MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
38.Semangat lima bersaudara


__ADS_3

Dua jam kemudian, empat saudara Wu Zhan sudah datang di rumah baru Wu Tian, sekarang mereka berlima sedang menunggu di lantai satu tepat nya ruang depan atau ruang tamu yang luas, sedangkan Wu Tian masih berada di lantai dua atau di kamar nya.


Beberapa saat kemudian, Wu Tian turun dari lantai dua melalui tangga dan Wu Tian langsung berjalan ke arah ruang tamu tempat kelima bersaudara itu." Kalian sudah datang". ucap Wu Tian setelah berada di ruang tamu, sontak kelima bersaudara yang awal nya duduk langsung berdiri.


"Bos". ucap kelima nya sedikit membungkukkan kepalanya, Wu Tian membalas dengan sedikit anggukkan dan dan langsung duduk di kursi yang terlihat empuk di depan kelima bersaudara.


"Bagaimana keadaan kalian, apakah sudah tidak apa apa?". tanya Wu Tian membuka pembicaraan.


"Terima kasih atas perhatian nya bos, kami bertiga sudah baikan dan hanya istirahat sebentar, tapi...". Wu Zhan menghentikan ucapan nya dan melirik ke arah si kembar Wu Huo dan Wu Shui yang tangan mereka di perban.


"Hmm maaf, mungkin aku terlalu berlebihan waktu itu". ucap Wu Tian.


"Tidak apa apa bos, itu juga salah kami yang awal nya ingin mencelakai bos". ucap Wu Shui yang terlihat tenang.


"Iya bos dan pertarungan sebelum nya juga sangat menyenangkan, kalau bisa nanti kita bertarung lagi bos". ucap Wu Huo yang terlihat bersemangat.


"Kak, kau ini bisa tidak berperilaku seperti itu di depan bos". ucap Wu Shui menatap Wu Huo.


"Tidak apa apa, untuk kedepan nya kita adalah keluarga jadi jangan terlalu formal". ucap Wu Tian sambil tersenyum.


"Dengar itu bos saja tidak masalah, jadi bos kapan kita bertarung lagi". ucap Wu Huo dengan semangat memandang Wu Tian penuh harap, Wu Shui dan keempat lain nya hanya bisa memandang Wu Huo yang bersemangat dengan menghela nafas pelan, myngkin sifat Wu Huo yang selalu bersemangat itu sudah biasa bagi mereka, tapi mereka merasa tidak enak karena orang yang di depan mereka adalah bos mereka yang sekarang.

__ADS_1


"Hahaha, iya nanti kita besa bertarung dan kuharap saat itu kau bisa memberikan perlawanan untukku". ucap Wu Tian tidak mempermasalahkan sifat Wu Huo dan malahan menyukai sifat nya itu.


"Maaf atas perilaku kakak ku bos, dari dulu dia sudah seperti ini". ucap Wu Shui yang terlihat tenang, berbeda dengan Wu Huo yang selalu bersemangat, memang jika saudara kembar pasti memiliki perbedaan mereka masing masing, walaupun semirip apapun saudara kembar itu, contoh nya dan Wu Huo dan Wu Shui mereka seperti api dan air, satu selalu bersemangat dan satu lagi tenang, sungguh sifat yang berlawanan.


"Hahaha tidak apa apa, Wu Zhan kesini". ucap Wu Tian, dan Wu Zhan tanpa bertanya langsung maju ke arah Wu Tian, Wu Tian menjulurkan tangan kedepan.


Swos


Tiba tiba satua botol giok putih mencul di telapak tangan Wu Tian, hal tersebut membuat Wu Zhan dan lain nya terkejut karena Wu Tian yang bisa memunculkan barang dari udara kosong.


"Di dalam sini ada lima pil , pil ini dapat menyembuhkan kalian". ucap Wu Tian menjulurkan botol obat itu ke Wu Zhan, awalnya Wu Zhan terkejut , tapi dia langsing mengambil botol obat itu.


