MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
79.Leluhur keluarga Mo


__ADS_3

Dengan Xiong De mengendarai mobil didepan, Wu Tian mengikuti dari belakang, mereka saat ini sedang menuju ke Yang Mansion, tempat Yang Hao tinggal.


Awal nya Xiong De ingin mengajak Wu Tian naik di mobil yang sama, tapi karena Wu Tian membawa mobil jadi Wu Tian menolak, dan alangkah terkejut nya Xiong De melihat mobil milik Wu Tian, dengan ini bayangan tentang identitas asli Wu Tian lebih jelas, mendominasi!.


Tak perlu waktu lama, hanya sekitar 20 menit mereka sudah sampai di Yang Mansion, tidak seperti kawasan Qinglong yang mempunyai beberapa rumah, Yang Mansion berada di kawasan pribadi, sehingga hanya ada satu rumah disana, walaupun hanya satu tapi wilayah nya cukup luas.


Dengan disambut security di gerbang masuk, dua mobil masuk, begitu masuk ke dalam kawasan Mansion Yang, siapapun akan merasakan kembali ke zaman kuno, luas seluruh kawasan Mansion Yang lebih luas dari total luas rumah atau lebih tepat nya villa milik Wu Tian, suasana di sana masih asri dengan banyak pohon dan tanaman yang terawat, ditengah tengah berdiri mansion besar tiga lantai, yang seluruh bagian nya terbuat dari kayu, padahal Mansion Yang masih dekat dengan kota, tapi seperti berada didunia yang berbeda.


Wu Tian merasa nyaman dengan suasana itu, ketebalan aura disana juga terasa lebih padat, tapi masih kalah dengan kepadatan aura di villa milik nya. Setelah parkir di samping rumah, Wu Tian dan Xiong De turun dari mobil masing masing. Xiong De berjalan di depan dan mengetuk pintu, tidak menunggu lama seorang pelayan wanita membukakan pintu.


"Sampaikan pada tuan, bahwa tuan Wu Tian telah sampai". ucap Xiong De kepada pelayan itu, tanpa bertanya lagi pelayan itu mengangguk dan segera berjalan cepat kedalam.


"Mari silahkan, tuan Yang sudah ada di dalam menunggu, kebetulan ada beberapa tamu yang penting". Xiong De mempersilahkan Wu Tian berjalan duluan, masuk ke rumah suasana tambah terasa seperti zaman kuno, tembok terbuat dari kayu, lukisan, kaligrafi, vas, dan perabotan perabotan nya terlihat antik.


Wu Tian terus berjalan di pandu oleh Xiong De, beberapa saat mereka sampai di bagian belakang, disana ada Yang Hao dan cucunya Yang Ran, Lan Zhengyi, Jiang Yi , serta seorang pria tuan dengan rambut uban panjang yang tidak dikenali Wu Tian duduk di gazebo, didekat gazebo ada kolam dengan ikan koi berenang damai, juga ada beberapa tanaman yang membuat tempat itu menjadi sejuk.


Yang Hao adalah yang pertama menyadari kedatangan Wu Tian, langsung saja dia berdiri dan langsung menyambut.


"Master Wu, selamat datang". Begitu sapaan itu keluar dari mulut Yang Hao, empat orang lain nya langsung menoleh ke arah Wu Tian.


"Master Wu". Yang Ran menyapa.


"Wu Tian, kenapa kau disini?". tanya Lan Zhengyi dan Jiang Yi serempak, pria tua yang tidak dikenali Wu Tian hanya diam, tapi cukup penasaran tentang Wu Tian.


"Hm?, kalian sudah saling mengenal?". tanya Yang Hao.


"Kami beberapa kali pernah bertemu". jawab Lan Zhengyi.

__ADS_1


"Dia adalah orang yang melelang dua jenis pil di lelang sebelum nya". Tambah Jiang Yi.


