MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
68.Perkenalan pertama tapi seperti kenal lama


__ADS_3

Uhuk uhuk


Lan Zhen dan Lan Zhengyi terbatuk setelah menganyam dinding, dengan dinding dibelakang mereka yang membentuk jarang laba laba. Dengan segera Lan Zhengyi mengecek keadaan Lan Zhen, setelah mengetahui kalau Lan Zhen hanya terluka sedikit, Lan Zhengyi menghela nafas lega.


"Saudara Lan, apakah kalian tidak apa apa?". tanya Jiang Yi yang sampai di samping Lan Zhengyi.


"Iya aku baik baik saja, terima kasih karena sudah bermurah hati, sebab tidak memberikan luka yang serius pada putra saya". ucap Lan Zhengyi bangun dengan memegang Lan Zhen, dia menangkupkan tangannya dan sedikit menunduk.


"Karena saya tahu dia adalah putra paman Lan, makanya saya tidak memberikan pukulan yang terlalu keras, tapi tidak untuk lain kali". ucap Wu Tian menatap dengan tempramen khusus nya keluar.


"Baik, untuk kedepannya saya pastikan kejadian hari ini tidak terulang lagi, Zhen'er berterima kasihlah kepada tuan muda Wu Tian". ucap Lan Zhengyi sopan, lalu menarik Lan Zhen agar menunduk.


"Terima kasih tuan muda Wu Tian". ucap Lan Zhen menangkupkan tangan, ada rasa sakit di perutnya bekas pukulan Wu Tian.


"Iya". jawab Wu Tian singkat, lalu Wu Tian menoleh ke belakang ke arah Wu Ling'er.


"Ling'er, sembuhkan dia". ucap pelan Wu Tian, Wu Ling'er mengangguk lalu merentangkan tangan kanan kedepan, dari tangannya muncul cahaya hijau lembut, cahaya itu langsung masuk ke tubuh Lan Zhen. Awalnya Lan Zhen terkejut, tapi merasakan perasaan hangat di tubuhnya, dia menjadi tenang dan menikmati nya, beberapa saat tubuhnya sudah kembali seperti semula.


"Terima kasih". ucap Lan Zhen membungkuk dan menangkupkan tangan, Wu Tian dan Wu Ling'er hanya mengangguk.


Semua kejadian ini membuat semua Irang terdiam, dengan mulut mereka terbuka karena terkejut, tidak pernah terpikir akhir nya akan jauh dari bayangan semua orang, bahkan sangat berlawanan dengan pemikiran mereka, tidak terkecuali orang orang dari kamar VIP lainnya.


Di kamar nomer 5, Guang Yun menatap Wu Tian dengan perasaan aneh di hatinya, tanpa dia sadari pipi nya memerah, dua gadis disamping nya yang melihat ekspresi Guang Yu, saling memandang dan tersenyum.


"Sepertinya memang benar, ternyata kakak Yun juga bisa tertarik kepada seorang laki laki". ucap Ji Luoxue, dengan senyum menggoda Guang Yun. Lansung saja Guang Hu tersadar, dan mukanya semakin memerah.


"Bukan seperti yang kau pikirkan". ucap Guang Yu sedikit keras ke arah Ji Luoxue. Suara Guang Yu yang sedikit keras, dengan suasana hening sehingga semua orang mendengar nya dengan jelas, sehingga membuat orang orang langsung melihat ke arah mereka, Wu Tian juga melihat ke arah sana.


Dengan kemampuan matanya, Wu Tian mampu melihat siapa di balik kaca, Wu Tian menatap Guang Yu dan memperlihatkan senyum terbaik nya.


deg!


Hati Guang Yun memompa dengan cepat, entah kenapa melihat senyum itu fia merasa sangat ingin disamping Wu Tian, seperti senyum itu adalah sesuatu yang dia tunggu tunggu, pandangannya tidak bisa lepas dari wajah Wu Tian.


"Itukan, apa yang aku katakan memang benar". ucap Ji Luoxue.

__ADS_1


"Kak, aku mendukungmu". ucap Qing Yu dengan senyum manisnya. Guang Yu tidak menjawab, hanya menunduk kan kepala nya karena malu.


"Untuk permintaan maaf saya, saya akan menanggung biaya untuk tombak tadi". ucap Lan Zhen tiba tiba, Lan Zhengyi mengangguk angguk membenarkan perbuatan Lan Zhen.


"Hm... Baiklah kalau begitu aku akan menerima nya, terima kasih". ucap Wu Tian.


"Baiklah, karena masalah sudah selesai, lelang akan dilanjutkan beberapa saat untuk memperbaiki beberapa bagian yang rusak, dalam waktu itu kami sudah menyiapkan jamua, jadi silahkan". ucap Jiang Yi. Mereka semua lalu berjalan keluar, Jiang Yi dan Lan Zhengyi mengajak untuk bersama ke ruang jamuan, tapi Wu Tian menolak nya. Di tengah jalan Wu Tian menghampiri Guang Yun.


