
Keesokan harinya, Wu Tian, Wu Ling'er dan lima bersaudara hanya berdiam di rumah karena itu adalah hari minggu. Pada hari senin Wu Ling'er mulai ujian akhir, sedangkan Wu Tian menjalani kehidupan belajar di universitas, sambil beberapa kali bertemu dengan tiga sahabat nya, tidak terjadi sesuatu yang penting pada enam hari itu.
Pada beberapa hari sebelum nya, berita mengenai adanya pelelangan di 'The Treasure Garden' sudah menyebar ke orang orang kaya dan berpengaruh, bahkan banyak orang dari luar kota datang ke Chuzhou, banyak juga seorang pejuang yang tidak ketinggalan.
Hari sabtu, sore hari.
"Kak boleh tidak aku ikut ke pelelangan?". tanya Wu Ling'er penuh harap.
"Iya Ling'er boleh ikut, kalau ada sesuatu yang Ling'er suka, nanti kakak belikan". jawab Wu Tian dengan senyum hangat.
"Yeay kakak memang kakak terbaik". ucap Wu Ling'er melompat ke pelukan Wu Tian.
"Iya, Ling'er entah kenapa kakak rasa akhir akhir ini, Ling'er semakin manja". ucap Wu Tian menyentil hidung Wu Ling'er.
"Biarin, emang kakak tidak suka Ling'er begini?". tanya Wu Ling'er mengerucutkan bibirnya.
"Kakak hanya penasaran saja, lagian Ling'er kan adik keayangan kakak, tentu saja kakak senang kalau Ling'er manja sama kaka". ucap Wu Tian sambil mencubit pipi Wu Ling'er.
"aw... kakak sakit". ucap Wu Ling'er menggosok pipinya.
"Oh iya kak, kapan kita berangkat ke pelelangan?". tanya Wu Ling'er.
"Hmm mungkin sekarang, pelelangan nya nanti malam, jadi kita berangkat sekarang saja, Ling'er siap siap dulu sana". jawab Wu Tian.
"Kakak tidak ganti baju?". tanya Wu Ling'er, melihat ke Wu Tian yang menggunakan celana hitam panjang dan baju kaos putih dengan jaket hitam.
"Hanya sebuah pelelangan, kita hanya sebentar, lagian pakaian ini juga tidak buruk". jawab Wu Tian.
"Hah... yasudah". ucap Wu Ling'er pasrah, Lalu dia langsung masuk ke kamarnya di lantai dua, kini sekarang hanya ada Wu Tian dan lima bersaudara.
"Bagaimana perkembangan kalian?". tanya Wu Tian.
__ADS_1
"Bos aku sudah menyerap batu unsur yang kau berikan, dan aku sudah menguasai elemen api tingkat 1 hehehe...". jawab Wu Huo dengan semangat, Wu Huo menjulurkan tangan kanan kedepan, lalu dari telapak tangan muncul api.
"Hm bagus, sekarang kau bisa memulai latihan membuat pil, pakai bahan di ruangan alchemist untuk berlatih, nanti aku akan menambah stok herbal lagi". ucap Wu Tian.
"Siap". jawab Wu Huo, Wu Tian menatap Wu Shui.
"Aku belum menyerap batu unsur, beberapa hari ini aku latihan membuat rune, saat ini aku bisa membuat rune tingkat 1". ucap Wu Shui.
"Aku sudah menduga kau berbakat dalam rune, teruskan dan seraplah batu unsur elemen air yang kuberikan, itu akan membantumu meningkatkan fokus dan ketenanganmu seperti air". ucap Wu Tian, Wu Shui mengagguk mengerti. Wu Tian lalu menatap Wu Fei.
"Aku menguasai elemen angin tingkat 1, dan beberapa hari ini aku memperlajari Mysterious Wind Step, aku dalam penguasaan pemula tingkat pertama dari lima tingkat Mysterious Wind step". ucap Wu Fei.
