MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
115.Meditasi untuk pemulihan


__ADS_3

Wu Tian dan Guang Yun berpelukan fengan mesra nya, tanpa memikirkan dimana tempat mereka berada. Masih saling berpelukkan, tiba tiba sesuatu hal membuat Wu Tian mengerjit, ada sesuatu hal di dalam tubuh nya yang seperti bergejolak.


Wu Tian melepas pelukan nya, namun Guang Yun masih dengan erat memeluk, sehingga Wu Tian diam tidak ingin mengganggu. Beberapa saat, Guang Yun juga melepas pelukan nya dengan sedikit tidak rela, Guang Yun tersenyum kepada Wu Tian, sikap nya yang agak canggung kepada Wu Tian mulai berubah.


"Sayang, ada apa?". Tanya Guang Yun, dia sadar kalau ada sesuatu hal yang terjadi kepada Wu Tian, meski tidak tahu apa itu.


"Tunggu sebentar, aku perlu menstabilkan diriku dengan meditasi". Ucap Wu Tian, dengan senyum yang tidak pernah hilang kepada Guang Yun.


"Ah! maafkan aku, karena aku kamu jadi tidak bisa menstabilkan keadaan mu". Ucap Guang Yun merasa bersalah.


Wu Tian dengan lembut meraih puncuk kepala Guang Yun. "Kamu bicara apa, sekarang ini kamu milikku dan aku milik mu. Jadi kenapa harus minta maaf". ucap Wu Tian lembut.


"Hehe...". Guang Yun tersenyum bahagia mendengar ucapan Wu Tian, sungguh racun cinta terkuat menulari diri nya.


"Baiklah, aku akan mulai meditasi, kamu juga istirahatlah". Ucap Wu Tian mengubah nada nya, Wu Tian saat ini terlihat sedang serius dengan mata tajam nya.


Guang Yun mengangguk, karena nya Wu Tian langsung bersila dan melakukan meditasi, diikuti Guang Yun di samping nya yang ikut meditasi.


Kini Wu Tian kembali ke ruangan kosong dan gelap, tapi di tengah, sebuah sinar cahaya putih keemasan menerangi ruangan itu, sehingga terlihat cukup terang. Saat Wu Tian mendekat, cahaya putih keemasan sudah ada didepan nya, buku itu adalah buku semesta.


"Untung ada buku ini, kalau tidak akan lain akan sangat merepotkan". Gumam Wu Tian pelan.

__ADS_1


Beberapa saat yang Lalu, dalam ruang hampa yang cukup gelap, Tubuh Wu Tian yang mengambang, di perut nya tertancam sebuah pedang dengan bilah merah darah, yang memancarkan aura mencekam, aura itu juga menyerap darah serta kesadaran Wu Tian, sehingga membuat Wu Tian kesal. Namun, dengan aura mendomasi yang menekan nya, Wu Tian tidak bisa melakukan apa apa.


Dalam penindasan dari pedang, Wu Tian segera fokus untuk menguatkan penyerapan teknik budidaya 'Tunshi Yuzhou' milik nya, meskipun teknik itu terus bekerja dan tidak berhenti, tapi pengerapan nya lemah untuk nya sekarang. Benar saja, karena fokus memperkuat penyerapan teknik nya, semakin banyak energi spiritual yang mersesap ke dalam tubuh nya.


~Awal nya saya berniat buat nya pake english, tapi saya bingung perbedaan Swallow dan devour, jadi saya milih pake bahasa China. Kalau ada yang tahu komen.


Namun, meskipun teknik Tunshi Yuzhou difokuskan dan penyerapan nya berlipat ganda, tapi apa yang diserap oleh pedang lebih dari apa yang didapat, ini membuat Wu Tian sangat jengkel, rasa sakit dari darah nya yang diserap dari tubuh nya, serta jiwa nya yang bergejolak memberikan penyiksaan yang hebat kepada Wu Tian.


"Argh~". Wu Tian berteriak karena rasa sakit yang semakin menjadi jadi, itu terjadi cukup lama sampai Wu Tian benar benar keleleahan, dia berada di keadaan hidup mati. Pada saat Wu Tian di ambang kematian, sebuah perasaan aneh yang membuat hati nya bergejolak, Wu Tian bahkan tidak sadar apa yang dia lakukan di dunia nyata.