"Permisi, sepertinya sebelum ini saya pernah melihat anda, apakah anda belajar di Universitas Chuzhou?". tanya Wu Tian, Guang Yu merasa gugup karena Wu Tuan mendekati nya, tapi ada perasaan nyaman juga dihati nya.


"Iya kami belajar di Universitas Chuzhou, kami dari jurusan seni beladiri". ucap Ji Luoxue langsung.


"Oh ternyata begitu, kebetulan aku juga dari universitas Chuzhou, perkenalkan namaku Wu Tian". ucap Wu Tian mengangkat tangan untuk salaman, Ji Luoxue menyambutnya.


"Salam kenal, nama ku Ji Luoxue". ucap Ji Luoxue, Ji Luoxue menoleh ke Wu Ling'er disamping Wu Tian.


."Dia siapa?". tanya Ji Luoxue penasaran.


"Dia adikku, namanya Wu Ling'er". jawab Wu Tian.


"Hali adik Ling'er, salam kenal". ucap Ji Luoxue mengarahkan tangannya ke Wu Ling'er, Wu Ling'er menyambutnya dengan hangat.


"Salam kenal, namaku Wu Tian". ucap Wu Tian.


"Salam kenal juga, aku Qing Yu". ucap Qing Yu.


"Salam kenal adik Ling'er, nama kakak Qing Yu". ucap Qing Yu dan berjalan ke arah Wu Ling'er dan Ji Luoxue, seperti sengaja menghindar.


Wu Tian menoleh ke Guang Yu, lalu mengarahkan tangannya, dengan perasaan gugup dan jantung nya berdetak kencang, Guang Yun menerima salam Wu Tian. Sebenarnya jantung Wu Tian juga berdecak kencang, bahkan dia sangat ingin memeluk Guang Yu saat itu juga, tapi dia menahannya


"Wu Tian". ucap Wu Tian dengan senyum terbaik, sebuah perasaan aneh muncul di hati Guang Yu


"Guang Yun". balas nya. Meskipun ini perkenalan pertama bagi Guang Yu dengan Wu Tian, entah mengapa perkenalan itu terasa aneh, seperti perkenalan pertama tapi sudah kenal lama. Tanpa mereka berdua sadari mereka bersalaman dengan durasi yang lama.


"""Ekhem""". Wu Ling'er, Ji Luoxue dan Qing Yu berdehem, sontak Wu Tian dan Guang Yu melepaskan tangan masing masing, mereka merasa canggung.

__ADS_1


"Salam kenal calon kakak ipar, namaku Wu Ling'er". ucap tiba tiba Wu Ling'er, kata kata itu entah kenapa keluar dari mulutnya, dia juga bingung kenapa dia mengucapkan kata kata itu.


"Uhuk" Wu Tian langsung tersedak mendengarnya, sedangkan Guang Yun tertunduk dengan wajah memerah, beberapa saat Guang Yu mengangkat wajahnya dan tersenyum ke arah Wu Ling'er, entah mengapa dia tidak merasa tidak nyaman sedikit pun dengan ucapan Wu Ling'er.


"Salam kenal juga, nama kakak Guang Yun". Guang Yu mengelus kepala Wi Ling'er dengan lembut, ada perasaan hangat ketika melihat Wu Ling'er, Wu Ling'er juga tidak menolak, padahal selain orang tua dan kakak nya Wu Tian, dia akan marah kalau kepalanya di pegang atau di elus.


"Ehem, bagaimana kalau kita perge ke jamua bersama sama". ucap Wu Tian mengalihkan topik.


"Iya tentu". balas Wu Ling'er, Ji Luoxue dan Qing Yu, tapi Guang Yun hanya diam.


"Nona Guang, apakah anda tidak ingin?". tanya Wu Tian.


"Guang Yun". ucap Guang Yu tiba tiba.


"Hm?". Wu Tian tampak bingung.


"Panggil saja Guang Yun". ucap Guang Yun memberanikan diri menatap Wu Tian, Ji Luoxue dan Qing Yu kaget, tapi langsung tersenyum.


"Baiklah kalau begitu, Guang Yun apakah ingin bersama ke perjamuan?". tanya Wu Tian mengubah panggilan nya.


"Tentu". jawab Guang Yun.


"Kalau begitu mari". ucap Wi Tian, mereka berdua berjalan bersama ke ruang jamuan.


"Huh sudah punya wanita, adik sendiri ditinggal". ucap Wu Ling'er dibelakang.


"Begitulan adik Ling'er, tapi bagaimana menurutmu merek berdua menurutmu?". tanya Ji Luoxue.


"Sangat cocok, dan aku bisa merasakan kakak menyukai Kakak Guang Yun". jawab Wu Ling'er.


"Kakak Yun juga terlihat menyukai kakak mu, mereka memang cocok". ucap Qing Yu, Wu Ling'er dan Ji Luoxue mengangguk, Lalu mengikuti ke ruang jamuan.


...****************...


Hai semua, terima kasih atas semua dukungannya, dari like, kemen, dan tipsnya, tetap dukung ya agar lebih semangat, walaupun banyak tugas sih, wkwkwk malah curhat.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, share dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2