MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
58.Teman asrama


__ADS_3

Dengan tatapan aneh dari sekitar, Wu Tian berjalan langsung ke kelasnya, saat Wu Tian masuk, semua orang yang dulunya sangat menjauhi atau menatap dingin Wu Tian, seakrang tampak berbeda, mereka menatap Wu Tian dengan pandangan terkejut, heran, kagum, atau bahkan pemujaan, jelas kalau berita tentang Wu Tian yang membawa mobil super car sudah menyebar ke seluruh sekolah.


Tanpa tahu fan tidak ingin tahu apa maksud ekspresi teman sekelasnya, Wu Tian dengan santai duduk di sebelah Zhou Yuan sahabat nya. Zhou Yuan yang duduk disebelah juga memandang Wu Tian dengan pandangan aneh, ingin bertanya tapi ragu.


"Ada apa?". tanya Wu Tian melihat ekspresi Zhou Yuan.


"I-itu... hah..., apa semua gosip tentang mu utu benar?". tanya Zhou Yuan masih sedikit ragu.


"Gosip? maksudmu?". tanya balik Wu Tian bingung.


"Apa!, jadi kau tidak tahu?". tanya Zhou Yuan sekali lagi memastikan, Wu Tian menggelengkan kepalanya.


"Gosip sebesar itu tidak tahu?, hah... lihat ini di forum sekolah, semuanya membicarakan kalau kau membawa super car ke sekolah, banyak foto ataupun vidio yang di disana". ucap Zhou Yuan, teman nya disekitar juga menyimak pembicaraan mereka. Wu Tian lalu mengangkat tangan kirinya ke atas meja, dengan sekali sentuh sebuah layar hologram muncul, sekali lagi seisi kelas tercengang.


Walaupun teknology sudah maju, tapi itu masih sulit dan mahal, seperti jam tangan pintar milik Wu Tian, orang orang sudah mengenal jam tangan pintar ini tapi sangat jarang yang memilikinya, karena harga yang mahal serta harus dengan pengaruh baru bisa mempunyai jam tangan pintar ini.


Walaupun begitu, setiap orang sekarang sudah menggunakan Smarthphone yang sudah dikembangkan, dan sekarang sebuah jam tangan yang diimpi impikan banyak orang ada di depan mata mereka, ditangan seseorang yang tidak pernah mereka duga.


Tanpa menghiraukan sekitarnya, Wu Tian menekan nekan layar hologram, tanpa butuh waktu lama Wu Tian menemukan pembicaraan pembicaraan tentang dirinya, Wu Tian membaca dengan wajah tanpa ekspresi, beberapa saat Wu Tian menutup hologram dan menatap Zhou Yuan yng seperti ingin bertanya.


"Iya memang benar kalau itu aku, tapi bukankah itu hanya mobil?". jawab Wu Tian singkat, mendengar itu Zhou Yuan serta teman sekelasnya seperti ingin mencekit Wu Tian, hal sebesar itu Wu Tian bilang hanya? itu sepercar!. Belum lagi jam tangan dambaan banyak orang, dan Wu Tian masih bilang hanya?.


"B-bagaimana kau bilang hanya? super car dan sekarang jam di tanganmu?!". ucap Zhou Yuan tidak puas dengan jawaban Wu Tian.

__ADS_1


"Sudah nanti kita bicara setelah kelas selesai, sekalian ajak dua orang itu makan, aku traktir". ucap Wu Tian.


"Hah... baiklah, janji ya!". ucap Zhou Yuan menegaskan kata katanya, Wu Tian hanya mengagguk, lalu mereka berbicara beberapa hal dan bercanda, beberapa saat Feng Dong dan teman teman nya datang, tidak ada terjadi keributan lagi sampai seorang dosen tua datang dan langsung memulai pelajaran.


2 jam kemudian kelas selesai, Wu Tian dan Zhou Guan langsung pergi ke asrama laki laki, sebenarnya Wu Tian sebelum nya tinggal di asrama bersama Zhou Yuan dan dua sahabat lain, tapi karena tidak mau meninggalkan Wu Ling'er sendiri, jadi Wu Tian hanya pergi ke asrama nya sebentar untuk istirahat.


