MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
134.Perhatian dari sisi lain


__ADS_3

Di sebuah markas rahasia yang besar, meskipun markas itu sangat tertutup dan mungkin tidak ada yang menyadari nya. Tapi itu adalah sebuah markas dengan keamanan yang sangat ketat, banyak orang dengan tubuh tegap dan pakaian rapi berjaga, ditambah pertahanan canggih yang dirancang untuk markas itu.


Namun kini banyak orang yang lalu lalang dengan sibuk nya saling bekerjasama, wajah semua orang itu terlihat serius dan tegang, tampak nya ada suatu masalah yang menimpa mereka. Disebuah ruangan dengan peralatan yang sangat lengkap, ditengah ada sebuah peta hologram yang menunjukkan tanda merah di suatu titik.


"Satelit kita menangkap sebuah keanehan, dalam beberapa waktu sebelum nya terdapat lonjakan aura yang besar". Seorang di balik komputer mengotak atik sambil melaporkan.


"Apa! Apa yang menyebabkan itu?". Tanya seorang laki laki paruh baya dengan baju militer, wajah nya yang tegas telihat mengerut mendengar laporan itu.


"Saat ini penyebabnya belum diketahui pasti, tuut~". Sebuah panggilan masuk saat orang itu sedang melapor, "Tunggu, ada laporan dari petugas yang di dekat daerah itu".


"Hubungkan!". Perintah laki laki paruh baya.


"Baik". Jawab petugas, langsung menghubungkan ke kontak tadi.


Sebuah layar hologram muncul, itu adalah seorang laki laki dengan baju militer rahasia.


"Lapor, pak ada sebuah keanehan yang kami temukan". Laki laki itu memberi hormat sebelum berbicara.


"Keanehan seperti apa?". Tanya laki laki paruh baya di markas.


"Ada suara suara ledakan yang terdengar, serta beberapa waktu lalu ada sebuah petir yang menyambar. Tapi ada keanehan, langit hanya mendung sesaat, setelah satu petir turun Langi kembali seperti biasanya". Lapor laki laki di tempat kejadian.


"Apakah kalian sudah memeriksa sumber nya?". Tanya kaki laki paruh baya.


"Kami sedang menuju sumber nya, tapi ada sekelompok orang yang menghentikan kami untuk mendekat". Jawab orang di tempat kejadian.


laki-laki paruh baya mengerutkan kening nya, merasa tidak senang. "Siapa kelompok orang itu?".


"Mereka bawahan dari keluarga besar disini". Jawab nya.


"Katakan kalian dari militer, yang saat ini ditugaskan untuk menyelidiki keanehan disana!". Perintah laki-laki paruh baya.

__ADS_1


"Kami sudah melakukan nya, tapi mereka tetap ngotot tidak memperbolehkan kami lewat". Jawab nya lagi.


"Jika tidak bekerjasama lakukan tengan paksaan!". Perintah laki-laki paruh baya lagi.


"Tapi...". petugas di tempat kejadian merasa ragu untuk berbicara, ini membuat laki-laki paruh baya menggerakkan giginya kesal.


"Tapi apa? katakan dengan jelas!".


"Em kami sudah siap menggunakan paksaan, tapi ada satu orang yang tidak sanggup kami lawan". Jawab orang itu.


Brak!


Laki-laki paruh baya menampar meja dengan keras, urat di dahi nya menandakan kalau dia marah.


"Bagiamana kalian tidak becus, menangani masalah seperti ini saja tidak bisa!". Teriak marah laki-laki paruh baya, semua orang terdiam, tidak berani bersuara.


set~


Tiba tiba suara gesekan terdengar, dan pintu baja besar ruangan itu terangkat. Semua orang mengalihkan pandangan ke arah itu, yang dimana ada seorang laki laki tua dengan seragam militer yang tampak megah.


Pria tua berjalan ke tengah ruangan, menuju laki-laki paruh baya, itu membuat laki-laki paruh baya semakin tegang. Tapi didepan pria tua ini, dia tetap memberi hormat dan tidak berani lalai.


"Ada apa ini?". Tanya pria tua, matanya melihat ke arah peta hologram.


"Lapor, pak. Ada sebuah keanehan terjadi beberapa saat yang lalu". Jawab laki-laki paruh baya.


"Hm? katakan!". Perintah pria tua.


