
Wu Tian menoleh kebelakang tempat asal suara, di sana terlihat seorang wanita bersama seorang laki laki, wanita itu berumur sama dengan Wu Tian, wanita itu memiliki tinggi sekitat 170 cm dia menggunakan pakaian seksi yang memperlihatkan dada yang cukup besar dan beberapa lekukan lekukan tubuh cukup menggoda dengan wajah yang bisa di bilang cukup cantik tapi juga tidak, yah bisa di bilang biasa saja.
Sedangkan pria yang bersama nya mengenakan celana kain hitam panjang, terlihat kira kira berumur lebih tua 3 tahun dari Wu Tian, laki laki itu memiliki tinggi sekitar 168 cm dengan badan sedikit gempal, laki laki itu lebih pendek dari wanita itu. Si wanita menatap menatap Wu Tian dengan pandangan merendahkan, sedangkan si pria memasang wajah sombong.
Melihat wajah wanita itu, Wu Tian mengingat sesuatu hal yang membuatnya sangat kesal dan marah, karena wanita inilah yang telah memfitnah kalau Wu Tian mencuri, yah siapa lagi kalau bukan Ning Ru mantan Wu Tian. Wu Tian ingat bagaimana wanita itu selalu menghina dan merendahkan Wu Tian bahkan saat mereka masih berpacaran, Wu Tian akan selalu menabung untuk membelikan Ning Tu hadiah meski murah, dan Ning Ru tidak pernah menghargai semua usaha itu, dan Wu Tian dulu tetap sabar dan baik pada Ning Ru.
Sampai pada hari dimana kejadian Wu Tian dipukuli, semuanya sudah berubah bagi Wu Tian, sekarang Wu Tian yang duku sudah tidak ada, sekarang terlahir Wu Tian yang sangat berbeda, Wu Tian juga bersyukur karena kejadian itu dia bisa mendapatkan sesuatu hal hal yang tak pernah dia duga, yah itu adalah ingatan nya di kehidupan sebelum nya.
Wu Tian menghela nafas pelan menghilangkan rasa marah dan kesal nya, Wu Tian memandang Ning Ru itu dengan pandangan datar.
"Kenapa orang miskin sepertimu bisa ada di sini, apakah kau ingin mencuri dan dipukuli lagi?" . tanya Ning Ru menghina.
"Apa masalahnya kalau aku ada disini dan tidak, lagi pula tempat ini bukan milikmu". ucap Wu Tian.
"Orang miskin sepertimu tidak pantas ada di tempat seperti ini". ucap Ning Ru.
"Memang apa ada masalah dengan mu kalau aku disini?". tanya Wu Tian.
"Jangan kira karena hanya dengan penampilan mu yang berubah itu bisa meningkatkan derajat mu, orang miskin tetap saja miskin, itu semua tidak akan berubah dan tidak akan pernah berubah". ucap Ning Ru
"Sayang, apakah kau mengenal orang ini?". tanya pria di samping Ning Rui.
"Sayang apa kau ingat, pria ini adalah yang mencoba mencuri waktu itu". ucap Ning Ru menunjuk ke arah Wu Tian.
"Oh, pantas aku pernah melihat nya ternyata dia, aku terkejut waktu itu kau tidak mati dan penampilan mu juga berubah sampai aku sulit mengenalmu". ucap pria gempal dengan sombong.
"Mungkin dia menjadi simpanan tante tante, jadi bisa seperti itu, hahaha". Ning Ru tertawa menghina Wu Tian, pria gempal di samping nya juga ikut tertawa. Wu Tian hanya memandang datar kedua orang itu.
__ADS_1
"Itu..., tuan bagaimana apakah jadi membeli mobil?". tanya pekerja wanita yang sebelum nya menemani Wu Tian.
"Pft... beli mobil? dia, hahaha untuk makan saja susah dan sekarang mau beli mobil?". Ning Ru dan pria gempal itu kembali tertawa, untung toko mobil itu tidak banyak orang.
"Iya aku mau beli yang hitam itu". ucap Wu Tian menunjuk mobil hitam menghiraukan hinaan dari kedua orang itu. Ning Ru dan pria gempal itu melnoleh ke arah yang di tunjuk Wu Tian.
