MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
52.Ketegasan Wu Ling'er


__ADS_3

"Wang Qian, tuan muda kedua keluarga wang, sebelum nya aku melepaskan mu, tapi ternyata kau ingin bermain, baiklah tunggu saja aku akan menamimu bermain, tidak ada yang bisa lolos kalau berniat buruk pada ku apalagi keluargaku" ucap Wu Tian sinis, lalu dia membentuk gerakan gerakan tangan dengan cepat, diakhiri tangan kanan di arahkan ke mayat si orang berpakain hitam.


"Bakar". tiba tiba di telapak muncul simbol lingkaran sihir berwarna merah, dari lingkaran itu muncul api panas yang langsung mengenai mayan dan mengharuskan nya sampai tidak ada yang tersisa, setelah itu Wu Tian kembali ke dalam rumah dan masuk ke kamar nya di lantai dua.


Wu Tian tidak tidur, tapi dia memurnikan pil pemurnian tulang untuk kembali meningkatkan kualitas tulangnya, sebenarnya pil pemurnian tulang hanya bisa di kunsumsi paling banyak 5 butir setiap hari, kalau lebih maka racun pil tidak akan bisa ditampung oleh tubuh sehingga bisa menyebabkan hal buruk bagitubuh misalnya keracunan, cacat atau bahkan kematian.


Tapi Wu Tian berbeda, tipe tanpa unsur milik nya bisa mengolah semua semua racun pil sehingga racun itu tidak berpengarauh, malahan berubah menjadi hal yang bagus untuk tubuhnya, ditambah cara Wu Tian membuat pil sangat misterius dan luat biasa, bahkan dia baru mempelajarinya, tapi dengan teknik dan memang dengan bakat nya, dia bisa membuat pil dengn racun pil yang sedikit, mungkin jika dia sudah memguasainya sepenuhnya, nanti akan mampu membuat pil tanpa racun pil.


Racun pil adalah sisa sia dari bahan obat yang di murni kan, memang dalam pemurnian hal pertama adalah memisahkan kotoran dan esensi dari herbal, tapi tidak semua kotoran bisa dibersihkan, jadi kotoran sisa itu yang menjadi racun pil, dan pil yang Wu Tian buat sudah memiliki kotoran sedikit, bahkan memiliki pola pil, pola pil adalah tanda kalau sebuah pil itu adalah yang terbaik dari yang lain, semakin banyak pola pil, maka semakin tinggi kualitas pil.


Malam itu, Wu Tian habiskan dengan memurnikan pil pemurnian tulang, dan kualitas tulangnya meningkat ke kualitas tulang emas menengah, sedikit lagi untuk meningkat ke kualitas tulang emas tinggi, tapi pil nya sudah habis dan hari sudah pagi.


"Berkat tulang spirit beast, khasiat pil menjadi lebih tinggi, tapi sekarang tulangnya sudah habis aku murnikan menjajadi pil, aku harus mencari bahan seperti itu lagi, tapi pertama tama aku memerlukan kredit lagi, karena kredit yang tersisa sekitar 30 juta, aku juga memerlukan bahan untuk membuat array, sepertinya aku perlu mencari paman Jiang untuk mencari giok". ucap Wu Tian, lalu dia membersihkan badannya yang berkeringat, setelah selesai mandi dan berpakain, Wu Tian keluar dari kamar nya, kebetulan Wu Ling'er juga baru keluar dengan seragam sekolahnya.


Mereka turun ke lantai 1, saat mereka dekat dengan tempat makan, tercium aroma makanan yang lezat, ternyata lima bersaudara sudah ada di tempat makan, mereka sedang menunggu Wu Tian dan Wu Ling'er, mereka pun langsung sarapan, setelah selesai Wu Tian menyuruh mereka berkumpul.


"Kalian lima bersaudara berlatihlah sesuai apa yang sebelum nya aku berikan, pada pagi hari latihlah fisik kalian dan pada malam hari bermeditasi!". perintah Wu Tian menatap Wu Zhan dan keempat saudaranya.

__ADS_1


"Baik". jawab kelimanya serempak.


"Kalau aku kak, bagaimana?". tanya Wu Ling'er.


"Ling'er berlatih, tapi jangan lupa untuk belajar, sebentar lagi Ling'er kan akan ujian". jawab Wu Tian, Wu Ling'er mengangguk mengerti.