"Ada lonjakan aura yang besar, setelah itu dari laporan petugas disana, sebuah petir menyambar dengan aneh nya cuma membuat langit mendung sebentar, ditambah ada suara ledakan". Jawab laki-laki paruh baya, pria tua mengagguk, lalu mengalihkan pandangan ke hologram petugas di yang melaporkan ditempat kejadian.


"Bagaimana situasi sekarang?". Tanya pria tua.

__ADS_1


Petugas yang ditanya sudah berkeringat dingin, tapi tidak berani lama titatap pria tua sehingga dia cepat melapor.


"Kami sudah dekat dengan sumber keanehan, tapi dalam perjalanan kami dihentikan oleh sekelompok orang dari keluarga besar disini. Kami sudah mencoba dengan paksaan, tapi kami tidak bisa melawan satu orang pria paruh baya, dia menggunakan teknik telapak tangan aneh yang sangat kuat, sehingga kami tidak bisa lewat". Lapor petugas itu.


"Hm... Dimana tepat nya tempat itu?". Tanya Pria tua.


"Chuzhou, tepat nya di gunung Qinglong yang menjadi daerah perumahan elit". Jawab petugas.


"Chuzhou, teknik telapak tangan aneh. Kemungkinan orang yang menghentikan kalian adalah orang dari keluarga Mo". Pria tua menganalisis dan mengagguk angguk. Dia mengalihkan pandangan ke laki-laki paruh baya di markas, langsung memberi perintah. "Tugas kan beberapa orang devisi naga yang ada di dekat sana, beri mereka tugas untuk mencari tahu apa yang terjadi di sana!".


"Baik!". Jawab Laki-laki paruh baya dengan spontan. Tapi pikiran nya sedang berputar, tidak menyangka kalau atasan nya akan langsung memerintahkan devisi naga untuk turun tangan.


Perlu diketahui bahwa pasukan Huaxia memiliki banyak devisi militer, mulai dari yang bertugas seperti militer biasa, militer perbatasan, militer luar negri dan sebagai nya. Tapi dari semua devisi itu, ada sebuah devisi rahasia yang dibentuk untuk menyelesaikan tugas yang paling serius, itu adalah devisi naga.


Orang yang dapat diterima dan bergabung dalam devisi itu sangatlah elit, sangat sedikit orang yang benar benar tahu berapa banyak mereka. Tapi yang pasti devisi naga adalah kartu rahasia negara, bahkan negara dan kelompok lain mewaspadai mereka.


Tapi laki-laki paruh baya tidak ada sedikitpun niat untuk membantah perintah atasan nya, dia langsung menghubungi devisi naga dan mengatakan tugas yang diberikan pria tua tadi.


Sementara itu, pria tua yang memberi tugas itu sedang merenung dan melihat ke peta hologram. Banyak pemikiran rumit yang muncul dikepala nya, tapi yang pasti dia hanya yakin satu hal.


'Ada sesuatu yang besar terjadi'.


Ditempat lain, di tempat yang serba gelap dengan beberapa orang berjubah hitam berkumpul. Dari semua itu ada seorang berjubah yang menjadi pemimpin mereka, terlihat bagaimana mereka membungkuk kepada orang itu.


Tapi ada situasi tidak biasa di tempat itu sekrang, di depan pemimpin berjubah hitam ada tumpukan kayu yang rusak, itu adalah sisa sia dari sebuah meja yang kokoh. Tampak nya pemimpin mereka sedang marah, niat membunuh yang kuat keluar dari tubuh pemimpin berjubah itu.


"Siapa yang begitu berani mencari masalah dengan ku!". Pemimpin itu beraung marah, ditangan nya hancur sebuah alat yang menerangkan kalau seseorang sudah mati.


"Balas dendam, sgera cari tahu pelaku nya secepat mungkin. Kirim pelacak ke Chuzhou sekarang!". Perintah pemimpin itu, seseorang mengagguk dan pamit keluar, pemimpin menatap alat ditangan nya dengan mata merah."Anakku~".


...****************...

__ADS_1


Hai semua, udah cukup lama kita tidak berjumpa lagi. Entah kenapa, saat saya ada ide dan inspirasi pasti ada sesuatu hal yang memgganggu, sampai lambat up hingga sekrang. Tapi saya akan usahan untuk lebih berusaha lebih, dan semoga kalian masih suka.


Jangan lupa like, komen, share, vote, dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


__ADS_2