"Terima kasih bos". ucap Wu Zhan, lalu di berbalik dan langsung membagikan pil pil itu ke saudara nya yang lain, tanpa menunggu lama mereka langsing menelan pil itu, setelah pil titelan ada sebuah energi yang nyaman mengalir di tubuh kelima bersaudara, perasaan nyaman yang lembut dan menenangkan, mereka langsung menutup mata dan menyerap khasiat dari pil tersebut.


"Terima kasih bos atas obat nya". ucap mereka berlima langsung.


"Sama sama, baiklah untuk terakhir kalinya aku akan bertanya apakah kalian benar benar bersedia mengikutiku?, perlu ku ingat kan kalau sekali kalian meengikuti ku maka tidak ada jalan untuk kembali dan kalian nantinya akan mengalami hidup yang sulit". jawab Wu Tian sekaligus langsung bertanya.


"Tanpa ragu kami akan menjadi bawahan anda bos". Ucap Wu Zhan.


"Iya, bahkan kami sudah bersumpah pada diri sendiri akan melayani anda tanpa pernah berfikir berkhianat". ucap Wu Deng.

__ADS_1


"Anda adalah seseorang yang sangat hebat, sungguh bodoh kalau kami akan menolak". ucap Wu Fei.


"Hahaha, kata sulit itu membuatku semakin bersemangat, bos nanti kita bertarung lagi ya". ucap Wu Huo.


"Sebuah kehormatan bisa mengikuti anda". ucap Wu Shui.


Mendengar perkataan mereka berlima membuat Wu Tian bahagia, dari awal Wu Tian sudah bisa melihat ketulusan mereka, jadi Wu Tian memang sudah berencana menjadikan mereka berlima menjadi orang nya, karena orang yang kuat pasti akan memiliki beberapa pengikut yang akan selalu membantunya, dengan menjadikan mereka berlima menjadi pengikut nya, Wu Tian akan lebih mudah menyelesaikan masalah nanti kedepan nya.


"Hahaha, mulai sekarang kita akan menjadi satu keluarga, di kelurga ini harus saling menjaga dan saling mendukung, jangan membuat masalah kepada orang lain tanpa alasan, dan kalau ada yang membuat masalah untuk kita atau keluarga kita, musnahkan". ucap Wu Tian tegas.


"Lindungi keluarga dan musnahkan pengganggu". teriak lima bersaudara mengangkat tangan dengan penuh tekat dan semangat yang menggebu gebu.


"Kalau begitu sekarang aku akan mengajari kalian tentang kultivasi, tapi pertama tama aku akan menjelaskan hal hala dasar kepada kalian". ucap Wu Tian, kelima bersaudara mengangguk dan langsung duduk dan segera memfokuskan diri mendengar hal hala yang dikatakan Wu Tian.


"Kultivasi adalah mengolah energi yang ada di alam untuk di murni kan dan menjadikan nya energi kita sendiri atau bisa di panggil Qi, dan orang yang berkultivasi di panggil kultivator, bukan hanya tubuh menjadi kuat tapi banyak hal yang dapat kita lakukan bisa kita lakukan dengan kultivasi, bahkan jika tingkat kultivasi seorang kultivator sudah tinggi, kultivator itu bisa menghancurkan gunung dan membalik lautan, berjalan di atas air, terbang di udara kosong...". selama 1 jam Wu Tian menjelaskan hal hal dasar tentang kultivasi, seperti tingkatan teknik, Qi, energi spiritual, dan hal hal dasar lain nya, semua itu membuat kelima beraudara semakin bersemangat untuk memulai kultivasi yang sebenar nya.


...****************...


Hai semua, maaf kalau banyak yang kecewa saya jarang up, saya masih ujian jadi belum bisa fokus buat ceritanya jadi di tunggu aja ya, dan tetap dukung biar saya lebih semangat dalam mengarang ceritanya


Jangan lupa like, komen, share dan kalau bisa tipsnya hehehe😁😁

__ADS_1


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2