
"Baiklah, siapa yang akan mulai dulu?". Tanya Wu Tian sambil duduk di sebuah batu besar.
"Aku! aku! aku!". Dengan semangat nya Wu Huo mengangkat angkat tangan nya.
"Ok Wu Huo, kau ingin lawan siapa?". Tanya Wu Tian lagi.
"Tentu saja melawan mu bos, hehehe...". Ada seringai penuh semangat di wajah Wu Huo.
Bak!
Wu Shui langsung memukul kepala Wu Huo, membuat Wu Huo meringsi dan mengomel.
"Aduh...! kenapa kau memukul ku sialan!".
"Dengan kemampuan mu yang masih begitu, mau menantang bos cuma membuat lelucon". Ucap santai Wu Shui.
"Hah! memang nya kenapa, terserah aku dong mau kalah atau menang!". Bentak Wu Huo.
"Sudah sudah, begini saja kalian maju berdua". Ucap Wu Tian turun dari batu, berjalan santai ke tempat lebih lapang.
"Yah... walaupun bukan yang kuharapkan, tapi ayo saya". Ucap Wu Huo meregangkan tubuh, langsung menyeret Wu Shui ke arah berlawanan dari Wu Tian.
"Hah... walaupun hasil nya sudah bisa ditebak, tapi baiklah". Ucap pasrah Wu Shui mengikuti Wu Huo.
"Wu Zhan, kau jadi wasit nya". suruh Wu Tian.
"Baik". Balas langsung Wu Zhan, berjalan ke tengah tengah mereka.
"Ini hanya pertandingan persahabatan, jadi lakukan dengan santai, kalian sudah siap?". Ucap Wu Zhan kemudian bertanya.
"Siap". Balas ketiga nya.
"Kalau begitu, pertandingan dimulai dari hitungan mundur
3
2
1
Mulai!". Teriak Wu Zhan sembari agak menjauh kebelakang.
Swoosh!
Begitu aba aba selesai, Wu Huo tanpa pikir panjang langsing berlari dengan cepat ke Wu Tian.
"Hei, jangan langsung asal majau!". Teriak Wi Shui.
"Hahaha... aba aba sudah selesai, mau menunggu apa lagi!". Ucap Wu Huo tanpa melihat kebelakang, pandangan nya masih fokus ke Wu Tian.
"Ck, seenak nya saja". Ucap Wu Shui kesal, tapi segera mengikuti, tapi beda nya Wu Shui lebih fokus pada mengamati pergerakan Wu Tian.
"Bos, terima ini!". Wu Huo melancarkan tinju dengan tangan kanan nya ke wajah Wi Tian. Tapi dengan mudah nya, Wu Tian dengan gerakan sederhana mengelak nya.
"Bahu mu terlalu lebar, kekurangan nya terlihat jelas". Ucap Wu Tian.
Swoosh!
Tinju lain dari tangan kiri dilancarkan, kembali Wu Tian mengelak.
__ADS_1
"Niat mu terlalu terlihat jelas, kalau ingin menyerang lakukan dengan lebih kreatif".
Swoosh!
Tiba tiba dari belakang, ada sebuah pukulan mengarah kepada Wu Tian. Sekali lagi, Wu Tian sedikit memiringkan nya, yang menyebabkan pukulan itu mengenai tepat di wajah Wu Huo.
"Ahk! kenapa kau memukul wajah ku!". Teriak Wu Huo memegang wajah nya yang dipukul.
"Tidak sengaja". Ucap santai Wu Shui, melakukan tendangan menyamping ke kiri, menargetkan pinggang Wu Tian yang ada di samping kiri nya. Lagi lagi, Wu Tian mundur kebelakang.
"Kau masih kaku, lenturkan gerakan mu". Ucap Wu Tian menasehati lagi.
Sekitar sepuluh menit, nafas Wu Huo dan Wu Shui sudah tidak beraturan. sedangkan Wi Tian masih seperti biasa, dari tadi Wu Tian hanya menghindar, dan tidak sekali pun kedua nya bisa mendaratkan serangan ke tubuh Wu Tian.
"Kita akhiri ronde ini sampai disini, kalian berlatih lah lagi. gerakan kalian masih kaku dan tidak efisien, dan lebih penting nya kerja sama kalian berantakan". Ucap Wu Tian.
"Hah hah hah, terima kasih atas pelajaran nya". Ucap Wu Huo dan Wu Shui serentak. Wu Tian sedikit melirik ke Wu Zhan.
"Pertandingan persahabatan berakhir, siapa selanjut nya?". Ucap Wu Zhan, lalu bertanya.
"Aku dan Kak Yun akan maju". Ucap Wu Ling'er, langsing menyeret Guang Yun maju.
"Pertandingan kedua, cara main dan peraturan nya sama, apakah kalian siap?". Tanya Wu Zhan.
"Siap!". Balas ketiga nya.
"Pertandingan akan dimulai setelah hitungan mundur, dimulai dari
3
2
1
Mulai!".
Wu Ling'er berlari langsing ke samping kanan, sedangkan Guang Yun berlari ke samping kiri.