Tak lama setelah perasaan aneh di hati nya, dari sekujur tubuh terpancar cahya merah darah, cahaya itu teras hangat dengan kekuatan yang mencoba larut di tubuh Wu Tian.


"Ada apa ini, dari mana energi yang kuat ini muncul, mungkinkah Guang Yun melakukan sesuatu?". Tanya Wu Tian kepada diri nya sendiri.


"Khuh... baru masalah sudah ada solusi, sekarang datang masalah lagi!". Ucap Wu Tian mengerutkan kening, menahan rasa sakit yanh diderita. Tiba tiba cahaya putih keemasan berkedip, muncul sebuah buku dari udara kosong, buku itu tidak lain adalah buku semesta.


"Buku semesta?! kenapa buku ini muncul sekarang?". Tanya Wu Tian bingung. Buku Semesta memancarkan sinar ke Wu Tian, secara perlahan buku itu sedikit demi sedikit terbuka, sampai salah satu halaman kosong ada buku benar benar terbuka.


~Ngung


Dari lembr kosong terpancar cahaya putih keemasan, langsung mengarah ke perut Wu Tian, atau ke pedang. Begitu cahaya menyinari pedang, dominasi pedang tiba tiba menghilang begitu saja, atau lebih ke ditekan. Bukan hanya dominansi pedang yang hilang, tapi aura merah darah sedang itu terserap ke halaman Buku semesta yang terbuka itu.

__ADS_1


"Luar biasa?! Buku Semesta benar benar diluar imajinasi semua orang, ternyata ini masih memiliki fungsi yang begitu tangguh". Ucap Wu Tian mulai bersila, untuk pulih dari semua cedera yang dialami nya, walupun ada bantuan dari Buku Semesta, tapi itu masih lambat sehingga keadaan nya semakin baik.


Dengan bantuan buku semesta dan usaha diri nya sendiri, aura yang diserap tubuh nya benaar benar sangat cepat, namun tubuh Wu Tian yang seperti tidak ada ujung nya, energi itu seperti kertas yang di jatuhkan di tebih tinggi, hanya bisa terlihat sebentar sebelum pergi.


Tiba tiba kepala Wu Tian kembali berdengung, seakan ada sesuatu yang akan memasukkan nya secara drastis drastis. Pandangan Eu Tian kabur, namun tubuh nya tetap seperti semula.


Begitu membuka mata, barisan banyak mahluk yang berbeda beda mulai dari brsar sampai kecil berjejer seperti kerumunan semut, atau harus bahkan lebih banyak dari itu. Lebih mencengangkan nya lagi, kekuatan setiap mahluk sangatlah tinggi, bahkan Wu Tian bisa merasakan kekuatan mahluk terlemah masih lebih kuat dari dia dulu.


"Ini...". Wu Tian tidak bisa berkata kata lagi, karena semua mahluk itu menghadapi stu orang sosok, sosok itu tidak terlalu jelas dilihat oleh Wu Tian, hanya sosok dengan sebilah pedang yang sama persis yang diyemukan nya di tangan sosok itu.


Tiba tiba semua mahluk berbeda beda bergerak ke arah sosok sendirian itu, tapi sosok itu masih berdiri diam. Setelah semua mahluk yang mengepung nya cukup dekat, sosok itu juga bergerak, namun tiba tiba gambaran itu hilang, dan menyisakn dunia gelap.


Waktu berlalu, dan Wu Tian tiba tiba membuka mata nya dengan kilatan tajam, ada kegembiraaan di bati nya.


"Hahaha... walaupun tidak ada peningkatan di ranah, tapi kekuatan fisik ku sudah meningkat lagi, tapi siapa sosok dan pertempuran apa itu?!". Ucap Wu Tian semangat dan bingung saat bersamaan. Setalah nya mata nya di dunia nyata juga terbuka perlahan, hanya untuk


melihat orang yang dicintai nya tampak menyedihkan begitu.


...****************...


Hai semua, seperti apa yang saya katakan kalau saya ada sedikit kena kecelakaan, untung nya cuma sedikit, tapi agak tidak nyaman buat ngetik, dan sekarang udah cuma tinggal dikit.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, share, vote dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2