MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
94. Kemarahan dan perintah Wang Qifeng


__ADS_3

Disebuah mansion milik keluarga Wang


Disebuah sofa, duduk seorang pria setengah baya, wajah pria paruh baya itu ada garis garis hitam mental ke depan. Di depan pria paruh baya, ada beberapa orang berbeda usia dan kelamin, semua orang itu menunduk tidak berani menatap ke pria paruh baya.


Salah satu dari orang orang itu adalah Wang Qian, saat ini Wang Qian merasakan badan nya bergetar dan mengigil, Wang Qian sangat terkejut dengan kabar kalau kakak nya sudah dibunuh, dan itu beberapa saat setelah dia dihajar oleh Wu Tian, walaupun tidak ada bukti tentang orang yang membunuh kakak nya, tapi Wang Qian dapat menebak kalau Wu Tian lah yang melakukan nya.


Siapa lagi kalau bukan Wu Tian, selain kakak nya dan tuan muda keluarga Mo, hanya Wu Tian yang masuk setelah itu dan tidak ada yang lain, dan yang menjadi pertanyaan nya adalah kenapa tuan muda keluarga Mo malah selamat? apakah tuan muda keluarga Mo yang melakukan nya?. Tapi itu tidak mungkin, karena walaupun empat keluarga besar saling ingin menjatuhkan, tapi tidak mungkin akan melakukan nya sejelas itu. Karena, empat keluarga besar akan meminjam tangan lain untuk melakukan nya, jadi hanya Wu Tian yang berkemungkinan.


"Jadi, siapa yang sudah berani membunuh anakku?!". Pria paruh baya bertanya dengan amarah yang meluap.


Tapi tidak ada yang berani membuka mulut nya untuk berbicara, mereka juga tidak terlalu tahu tentang kejadian ini, sesaat kemudian semua nya menatap ke Wang Qian. Mendapat tatapan dari banyak orang, Wang Qian menjadi bergetar dan mengumpat didalam hati nya dan mengutuk orang orang itu, tapi Wang Qian bertambah berkeringat dingin karena pria paruh baya di depan menatap ke arah nya, seperti meminta penjelasan.


"A-ayah, sebenar nya sebelum kakak terbenuh di Grand Hotel, aku sempat melihat nya bersama dengan tuan muda keluarga Mo yang saat itu membawa seorang gadis muda dan cantik, kakak mengobrol sebentar dengan tuan muda Mo, setelah itu kakak menyuruh penjaga agar tidak membiarkan siapapun ke presidential suit, lalu pergi dengan tuan muda Mo membawa gadis itu". Ucap Wang Qian, dia merasa sangat takut dengan raut wajah serius dan marah pria paruh baya, yang ternyata adalah ayah nya, dan juga merupakan kepala keluarga Wang saat ini, Wang Qifeng.


"Tuan muda keluarga Mo?". Wang Qifeng tampak berfikir, dia bisa mengerti kenapa anak nya, yaitu Wang Feng dan Wang Qian membawa seorang gadis ke presidential suit, kalau bukan untuk menikmati gadis itu lalu apa lagi, tapi Wang Qifeng tidak mempermasalah kan nya, karena Wang Feng sudah sering melakukan nga kepada gadis gadis lain. Tetepi, fakta bahwa Wang Feng hanya pergi dengan Mo Xia dan seorang gadis, setelah itu Wang Feng terbunuh, sedangkan Mo Xie masih hidup saat ini.


Sebuah kecurigaan muncul dihati nya, terakhir kali Wang Feng bersama Mo Xie dan seorang gadis, gadis itu tidak mungkin membunuh Wang Feng, karena Wang Qifeng tahu betul kemampuan anak nya. Di sisi lain Mo Xie, walaupun hanya sedikit gambaran dari orang orang nya, kemampuan Mo Xie memang hebat untuk seusia nya, sehingga memungkinkan kalau Mo Xie yang membunuh anak nya, didukung oleh perselisihan antara empat Keluarga besar Chuzhou.


Tapi segera, Mo Qifeng menggelengkan kepala nya, dia tahu betul bagaimana cara keluarga Mo bertindak, walaupun di kena keras dan kejam oleh banyak orang, tapi keluarga Mo atau dua keluarga lain dan bahkan keluarga nya tidak akan melakukan penyerangan sejelas itu. Wang Qifeng kembali menatap serius Wang Qian.