"Ho... kalian sudah membuat rencana ya". Ucap Wu Tian.
"Hehehe, kali ini aku akan bisa mendaratkan serangan kepada mu kak". Ucap Wu Ling'er.
"Oh ya? biar kulihat". Ucap santai Wu Yoan, langsung saja Wu Ling'er mengarahkan tinju nya dengan tangan kanan, sedangkan Guang Yun dengan tangan kiri.
Tap! Tap!
Dalam waktu hampir bersamaan, kedua pukulan itu sampai, namun di tangkap santai oleh Wu Tian.
"Ling'er, kau kuat namun melakukan gerakan gerakan tidak perlu, sehingga kekuatan pukulan mu berkurang, dan akan membuat cepat lelah".
"Guang Yin, kontrol serangan sudah lumayan bagus, tapi gerakan masih gerakan nya masih lambat".
Pertandingan kembali berlangsung, Wu Ling'er dan Guang Yun terus menerus menyerang, tapi bisa dihindari atau ditangkis dengan mudah, tak lupa Wu Tian juga memberikan nasehat nasehat kepada mereka. Sampai delapan menit kemudian, Wu Ling'er sudah kehabisan tenaga sedangkan Guang Yun juga tidak jauh berbeda.
"Hah hah aku sudah tidak sanggup". Ucap Wu Ling'er sudah duduk kelelahan, Guang Yun menopang tubuh nya dengan tangan yang bertumpu pada lutut nya.
"Aku juga". Tambah Guang Yun.
"Pertandingan selesai". Uacp Wu Zhan langsung.
__ADS_1
"Baiklah, yang terakhir kalian bertiga maju termasuk Wu Zhan, Wu Shui gantikan menjadi juri". Ucap Wu Tian.
Baik". Balas Wu Shui yang sudah istirahat.
Lalu Wu Zhan, Wu Deng dan Wu Fei maju.
"Sekali lagi cara main dan peraturan nya sama, apakah kalian siap?". Tanya Wu Shui yang sudah menggantikan Wu Zhan sebagai wasit.
"Siap". Balas keempat nya.
"Kalau begitu, pertandingan akan dimulai setelah hitungan mundur
3
2
1
Mulai!". Teriak Wu Shui.
Fwiush~ Swoosh! Swoosh!
Wu Fei langsung menghilang seperti udara setelah aba aba selesai. Wu Zhan dan Wu Deng melesat berlari. Wu Zhan dan Wu Deng melesatkan beberapa serangan secara bergantian, dan tentu saja Wu Tian dapat menghindari dan menangkis.
"Wu Zhan, dalam serangan mu tidak memiliki ambisi, sehingga walau serangan mu kuat namun tidak akan maksimal".
"Wu Deng, kau terlalu fokus dengan kekuatan di tangan, sedangkan kaki mu longgar". Dan seperti biasa, Wu Tian sambil menghindar memberi nasehat.
Dengan kode tatapan, Wu Zhan melakulan tendangan berputar ke pinggang kanan Wu Tian, sedangkan Wu Deng mengarahkan tinju ke arah depan.
Tap!
Wu Tian melompat ke udara untuk menghindari, sehingga tendangan Wu Zhan bertemu dengan tinjuan Wu Deng.
Bam!
"Tidak semua itu". Ucap Wu Tian yang tadi melompat.
"Benarkah?". Terdengar suara dari arah belakang, setelah itu ada serangan tendangan dari atas kebawah yang akan mengenai kepala Wu Tian.
"Kau melakukan kesalahan fatal, kalau menyerang dari belakang jangan sampai ketahuan". Ucap Wu Tian, lalu melakukan gerakan kaki berputar, menangkis serangan kaki Wu Fei. Karena perbedaan kekuatan, Wu Fei langsung kehilangan kontrol dan terjatuh dengan kepala di bawah.
"Ahk...!". Wu Fei berteriak karena dia mulai jatuh, daratan terlihat jelas sudah di depan mata nya, sehingga dia hanya bisa menutup mata dan mengarahkan tangan nya untuk menghalangi wajah terjatuh langsung.
Tapi cukup lama, dia tidak merasa terjatuh dan hanya merasa tergelantung, saat membuka mata wajah nya tepat di atas rerumputan, begitu melihat ke atas, ternyata Wu Tian menangkap kaki nya.
"Hah... selamat". Ucap Wu Fei lega, tapi setelah nya.
Hyaa!
Wu Zhan menyerang Wu Tian, sehingga Wu Tian langsing melepas Wu Fei dan menghindar.
"Aduh!". Dan Wu Fei pun terjatuh dengan wajah terlebih dahulu.
Pertandingan terus berlanjut, kali ini setelah 15 menit baru pertandingan selesai, dengan lagi lagi kemenangan Wu Tian.
...****************...
Hai semua, saya mau cerita nih. Kemarin kas saya ada tuhgas yang ribet gitu, karena males dan lumayan sulit selesai nya setelah isha, saat mau ngarang nobel, eh malah dimarahin katain pegang hp terus, hadeh....
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, share, vote, dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁
SEMOGA TERHIBUR