
Mobil Wu Tian terus melaju ke rah kawasan gunung Qinglong.
"Kak, kenapa kita ke arah sini bukankah ini bukan jalan ke rumah kita?". tanya Wu Ling'er yang menyadari kalau mereka bukan pergi ke rumah peninggalan orang tua mereka.
"Kakak ada sebuah kejutan buat Ling'er, kakak yakin Ling'er akan senang". jawab Wu Tian, Wu Ling'er mengangguk dan tidak bertanya lebih lanjut.
Beberapa saat kemudian mereka datang di pos penjagaan, karena para penjaga pernah melihat Wu Tian sebelum nya mereka membiarkan Wu Tian lewat, Wu Tian terus mengemudi menaiki kawasan gunung Qinglong yang hijau.
"Woah tempat yang bagus, tanaman tanaman tumbuh subur dan udara nya juga sejuk, andai kalau bisa tinggal disini, kak apa ini kejutan nya?". tanya Wu Ling'er yang masih kagum dengan suasana di gunung Qinglong, Wu Tian tersenyum kearah Wu Ling'er.
"Belum, sebentar lagi kamu akan tahu". jawab Wu Tian.
Sekitar 10 menit mereka sudah sampai di depan gerbang rumah baru Wu Tian, Wu Ling'er yang melihat keindahan rumah itu menatap kagum rumah itu dia lalu menatap Wu Tian dengan pandangan bingung, Wu Tian mengerti maksud pandangan itu.
"Mulai saat ini kita akan tinggal di sini, jadi Wu Ling'er bisa melihat pemandangan yang cantik ini setiap hari". Wu Tian tersenyum dan mengusap lembut kepala Wu Ling'er.
"Benarkah! Ling'er tidak bermimpi kan, Ling'er bisa tinggal disini?". Wu Ling'er masih tidak percaya dan kembali menatap Wu Tian, Wu Tian mengangguk mengiyakan. Wu Ling'er sangat senang, tapi tiba tiba dia menjadi murung, Wu Tian yang melihat itu bertanya.
"Kenapa Ling'er terlihat sedih begitu, apa Ling'er tidak suka tempat ini?". tanya Wu Tian.
__ADS_1
"Tidak bukan begitu maksud Ling'er, Ling'er suka tempat ini tapi bagaimana dengan rumah sebelum nya?". tanya Wu Ling'er sedih dengan air mata mengalir di pipinya.
"Hah... Ling'er jangan sedih, sebelum nya kakak menemukan surat dari ibu dan ayah, mereka tidak ingin kalau Ling'er sedih dan ingin Ling'er menjadi anak yang baik, jadi jangan sedih karena ibu dan ayah pasti sedang mengawasi kita di atas sana, kalau Ling'er sedih kakak juga sedih, ayah dan ibu juga nanti sedih". ucap Wu Tian menenangkan Wu Ling'er.
"Ham!". Wu Ling'er mengangguk dan langsung menghapus air mata dari pipi nya, lalu memandang Wu Tian dengan senyum.
"Ling'er adalah anak baik jadi Ling'er tidak akan sedih lagi". ucap Wu Ling'er, Wi Tian tersenyum, tapi walaupun begitu dia juga sedih, di kehidupan sebelum nya dia tidak bisa menyelamatkan orang tua nya, dan sekarang juga tidak, tapi masih ada Wu Ling'er sehingga Wu Tian mengokohkan hati nya agar tidak sedih. Wu Tian menjulurkan tangan ke depan, tiba tiba muncul sebuah kotak kayu, Wu Ling'er terkejut melihat nya karena ini baru pertama kali nya melihat itu, Wu Tian memang sengaja memperlihatkan itu, dia tidak mau merahasiakan banyak kecuali beberapa hal yaang Wu Tian tidak ingin beritahu, yaitu tentang ingatan nya kehidupan sebelum nya.
Wu Tian membuka kotak itu, didalam nya ada sebuah kalung indah dengan batu liontin berwarna ungu gelap dan sepuncuk surat.