"Mysterious Wind Step memang sangat cocok untukmu, jika dilatih sampai tingkat lima itu akan sangat luar biasa, padukan dengan elemen anginmu dan terus berlatih". ucap Wu Tian.
"Baik". jawab Wu Fei. Wu Tian lalu menoleh ke arah Wu Deng.
"Aku belum menguasai elemen emas, tapi aku berlatih dengan saudara keempat dan saudara pertama, sampai pertahanan tubuhku meningkat, aku bisa menahan serangan orang dengan tingkat penguatan tubuh *9 biasa". ucap Wu Deng.
ucap Wu Tian.
"Baik". jawab Wu Deng, lalu Wu Tian menatap Wu Zhan.
"Aku sudah menguasai elemen besi tingkat 1, sedikit lagi untuk elemen api ku untuk naik ke penguasaan tingkat 1, meskipun ketahanan tubuh tidak sekuat saudara kedua, tapi serangan penuhku bisa melukai atau membunuh orang dengan tingkat pengumpulan energi *1 biasa". ucap Wu Zhan.
"Tipe tubuhmu memang unik, kau perlu menyerap senjata untuk melatih tubuhmu, kebetulan tadi beberapa orang ingin merebut barangku, aku membunuh mereka dan mendapat beberapa senjata, meskipun tingkat rendah, tapi untuk sekarang cukup berguna untukmu". ucap Wu Tian mengibaskan tangannya, di atas meja didepannya muncul beberapa senjata berbeda jenis.
"Siap bos". jawab Wu Zhan bersemangat.
tap tap tap
Lalu dari tangga, turun Wu Ling'er dengan pakaian baru nya yang membuatnya sangat cantik, dengan rok panjang sampai lutut motif bunga, dengan baju berwarna putih beberapa corak biru, serta beberapa aksesoris yang menambah kecantikannya.
__ADS_1
"Bagaimana kak, apakah bagus?". tanya Wu Ling'er memutar tubuhnya.
"Pakaian apapun yang dipakai Ling'er pasti bagus, benarkan?". ucap Wu Tian dengan senyum, lalu bertanya ke lima bersaudara.
"Tidak akan ada yang menayangkal". ucap lima bersaudara mengacungkan jempol.
"Hehe terimakasih". ucap Wu Ling'er memeluk lengan Wu Tian.
"Kalian lanjutkan kegiatan masing masing, jika ada orang mencurigakan tangkap". ucap Wu Tian kepada lima bersaudara, dan dibalas anggukan.
"Ayo Ling'er". ucap Wu Tian, lalu berjalan bersama Wu Ling'er keluar, sampai di luar mereka langsung masuk ke mobil, dengan deru khasnya, mobil melaju meninggalkan rumah, turun dari gunung Qing Long dan menuju jalan besar.
Setelah beberapa saat mobil melaju, mereka sampai di depan The Treasure Garden, setelah memarkirkan mobil di tempat parkir yang berada di bawah tanah, mereka berjalan bersama ke dalam gedung.
"Tuan tolong undangan anda". ucap seorang dengan jas rapi yang berdiri di depan pintu masuk.
"Aku tidak punya". jawab Wu Tian.
"Kalau begitu maaf, hari ini ada acara besar dan kalau anda tidak punya undangan, anda tidak bisa masuk". ucap pria dengan jas.
"Ak...". Saat ingin berbicara, sebuah suara yang terdengar menyebalkan dari belakang Wu Tian.
"Eh... kenapa sampah ini ada disini, tidak punya undangan tapi ingin masuk, cih sampah".
...****************...
Hai semua, lagi ada beberapa tugassekolah, jadi mohon maklum ya, saya juga lagi mikirin buat cerita ini ke depan ya, kalian tidak ingin ini berhenti di tengah tengah kan, jadi toling saran dan dukungannya.
Jangan lupa like, komen, share dan kalau bisa tipsnya hehehe 😁😁😁
SEMOGA TERHIBUR
__ADS_1