"Apa?!". pria tua berteriak kaget, Yang Ran terkejut dan memandang Wu Tian penuh rasa ingin tahu, Yang Hao juga terkejut tapi segera menganggukkan kepala, tidak heran menurut Yang Hao melihat kemampuan hebat Wu Tian sebelum nya.


"Memang sangat luar biasa, bisa membuat Pill legenda, bahkan dalam usia semuda ini juga sudah nenjadi seorang master bela diri". sanjung Yang Hao.


!!!


Kembali semuanya menjadi terkejut, walaupun Lan Zhengyi dan Jiang Yi beberapa kali bertemu dengan Wu Tian, tapi tidak pernah tahu tentang ini, pria tua menatap tidak percaya, menurut nya dirinya itu sudah berbakat, tapi mendengar pernyataan Yang Hao membuat nya benar benar tampak bodoh, dan dia sudah mengenal Yang Hao sangat lama, dia yakin Yang Hao tidak akan membohongi nya.


Dia saja mencapai tingkat master pada usia setia itu, dan jika benar yang diucapkan Yang Hao, pemikiran nya benar benar hanya sebuah lelucon.


"Yang Lao, aku sudah mengatakan kalau aku bukan seorang master bela diri". bantah Wu Tian.


"Terserah kau mau membantah nya, tapi bagiku kau memang seorang master bela diri". ucap Yang Hao, Eu Tian hanya menghela nafas pelan.


"Bagaimana kalau kita membuktikan nya dengan sparing, aku juga ada di tingkat seorang master, jadi kalau kau bisa melawan ku kau memang seorang master". ucap Pria tua.


"Hm kau siapa?". tanya Wu Tian bingung.


"Master Wu, perkenalkan dia teman lama ku, nama nya adalah Mo Wei, leluhur dari keluarga Mo". Ucap Yang Hao menjelaskan, Wu Tian mengguk paham.


'Penguatan tubuh *9, menarik'. gumam Wu Tian dalam hati.


"Master Wu, maaf atas kelakuan nya itu". ucap Yang Hao mewakili Mo Wei.


"Jangan banyak bicara lagi, ayo". Mo Wei langsung berjalan ke halaman yang luas, Yang Hao menggelengkan kepala atas tingkah teman nya itu, tapi dia sebenar nya juga ingin melihat sekuat apa Wu Tian sebenar nya, tapi takut menyinggung Wu Tian.

__ADS_1


"Baiklah, aku juga ingin mengetes seberapa kekuatan ku sekarang". setelah mengucapkan itu, dengan tenang Wu Tian berjalan ke halaman luas, Wu Tian juga cukup tertarik melawan orang yang dikatakan seorang master bela diri di bumi.


"Kalau begitu aku akan menjadi wasit nya, ingat ini hanya sparing, jadi tidak boleh melukai sampai parah, apalagi sampai membunuh, apa kalian mengerti?". Yang Hao memperingati dengan serius.


"Ya". balas Wu Tian dan Mo Wei.


"Kalau sudah mengerti, maka pertarungan akan dimulai setelah angka 3". Yang Hao memerhatikan apakah kedua nya sudah siap sebelum mengjitung.


1...


2...


3...


Mulai!


Swoosh! Swoosh! Bam


Setelah tanda pertarungan, Wu Tian fan Mo Wei melesat, dan sebuah saling hantam pukulan menjadi awal pertandingan, kali ini Wu Tian hanya menggunakan 10 persen kekuatan fisik nya tanpa Qi.


'Kekuatan pria tua ini lumayan kuat, diukur orang yang berlatih di bumi, tapu tetap saja masih kasar, fondasi juga masih sangat sangat lemah'. gumam Wu Tian dalam hati.


"Kau cukup kuat jiga ternyata, sampai bisa menerima pukulan dengan setengah kekuatan ku". Mo Wei tersenyum bersemangat dengan tangan masih saling mengadu.


...****************...


Hai semua, semoga cerita dapat menghibur kalian semua, dan terima kasih untuk semua saran dan komen, saya akan berusaha untuk memberikan cerita yang lebih menarik

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, share dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2