"Pft... hahaha, apakah orang ini sudah tidak waras karena dipukuli kemarin". ucap Ning Ru sambil memegang perut nya yang sakit karena tertawa.
"Apa kau tahu mobil apa itu, bahkan orang orang yang memiliki uang tidak akan bisa membeli mobil ini, hanya orang dengan kekuasaan yang tinggi bisa membeli mobil ini, dann kau bilang mau membelinya?, pft hahaha...". Pria gempal tertawa sampai air mata nya keluar.
"Mobil itu adalah keluaran edisi terbatas dari New Era Automobile, nama mobil ini adalah 'The Black Prince' , banyak orang menginginkan nya tapi tidak bisa, apakah kau sedang membual?". tanya sebuah suara dari belakang Ning Ru, dia adalah pekerja senior dengan rias tebal sebelum nya.
"Kalau sebegitu hebatnya mobil ini, kenapa mobil ini bisa dipajang disini, walaupun toko ini adalah yang terbesar di Chuzhou, bagaimana bisa mobil ini disini?". tanya Wu Tian.
"Mobil ini dipajang karena toko mobil ini milik keluarga Lan, salah satu dari empat keluarga besar Chuzhou dan keluarga Lan memiliki kerja sama dengan New Era Automobile, jadi itulah kenapa mobil ini bisa di pajang disini.
'Keluarga Lan, apakah keluarga paman Lan?'. gumam Wu Tian dalam hati.
"Tentu saja, Lan Zhengyi adalah nama kepala keluarga Lan". jawab pekerja senior.
"Kalau begitu aku akan menelfon nya dulu". ucap Wu Tian, lalu dia mengeluarkan sebuah handphone yang cukup ketinggalan zaman karena sekarang orang orang menggunakan sebuah produk baru berbentuk jam atau gelang.
"Pft... hahaha, tadi membual mau beli mobil dan sekarang dia membual kalau mengenal kepala keluarga Lan, sangat konyol hahaha". ucap pria gempal mengejek.
"Aku tidahu apakah kau sudah gila karena aku meninggalkanmu, kalau kau memang mengenal kepala keluarga Lan maka aku akan kembali bersamamu, walaupun itu mustahil hahaha". Ning Ru ikut mengejek Wu Tian.
"Handphone nya saja ketinggalan zaman, malah membual kalau mengenal kepala keluarga Lan" Pekerja senior juga ikut menghina Wu Tian dan hanya si pekerja junior yang melayani Wu Tian yang hanya diam dan terlihat cemas.
__ADS_1
Tanpa memperdulikan itu semua, Wu Tian menelfon nomer yang sebelum nya sempat diberikan Lan Zhengyi.
"Halo, ini siapa?". terdengar suara seseorang dari telfon
"Ini aku Wu Tian, maaf kalau aku mengaggu". jawab Wu Tian.
"Oh tidak apa apa tidak perlu minta maaf, jadi ada apa menelfon paman?". tanya Lan Zhengyi dari balik telfon.
"Jadi bagini aku ingin membeli mobil, tapi ada sedikit masalah, apakah paman bisa kesini sebentar?". ucap Wu Tian sekaligus bertanya.
"Hm jadi kamu mau membeli mobil, baiklah paman akan kesana tunggu sebentar, sepuluh menit paman akan datang". jawab Lan Zhengyi dari balik telfon.
"Iya, kalau begitu aku tutup telfon nya". ucap Wu Tian setelah itu langsung menutup telfon nya.
"Bagaimana, apa paman Lan mu akan datang". tanya Ning Ru menekan kata ' paman Lan' untuk mengejek Wu Tian.
"Tunggu 10 menit dia akan datang". jawab Wu Tian.
"Heh mari kita lihat siapa yang kau panggil". ucap pria gempal.
"Hanya bisa membual saja". ucap pekerja senior, dan pekerja junior hanya diam
...****************...
Hai semua, maaf kalau saya sekarang jarang up, saya ada beberapa kegiatan jadi belum sempat buat ceritanya, mohon permakluman nya.
Saya juga mau memberi tahu kalau ada beberapa hal yang saya ubah di ceritanya, seperti empat keluarga besar Chuzhou yaitu Bing menjadi keluatga Lan.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, share dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁
SEMOGA MENGHIBUR