MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
72.Beli kendaraan untuk lima bersaudara


__ADS_3

"Udara di sekitar terasa sangat nyaman dan menenangkan". Ucap Wu Zhan menghirup udara dengan kagum.


"Bukan hanya itu, ketebalan energi disini juga lebih besar dari sebelum nya, seolah olah semua energi berkumpul ke sini". ucap Wu Deng dengan kagum.


"Ha ha ha ha, dengan begini akan lebih mudah berlatih hahahaha". Wu Huo tertawa girang, Wu Shui diam tapi juga merasa kagum. Wu Fei menutup matanya dan menikmati suasana itu.


"Mulai sekarang, dengan adanya Ancient Divine Tree serta array yang kupasang, dengan berkultivasi disini, bisa lebih cepat beberapa kali lipat dibanding di luar". ucap Wu Tian, dibalas anggukan yang lain.


"Hari sudah malam, kembali ke kamar masing masing". ucap Wu Tian, mereka pun bubar ke kamar masing masing. Setelah dikamar, mereka tidak tidur, tapi memilih bermeditasi.


Seorang kultivator bisa tidak tidur dan makan selama beberapa hari, atau bahkan orang dengan kultivasi tinggi bisa tidak makan dan minum sama sekali, karena Qi itu sendiri merupakan sumber energi bagi kultivator.


Keesokan harinya, di pagi pagi sekali.


Wu Tian bangun dari meditasi nya, setelah sedikit meregang kan tubuh nya, Wu Tian langsung keluar ke halaman belakang rumah. disana sudah ada Wu Zhan yang sedang berlatih dengan Wu Deng dengan Wu Zhan menyerang, sedangkan Wu Deng menahan serangan Wu Zhan, Wu Fei melatih teknik langkah kaki, Wu Huo sedang melatih kontrol api nya, sedangkan Wu Shui berendam di tengah kolam, tenang dan menyatu dengan air.


Setelah Wu Tian keluar, mereka menghentikan kegiatan mereka sebentar, setelah itu melanjut kan lagi setelah disuruh Wu Tian. Beberapa saat Wu Ling'er keluar dari dalam.


"Selamat pagi kak, semuanya". Wu Ling'er meregang kan tangan sambil menyapa.


"Hm selamat pagi". balas Wu Tian tersenyum.


"Selamat pagi". jawab lima bersaudara.


"Kak, dimana tombak yang kakak bilang buat Ling'er kemarin?". Tanya Wu Ling'er langsung dengan tidak sabar. Wu Tian hanya tersenyum, melambaikan tangan dan muncul tombak, Lalau memberikan nya ke Wu Ling'er.


"Sangat praktis kalau punya benda seperti cincin penyimpan, kalau saja Ling'er punya". ucap Wu Ling'er melihat cincin di jati Wu Tian.


"Nanti jika ada bahan untuk membuat nya, kakak akan memberikan Ling'er juga, yang lain juga akan kebagian". ucap Wi Tian, mendengar itu, Wu Ling'er serta lima bersaudara menjadi senang.


"Kakak memang yang terbaik". Wu Ling'er melompat, langsung memeluk Wu Tian.


"karena Ling'er kelihatan nya suka dengan tombak, maka kakak akan memberikan teknik tombak yang cocok". ucap Wu Tian, lalu menyentuh dahi Wu Ling'er dengan telunjuk, sebuah cahaya langsung masuk ke dahi Wu Ling'er.


"Kakak sudah mengirim bebrapa teknik tombak yang cocok, tapi untuk saat ini Ling'er hanya bis melatih tombak tingkat paling rendah, mulai dari bawah dan jangan terburu buru mempelajari teknik lain". ucap Wu Tian menasehati.


"Terima kasih kak". ucap Wu Ling'er senang. Setelah itu, Wu Ling'er berlatih tombak dengan tombak yang di dapat dari lelang, atau lebih tepat nya yang diberikan Lan Zhen sebagai permintaan maaf. Wu Tian juga melatih tubuh fisik nya, setelah selesai mereka sarapan bersama.

__ADS_1


Setelah selesai sarapan


"Karena kemarin aku sudah mendapat beberapa uang, jadi aku berniat membelikan kalian berlima kendaraan". ucap Wu Tian tiba tiba, sehingga lima bersaudara terkejut.