"Baiklah, kalian berlima lakukan kegiatan kalian, aku akan mengantar Ling'er sekolah". ucap Wu Tian dan dibalas anggukan, Wu Tian dan Wu Ling'er keluar dan masuk ke mobil, mobil keluar gerbang dan melaju ke jalan raya setelah melewati pos penjagaan, karena petugas pos mengenal Wu Tian, mereka diperbolehkan langsung melewati pos.


Sekitar setengah jam kemudian, mobil sampai di depan sekolah, para siswa kembali ribut mengerumuni mobil Wu Tian, saat Wu Ling'er keluar banyak yang berbisik bisik membicarakan tentang Wu Ling'er, ada yang mengaguminya atau bahkan membicarakan hal buruk tentang nya, bagaimanapun sebelum nya orang orang mengenal Wu Ling'er hanya dari keluarga miskin.


Obrolan obrolan itu terhenti setelah Wu Tian keluar dan memandang mereka dengan pandangan tajam, sontak semuanya langsung bubar.


"Iya kak makasih, tapi tenang saja Ling'er kan udah belajar seni bela diri dari kakak, jadi jangan khawatir". ucap Wu Ling'er dengan senyum kepada Wu Tian.


"Iya tapi ingat jangan gunakan semua itu untuk hal buruk, gunakan untuk melawan orang yang menyinggung kita dan jangan biarkan lolos". ucap Wu Tian serius, Wu Ling'er mengaguk.


"Baik kak, kalau begitu Ling'er masuk dulu teman teman udah nunggu tuh, sebentar lagi mau masuk da da...". Wu Ling'er melambaikan tangan dan berjalan ke arah dua teman wanitanya, Wu Tian tersenyum ke arah Wu Ling'er dan melambaikan tangan nya membalas Wu Ling'er.

__ADS_1


Saata Wu Ling'er dan dua teman nya melewati gerbang, disana ada dua laki laki seumuran Wu Ling'er dengan seragam sama, mereka mencegat Wu Ling'er dan teman nya, Wu Tian yang melihnya menatap kedua laki laki itu dengan sinis.


"Hei hei hei, bukankah ini si miskin yang biasanya naik kendaraan umum, kenapa sekarang naik mobil mahal itu?". tanya salah satu laki laki dengan pandangan mengejek.


"Mungkin dia jual diri?, hahaha... ". ucap Laki laki lain nya,Wu Tian yang mendengar nya sangat marah, tapi dia bersabar menanti apa yang akan Wu Ling'er lakukan.


Sedangkan Wu Ling'er yang di ejek hanya diam, menurutnya ini masih di lingkungan sekolah, dia tidak mau mencari masalah dan merepotkan kakak nya, tapi kata kata berikut nya dari salah satu laki laki membuatnya tidak bisa menahan amarah.


"Atau kakak nya yang jual diri? hahaha...". Mendengar itu, Wu Ling'er langsung meelesat dan menghajar mereka, walaupun seorang perempuan dan melawan dua anak laki laki, bisa dilah teknik bertarung dan kekuatan Wu Ling'er lebih tinggi dari dua anak laki laki, sehingga beberapa saat kemudian, kedua laki laki sudah terduduk lemas dengan beberapa memar di badan, sedang kan Wu Ling'er hanya memar di tangan akibat memukul.


Wu Ling'er mendekat ke arah kedua anak laki laki. "Sekali lagi kalian mengatakan sesuatu yang buruk tentang kakaku, aku akan memberikan yang lebih parah dari ini". ucap Wu Ling'er mengancam, lalu dia sedikit melirik ke arah Wu Tian yang tersenyum kepadamu dan mengacungkan jempol, Wu Tian membalas senyum dan berbalik pergi mengajak kedua temannya tanpa menghiraukan bisik bisikan murid lain.


"Inilah adikku, tegas dan pandangan bulu pada orang lain, tidak bisa disinggungboleh siapapun". ucap Wu Tian tersenyum, setelah Wu Ling'er tidak terlihat lagi, Wu Tian masuk ke dalam mobil dan langsung pergi dari sana.


...****************...


Hai semua, kemarin paket data abis jadi nggak bisa up, yah mihon permaklumman nya lambat up.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, share dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2