Berjalan dengan tatapan aneh dari sekitar, Wu Tian tidak menghiraukan sampai beberapa saat sampai disebuah kamar, mereka langsung membuka pintu, disana ada dua orang laki laki, satu orang dengan badan proposional, tinggi sedikit lebih tinggi dari Wu Tian sekarang dengan wajah tegas, dia adalah Lu Bai teman asrama Wu Tian, Lu Bai dari jurusan seni beladiri, tapi sebelum nya Wu Tian belum tahu karena memang dia pernah mendengar, tetapi karena keadaannya jadi dia tidak terlalu memperhatikan dan fokus mencari uang atau belajar, ditambah dia tidak diam di asrama.


satu orang lagi memiliki gemuk sedang tidur tiduran sambil bermain Smarthphone, dia adalah Qian Ba teman sekamar Wu Tian dari jurusan kesehatan.


~saya tidak terlalu mengerti soal jurusan di universitas, kalau salah komen ya


Saat pintu terbuka, Lu Bai dan Qian Ba langsung menatap Wu Tian, dan seketika itu mereka langsung berlari kedepan Wu Tian.


"Hei kau benar benar Wu Tian kan?". tanya Lu Bai.


"Bagaimana aku bisa menjawab pertanyaan sebegitu banyaknya". ucap Wu Tian sedikit kesal melepas tangan nya yang menutup mulut Qian Ba.


"Lagian kau, baru beberapa hari tapi sudah sangat berubah". ucap Lu Bai.


"Iya apakah kau tahu, seluruh universitas sekarang tahu siapa kamu, datang dengan mengendarai Supercar puluhan juta, dan lihat kau juga punya jama tangan pintar, mobil saja puluhan juta, sekarang jam tangan @$#&@...". Qian Ba kembali mengoceh, Wu Tian langsung menutup mulut Qian Ba lagi.


"Sudah sudah, nogom ngomong kalian belum makan siang kan, ayo kita pergi makan siang kali ini aku yang traktir, kaliannpilih tempatnya nanti makan sepus kalian". ucap Wu Tian, mendengar itu mata Qian Ba langsung bersinar, dengan cepat dia melepas tangan Wu Tian.

__ADS_1


"Ayo ayo cepat, kenapa masih bicara disini". ucap Qian Ba menarik Wu Tian keluar.


"Iya iya, ganti baju dulu sana". ucap Wu Tian, tanpa berkata apapun Qian Ba dengan cepat berganti pakain diikuti Lu Bai, setelah selesai mereka langsing keluar dan menuju gerbang universitas.


"Hei dimana mobil hitam milikmu di foto itu, kenapa kau tidak mengambilnya?". tanya Qian Ba.


"Mobil itu hanya punya dua kursi, tidak muat dengan kita berlima". ucap Wu Tian tersenyum ke arah Qian Ba.


"Apa maksudmu, apa kamu mengejekku?". tanya Qian Ba dengan kesal.


"Aku tidak bilang begitu ya, kamu sendiri yang bilang benarkan Zhou Yuan, Lu Bai?". tanya Wu Tian menatap dua temannya, Zhou Yuan dan Lu Bai mengagguk membenarkan.


"Kalian... kalian menindasku!". ucap Qian Ba kesal, sontak Wu Tian dan dua temannya tertawa terbahak bahak, entah kenapa Wu Tian merasa ada perasaan hangat jika ada di dekat mereka.


"Sudah sudah ayo kita jalan, aku dengar didekat sini ada tempat yang enak". ucap Wu Tian, lalu mereka pergi ke sebuah tempat makan di sekitar universitas.


Setelah sampai mereka langsung duduk di tempat kosong, mereka langsung memesan makanan dan minuman, agar tidak bosan menunggu mereka berbincang bincang beberapa hal dan bercanda dan tertawa.


Tapi pandangan Wu Tian teralihkan ke sebuah meja tidak jauh dari mereka, disana ada beberapa perempuan duduk, pandangan Wu Tian melebar saat melihat seorang perempuan yang terlihat cantik, kulit putih bersih, rambut hitam yang terurai kebelakang, pupil mata kuning kemasan yang terlihat berkilau seperti bintang, jantung Wu Tian langsung berhenti saat pandangan mereka bertemu.


...****************...


Hai semua, mungkin setelah membaca bagian akhir banyak yang nggak sabar, hehehe like dulu dong biar saya lebih semangat buat ceritanya.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, share, dan kalau bisa tipsnya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2