di sesi kedua dimenangkan oleh seorang pria paruh baya. Pelelangan terus berlanjut, tapi tidak ada yang menarik perhatian Wu Tian dan Wu Ling'er, pada barang ke 6 seorang wanita membawa sebuah nampan dengan sebuah benda panjang ditutup kain di atas nya.


"Hadirin sekalian, benda ke enam di sesi kedua ini adalah...". Jiang Yu melepaskan kain merah, sehingga barang yang ada di atas nampan terlihat. Sebuah tombak dengan panjang sekitar 1,5 meter, dengan warna perak dari ujung bawah batang hingga bilahnya.


"Tombak ini ditemukan oleh orang kami secara kebetulan disebuah reruntuhan bangunan kuno, setelah diperiksa ternyata tombak ini ada di tingkat kuning tingkat menengah". ucap Jiang Yu, hal itu membuat semua orang terdiam dengan pandangan melebar.


"Tingkat kuning menengah ?!".


"Sangat sedikit senjata tingkat kuning menengah, dan sekarang salah satunya ada di depanku?!".


"Aku menyukainya, aku akan mendapatkannya".


"Jangan berkhayal, kita tidak akan bisa mendapatkannya dengan adanya orang orang di kamar VIP".


Pelelangan menjadi riuh karena kemunculan tombak ini, tidak terkecuali orang orang dari kamat VIP, mereka melihat tombak dengan serius. Sedangkan Wu Tian hanya menatap tombak itu dengan biasa saja, menurutnya itu bukan apa apa, karena dulu dia bahkan pernah memiliki senjata yang ada di tingkat yang sangat tinggi.


Tapi saat dia menoleh ke arah Wu Ling'er, dia melihat kalau Wu Ling'er menatap tombak itu dengan mata berbinar, Wu Tian hanya tersenyum melihatnya.

__ADS_1


"Harga awal adalah 10.000.000 kredit dan tidak boleh kurang dari 200.000 kredit". ucap Jiang Yu.


"15.200.000 kredit". sebuah suara terdengar dari kamar nomer 7.


"15.500.000 kredit". suara lain terdengar dari kamar nomer 6.


"15.700.000 kredit". suara lain terdengar dari kamar nomer 5


"16.000.000 kredit". kali ini dari kamar nomer 8.


"Kau ingin melawanku lagi hah?!". ucap orang dari kamar nomer 5.


"Memang nya kenapa, aku juga menginginkan tombak itu, kalau kau menginginkannya tawar saja". ejek orang dari kamar nomer 8


...


Tawaran terus berlanjut sampai angka tawaran menyentuh 30.000.000 kredit.


"35.000.000 kredit ". ucap orang dari kamar nomer 2. Tidak ada yang menawar lagi, mereka tidak berani menawar karena takut kelurga Mo mengincar mereka, sebab orang di kamar nomer 2 adalah bawahan tuan muda keluarga Mo.


"Kau... kau tidak tahu aku dari keluarga Mo, apa kau ingin menyinggung keluarga Mo". ucap orang dari kamar nomer 2.


"Oh... kau sebagai bawahan rendahan sangat berani, kau kira aku Lan Zhen takut". ucap orang dari kamar nomer 3.


"Lan Zhen katanya, tuan muda dari keluarga Lan juga ada disini?!".


"Tidak disangka salah satu dari empat tuan muda Chuzhou juga hadir disini".


"Keluarga Mo dan Lan adalah dua dari empat keluarga keluarga terbesar Chuzhou, tidak tahu siapa yang akan menang kali ini".


Kembali orang orang berbisik bisik, sedangkan di kamar nomer 2, seorang pemuda tampak terkejut, ada keringat di dahinya.


"Ha ha ternyata itu anda, maaf saya tidak mengenali anda sebelum nya". ucap pemuda di kamar nomer 2, tapi Lan Zhen dari kamar nomer 3 hanya diam tidak menjawab.

__ADS_1


"45.000.000 kredit". tiba tiba suara lain terdengar dan mengejutkan semua orang, mereka langsung melihat ke arah suara, tepatnya di kamar nomer 1, dan dia adalah Wu Tian.


Wu Ling'er yang ada di dekat nya terkejut, dia tidak menyangka kalau kakak nya akan menawar, wanita di samping juga tidak kalah terkejut.


"Kak...". ucap Wu Ling'er pelan manatap Wu Tian khawatir.


"Kenapa, Ling'er suka tombak itu kan?". tanya Wu Tian.


"Iya, tapi...". Wu Ling'er tampak khawatir.


"Sudah jangan khawatir, karena Ling'er menyukainya maka akan akan mendapat kan nya untu Ling'er". ucap Wu Tian, Wu Ling'er yang mendengarnya merasa terharu, matanya berkaca kaca menatap Wu Tian.


"Oh, sepertinya ada yang ingin melawanku untuk menawar". ucap Lan Zhen dari kamar nomer 3.


"Siap dia, walaupun tahu aku bawahan datu tuan muda Mo Xie, serta tuan muda Lan Zhen dari keluarga Lan, tapi dia masih berani menawar". ucap pelan pemuda di kamar nomer 2.


"Woah ada uang berani menawar juga sepertinya".


"Orang itu ingin mati, sudah tahu dia mungkin akan menyinggung keluarga Mo dan keluarga Lan, tapi dia berani sekali menawar".


"Suaranya terdengar asing, siapa kira kira orang dari kamar nomer 1 ya?".


Lagi dan lagi, bisik bisikan terdengar dari kursi bawah, walaupun bisik bisik tapi bisa terdengar karena suasana ruangan yang sepi. Sedangkan dari balik tirai, ada Jiang Yi dan seorang pemuda disamping nya, pemuda itu melihat ke arah Jiang Yi yang terlihat khawatir.


"Ayah, kenapa kau seperti khawatir begitu?". tanya pemuda itu.


"Gawat, aku harus segera memberi tahu saudara Lan kejadian ini". ucap Jiang Yi tidak menjawab pertanyaan dari pemuda disamping nya, dan langsung menelfon dengan jam tangannya, si pemuda hanya melihat nya dengan penasaran.


...****************...


Hai semua, maaf maaf maaf banget karena lama up nya, saya benar benar pusing dengan tugas dari sekolah, susah ngerti nya lagi jadi mohon permakluman dan tetap dukung agar cerita ini lanjut.


Jangan lupa, like, koment, share dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁

__ADS_1


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2