"Lalu, apa yang terjadi setelah itu?". Tanya Wang Qifeng

__ADS_1


"Setelah itu, datang seorang laki laki muda yang sebelum nya pernah melawan ku di Treasure Garden, karena terbawa emosi melihat orang itu, aku menyuruh semua bawahan kakak mengajar orang itu, tapi yang tidak kusangka dia dengan muda mengalahkan mereka, bahkan aku juga dengan menunjuk kearah ku dengan jari telunjuk, tubuh ku tiba tiba terasa kesemutan dan tenaga menghilang, hingga aku merasa sangat kesakitan dan lemas dan pingsan. Dan dari layar cctv, orang itu langsung berlari ketangga sampai di presidential suit". Ucap Wang Qian yang masih merasakan kesemutan di tubuh nya.


Bam!


Wang Qifeng langsung memukul meja, samapai meja kayu yang kokoh langsung retak yang membuat hati orang orang disana gemetar ketakutan, jika itu diarahkan kepada mereka, mungkin mereka sudah terbaring dirumah sakit dengan waktu yang lama.


"Itu pasti dia!". Teriak Wang Qifeng dengan mata merah dan garis garis hitam di wajah nya, mencoba menenangkan diri, lalu kembali menatap Wang Qian.


"Lalu siapa orang itu, apakah kau sudah menyelidiki orang itu?". Tanya Wang Qifeng.


Wang Qian mengagguk sebelum menjawab,


"Sudah, dan aku menemukan nama nya Wu Tian, dia hanya hidup dengan adik perempuan nya yangbernama Wu Ling'er, orang tua mereka mati karena kecelakaan bertahun tahun lalu, Wu Tian sekarang masih murid tahun pertama di Universitas Chuzhou, sedangkan adik nya akan masuk sekolah menegah atas, selain itu tidak ada informasi penting". Ucap Wang Qian.


"Tuan, orang itu harus diberi pelajaran". Ucap salah satu tetua.


"Benar, buat dia tersiksa sampai memohon untuk mati". Ucap tetua lain.


"Jangan hanya dia, tapi juga semua orang orang terdekat nya, buruan dia orang orang tahu kalau reputasu keluarga Wang bukan hanya omong kosong". Ucap Tetua lain nya lagi.


"Iya benar, beri tahu apa itu keluarga Wang".

__ADS_1


"Beritahu apa itu keluarga Wang!".


"Beritahu apa itu keluarga Wang!".


Banyak orang orang itu berteriak dengan kesombongan dan marah yang bisa di dengar dari nada mereka. Wang Qifeng mengagguk, mengangkat sebelah tangan agar semua nya diam.


"Dengarkan perintah ku, bagaimanapun cara nya berikan penyiksaan terkejam kepada bocah bernama Wu Tian itu, dan juga jangan lepaskan satupun orang yang dekat dengan nya!". Perintah Wang Qifeng dengan meta tajam menyapu semua orang.


"Baik!". balas semua nya serempak, lalu semua nya langsung pergi dari ruangan itu dan langsing melaksanakan perintah Wang Qifeng. Wang Qifeng yang kini sendirian, menatap sebuah foto yang menampilkan anak nya Wang Feng yang sudah mati.


"Anakku, ayah akan memastikan untuk membalas orang yang melakukan ini 100- tidak, tapi beribu kali lipat". Ucap Wang Qifeng dengan mata nya berkaca pada foto Wang Feng.


Sedangkan saat ini, Wu Tian yang sedang tidur membuka mata nya, dia dapat merasakan akan ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi.


"Hah... padahal ingin sedikit bersantai, tapi firasat ini membuat ku harus waspada dan selalu siap". Ucap Wu Tian, lalu langsing duduk lotus dan bermeditasi.


...****************...


Hai semua, beberapa hari ini saya kekurangan paket data nih buat log-in, untuk baca novel buat nanti aja saya download dulu, ditambah laptop lagi bermasalah lagi, yah tapi saya akan tetap up walaupun santai santai aja karena tergantung mood, jadi mohon dukungan nya.


Jangan lupa like, komen, share, vote, dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁

__ADS_1


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2