MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
119.Penyusupan Zhao Li


__ADS_3

"Hm... hm... hm...!". Orang asing yang diikat berusaha memberontak, namun apalah daya saat mulut nya di tutup lakban, sehingga orang asing itu tidak bisa mengeluarkan suara nya, hanya perlawanan tak berarti.


Wu Zhan dengan keras meraih kerah baju orang asing, mata nya menatap tajam seolah menusuk langsung orang asing itu.


"Aku peringatkan kau, sekarang aku akan membuka lakban ini di mulut mu sehingga kau bisa berbicara. Namun, kau hanya boleh berbicara untuk menjawab pertanyaan ku! anggukkan kepala kalau kau mengerti!". Ucap Wu Zhan yang mengancam.


Orang asing yang di tatap dengan tajam dan diancam merasa kesal, tapi keadaan dan tekanan yang dia rasakan membuat orang asing itu menyerah, dan akhir nya mengangguk.


"Bagus". Ucap Wu Zhan, setelah nya membuka lakban di mulut orang asing itu. Tanpa menungggu, Wu Zhan mengajukan pertanyaan.


"Katakan, siapa yang menyuruh mu?".


"Organisasi kami melarang keras mengungkapkan identitas penyewa, jadi sebaik- Khuk". Sebelum selesai berbicara, Wu Zhan langsung meluncurkan pukulan ke perut orang asing.


Meraih kembali kerah baju orang asing, Wu Zhan melototi sambil mengancam."Aku sudah katakan padamu, berbicaralah untuk menjawab apa yang ku tanyakan. Aku tidak peduli kau dari organisasi apalah itu, tapi sekarang kau harus nya tahu situasi nya, kau hanya perlu menjawab pertanyaan ku!".


Orang asing itu hanya bisa memegang perut nya yang terasa sangat menyakitkan, yang tanpa terasa setetes darah mengalir di sudut bibir nya, pukulan Wu Zhan barusan meretakkan salahsatu tulang rusuk nya. Orang asing merasa ngeri, tidak dia kira kalau Wu Zhan akan sekuat itu, bahkan kekuatan itu lebih kuat dari saat dia melawan Wu Huo. Sekarang orang asing itu melirik ke yang lain, jika Wu Zhan dan Wu Huo sudah sekuat itu, jadi orang orang yang disana pasti tidak jauh berbeda pikir nya.


'Menurut informasi dari organisasi, kelima orang ini adalah bawahan yang mengikuti target belum lama ini. Kalau begitu, bagaimana dengan target yang merupakan bos mereka?'. Gumam orang asing didalam hati nya, hati nya sudah melonjak turun naik.


"Aku akan bertanya lagi, dan kali ini kau harus menjawab nya. Kalau tidak, maka bukan hanya tulang rusuk mu yang akan hancur!". Ancam Wu Zhan dengan penekanan di kalimat terakhir nya.


Hiik!


Kesadaran nya seperti akan keluar dari tubuh nya, orang asing itu dapat merasakan kematian yang menyakitkan didepan nya.


"T-tidak! a-aku akan menjawab nya". Ucap orang asing dengan tergesa gesa dan agak gagap.


"Bagus". Ucap Wu Zhan, melepas kerah baju orang asing itu."Kalau begitu, sekarang ceritakan semua nya!". Lanjut Wu Zhan dengan penekanan.


Glup~

__ADS_1


Orang asing menelan ludah kasar, antara aturan organisasi atau resiko tidak menjawab pertanyaan. Orang asing tidak langsung menjawab, melainkan tampak bimbang dalam pemikiran nya.


"Jawab!". Wu Zhan tiba tiba menyambar kepala bagian belakang orang asing, meremas nya dan melototi mata nya, sehingga orang asing itu langsung terperanjat.


"B-baik!". Jawab orang asing spontan, dengan mengatur nafas yang naik turun tidak beraturan, orang itupun bercerita.


...


Sehari sebelum nya, keluarga Wang berusaha menculik Wu Ling'er dengan mengirim banyak bawahan nya. Namun apa yang tidak disangka, semua orang itu tidak kembali ke keluarga Wang, sehingga keluarga Wang memilih cara lain, yaitu membayar pembunuh dari sebuah organisasi, dan orang yang dikirim oleh organisasi itu adalah orang asing ini, atau Zhao Li.


Pada malam itu, Zhao Li menerima permintaan untuk pembunuhan ini, dan dia saat itu meremehkan target yang ingin dibunuh. Keesokan hari nya, Zhao Li langsung berangkat ke tempat target yang diberikan oleh keluarga Wang, yang tentu saja villa utama Qinglong.