"Ini adalah barang peninggalan ibu dan ayah, kakak juga mendapat satu kalung, pakailah". ucap Wu Tian, Wu Ling'er mengangguk dan langsung mengambil kalung itu kemudian memakai nya, Wu Ling'er memegang liontinya dengan erat, takut kalau peninggalan orang tuanya hilang.
"Ini surat dari mereka, bacalah". Ucap Wu Tian, Wu Ling'er langsung mengambil surat, membuka dan langsung membacanya. Beberapa saat setelah selesai membaca Wu Ling'er tersenyum hangat, namun ada rasa rindu yang teramat di hatinya, bagaimanapun dia hanya bersama dengan orang tuanya hanya selama beberapa tahun, tapi tidak ada air mata yang keluar dari matanya, dia tidak ingin terlihat sedih dan hany tersenyum.
"Tunggu sebentar". Wu Tian membuka pintu mobil dan keluar menuju gerbang, setelah menempelkan telapak tangan gerbangpun terbuka secara otomatis, Wu Tian kembali ke mobil, menutup pintu mobil dan mengendarai mobil masuk.
Melalui jalan dengan taman di samping, Wu Tian mengemudi ke rah depan garasi besar dan memarkirkannya di luar garasi, mereka keluar dari mobil dan berjalan ke depan pintu rumah. Tanpa berlama lama Wu Tian mengajak Wu Ling'er masuk ke rumah dan sedikit melihat lihat, Wu Ling'er hanya bisa kagum melihat rumah itu.
"Rumah yang indah dan nyaman, apa kita benar benar akan tinggal disini?". Wu Ling'er kembali bertanya karena sangat tidak percaya dengan semuanya, beberapa hari yang lalu dia tinggal tempat yang sempit dan sekarang dia tinggal di rumah yang mirip istana.
__ADS_1
"Iya tuan putri kecil, mulai sekarang kakak akan memberikan semua yang sebelumnya tidak bisa berikan kepada Ling'er". ucap Wu Tian, Wu Ling'er memandang Wu Tian dengan haru dan langsung melompat memeluk Wu Tian, Wu Tian tersenyum melihat tingkah Wu Ling'er dan membalas pelukan adik nya itu, beberapa saat mereka berpelukan sampai mereka melepas kan pelukan nya.
"Terima kasih kak, ngomong ngomong kamar Ling'er dimana?". tanya Wu Ling'er.
"Kamar Ling'er ada di lantai atas bersama kakak, untuk lantai bawah nanti akan digunakan oleh beberapa teman kakak". ucap Wu Tian.
"Teman, jadi teman kakak juga tinggal disini?". tanya Wu Ling'er sekali lagi.
"Iya mereka mungkin ada di belakang, sekarang ayo lihat ke atas". jawab Wu Tian, lalu berjalan ke tangga diikuti Wu Ling'er, mereka kembali berkeliling, Wu Ling'er juga suka dengan kamar nya yang sudah dirapikan sebelum nya, setelah selesai mereka berjalan ke balkon yang menghadap ke belakang rumah.
Sekali lagi Wu Ling'er takjub dengan pemandangan, kolam luas dan bersih dengan beberapa pohon dan tanaman di sekitar, lalu di dekat taman ada sebuah tempat bersantai atau yang disebut gazebo, disana ada lima orang yang duduk bersila dengan pancaran Qi dengan warna berbeda beda.
"Kak siapa mereka, apakah teman yang kakak bilang, tapi mereka sedang melakukan apa?". Wu Ling'er menunjuk ke arah kazebo.
"Iya itu mereka dan mereka itu sedang berkultivasi, ayo kesana". Wu Tian lalu berjalan ke arah tangga, Wu Ling'er ingin bertanya tapi mengurungkan nya dan langsung mengikuti Wu Tian.
...****************...
Hai semua, semoga semuanya suka dengan alur ceritanya, memang alur nya agak lambat karena memang masih bab awal, dan jangan lupa dukung ya biar lebih semangat ngarang nya.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, share atau kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁
SEMOGA TERHIBUR