"M-maksud nya?". tanya Wu Zhan sedikit terbata.


"Iya kendaraan, kalau pergi kemana mana akan terlihat mencolok kalau berlari, jadi aku memutuskan untuk membelikan kalian kendaraan, kalau aku tidak ada juga kalian bisa mengantar Wu Ling'er". jawab Wu Tian santai.


"Serius?". tanya Wu Zhan kembali memastikan, Wu Tian kembali tersenyum.


"Woooo bos memang yang terbaik". ucap Wu Huo melompat kgirangan, Wu Shui menggelengkan kepala nya melihat tingkah kembaran nya.


"Tapi... aku tidak bisa menyetir". ucap Wu Zhan menggaruk kepala malu.


"Nanti bisa diurus". ucap Wu Tian.


"Bos, boleh tidak kalau kalau aku ingin motor saja?". tanya Wu Fei.


"Iya, kalian pilih sendiri apa yang kalian suka". ucap Wu Tian, Lalu Wu Tian menekan nekan jam tangan untuk menelfon seseorang.


tut...tut...


"Halo?". belum tiga kali bunyi, panggilan telfon sudah diangkat oleh Lan Zhengyi.


"Selamat pagi paman Lan, ini aku Wu Tian" sapa Wu Tian.


"Selamat pagi juga". sapa balik Lan Zhengyi.


"Iya paman Lan, maaf kalau pagi pagi begini aku sudah mengganggu". ucap Wu Tian.


"Tidak apa apa, jadi ada? apa apa ada yang kau pelukan?". ucap Lan Zhengyi cepat.


"Jadi begini, aku perlu beberapa kendaraan untuk orang orang ku, Paman Lan bisa tidak suruh orang bawa ke rumahku, sekalian tolong atur kursus mengemudi dan lain nya, total kirim saja nanti aku transfer". ucap Wu Tian.


"Oh iya tentu akan segera paman urus, tipe kendaraan seperti apa yang kamu mau?". tanya Lan Zhengyi.


"Bisa kirimkan dafatar nya?". tanya balik Wu Tian.

__ADS_1


"Oh iya, sebentar". Setelah itu, sebuah pesan datang, itu banyak daftar kendaraan kendaraan. Wu Tian menyruh lima bersaudara untuk memilih, awalnya mereka ragu dan berniat memilih yang murah, tapi karena Wu Tian memaksa mereka untuk memilih yang mereka suka, mereka pun memilih apa yang mereka sukai.


"Baiklah, barang barang nya akan dikirim mungkin siang nanti, sedangkan kursus berkendara bisa dimulai kapanpun". ucap Lan Zhengyi.


"Terima kasih, kurusua berkendaranya sekarang saja, paman kirim saja alamat nya agar orang orang ku langsung kesana". ucap Wu Tian.


"Baiklah, apakah ada lagi?". tanya Lan Zhengyi.


"itu saja, terima kasih". jawab Wu Tian.


"Sama sama". balas balik Lan Zhengyi.


"Kalau begitu aku tutup dulu, sampai jumpa". ucap Wu Tian.


"Iya, sampai juma". balasLan Zhengyi.


tut!


Panggilan telfon terputus, sebuah pesan alamat sebuah tempat juga sudah dikirim oleh Lan Zhengyi


"Siap siap, paman Lan menyiapkan kursus mengemudi untuk yang belum bisa, langsung kesana sekarang". ucap Wu Tian.


"Baik!". balas lima bersaudara, langsung ke kamar untuk bersih bersih.


"Ling' er kakak mau keluar, mau ikut?". tanya Wu Tian.


"Tidak, Ling'er mau lanjutkan melatih teknik tombak saja". balas Wu Ling'er.


"Baiklah kalau begitu". balas Wu Tian, langsung ke akamar untuk bersih bersih. Setelah seselai, Wu Tian langsing memacu mobil nya keluar rumah.


...****************...


Hai semua, saya bener bene nggak habis mikir sama guru saya, udah buat power point capek capek, eh malah disuruh tulis di buku catatan juga, ditambah power poin dari grup lain, udahlah. Jadi curhat hehehe


Jangan lupa, like, komen, share dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR

__ADS_1


__ADS_2