Dengan diam diam Zhao Li mengintai keadaan sekitar villa. Namun hal yang aneh dia temukan, seluruh kawasan villa itu tertutup oleh awan putih yang aneh. Cukup lama Zhao Li mengintai keadaan villa, namun tidak ada yang bisa dia lihat, serta tidak ada orang yang keluar atau masuk.'Mungkin karena apa yang dilakukan keluarga Wang kemarin, mereka menjadi lebih waspada dan tidak keluar rumah'. pikir Zhao Li


Setelah berfikir keras, akhir nya Zhao Li memutuskan untuk masuk, namun tentu tidak melewati gerbang dan memilih melompat di tembok belakang. Namun bagaimana bisa semudah itu, begitu tubuh Zhao Li mengenai awan putih, sontak tubuh nya seperti menabrak tembok yang sangat kokoh, sehingga Zhao Li langsung terjatuh karena syok.


"Tembok? tapi bagaimana mungkin?! jelas jelas itu hanyalah kabut awan!". Ucap Zhao Li dengan tidak percaya.


Tiba tiba, angin berhembus melewati Zhao Li yang masih syok, dan tiba tiba terdengar sebuah suara dari belakang Zhao Li. "Penyusup lain nya?".


?!


Zhao Li terperanjat kaget, sebagai seorang yang mempunyai pengalaman dan kemampuan sebagai pembunuh, dia sangatlah sensitif akan sekitar nya. Namun barusan Zhao Li tidak dapat merasakan kehadiran ataupun perubahan apapun di sekitar nya, hanya hembusan angin yang melewati nya.


Sontak Zhao Li langsung berbalik dan melompat mundur menjauh dari arah suara. Didepan nya sekarang, ada empat orang yang tengah berdiri tegap,yang tidak lain adalah Wu Zhan, Wu Deng, Wu Huo dan Wu Shui.


"S-siapa kalian?". Tanya Zhao Li dengan spontan, sambil Zhao Li memerhatikan jalan untuk kabur.


"Heh! siapa? yang seharus nya Bertanya itu kami. Kenapa kau ingin menyusup ke kediaman orang lain, ha?!". Tanya Wu Huo dengan suara agak keras.


"I-itu... itu bukan urusan kalian!". jawab Zhao Li, dengan mata nya masih mencari jalan keluar. 'Disana! aku perlu menunggu kesempatan!' gumam Zhao Li dalam hati dengan sudut mata nya memperhatikan jalan yang bisa untuk kabur.

__ADS_1


"Heh! orang seperti ini jangan terlalu banyak diajak bicara, hajar saja!". Ucap Wu Huo sambil meregangkan tubuh nya.


"Tidak sabaran". Ucap Wu Shui tiba tiba.


"Hah! apa katamu? kau ingin berkelahi hah?!". Ucap Wu Huo berbalik ke Wu Shui.


"Hanya memikirkan tentang bertarung". Balas Wu Shui santai.


"Apa?! jadi kau ingin mengatakan kalau aku bodoh?". Balas Wu Huo dengan emosi.


"Aku tidak mengatakan nya, kau sendiri yang mengatakan nya". Ucap Wu Shui santai.


"Kau... mati sini kau!".Wu Huo sudah emosi, ingin maju ke Wu Shui, namun Wu Deng langsung memeganginya, sedangkan Wu Zhan menggosok pelipis nya sambil bergumam."mulai lagi".


'Sekarang!'. Zhao Li melihat kesempatan, langsung saja melesat ke jalan tidak dijaga.


Shoot!


Namun tiba tiba, sebuah anak panah meluncur dan langsung menancap di paha sebelah kanan Zhao Li.


"Ah!". Zhao Li langsung terjatuh memegangi paha kanan nya.


"Kau kira kau bisa kabur semudah itu?". Tiba tiba suara lain terdengar dari balik pohon.


...****************...


Hai semua, akhir akhir ini kegiatan lumayan padat, pagi sampai siang sekolah, pulang nya istirahat sebentar, jam 3an sekarang saya mulai fitness, pulang jam 5an, dan setelah pulang udah lelah, dan kalau ada ujian praktek saya siapin buat besok. Tapi tenang aja, saya akan usahakan tetap up. Minta dukungan nya ya.


Jangan lupa like, komen, share, vote, dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR

__ADS_1


__ADS_2