MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
90.Suasana hangat dan romantis


__ADS_3

"Aku memang merasakan sesuatu hal yang aneh dari gedung itu, rasa nya seperti sebuah yang terasa jahat sangat padat berkumpul disana". Ucap Wu Leng mengelus jenggot nya.


"Kalau begitu, dimana gedung yang cocok untuk dijadikan markas pusat perusahaan nanti?". Tanya Lan Zhengyi.


"Bagaimana kalau begini saja, untuk sementara sewa saja beberapa tempat di gedung yang bagus, lalu kita buat gedung yang baru di tengah kota, soal tanah untuk bangunan nanti bisa di urus". Ucap Jiang Yi memberi saran, suasana hening dengan Wu Leng dan Lan Zhengyi memikirkan usulan Jiang Yi.


"Sudahlah, kita tidak perlu menyewa gedung atau membangun gedung baru, aku sudah memutuskan untuk menjadikan gedung yang kalian katakan itu sebagai markas utama perusahaan". Ucap Wu Tian membuyarkan fokus mereka. Memang, saat berjalan jalan di taman sebelum nya, serta dia juga beberapa kali melewati jalan di depan gedung itu, dari jauh gedung itu terlihat berdiri megah di pusat kota, tapi jika berada cukup dekat dengan gedung itu, gedung itu terlihat suram namun terawat, serta sebuah aura yang terasa tidak mengenalkan dan membuat seseorang tidak nyaman.


Tapi, secara samar Wu Tian bisa merasakan sebuah array, menurut Wu Tian itu adalah alasan dari kejadian aneh serta aura yang terasa jahat. Hal itu yang membuat Wu Tian semakin penasaran, sebelum nya dia memang berniat untuk memeriksa kesana, tapi karena dia tidak tahu banyak tentang gedung itu, sehingga Wu Tian ingin mengetahui informasi tentang gedung itu terlebih dahulu, lebih baik mempersiapkan lebih dulu sebelum terlambat.


Wu Tian sangat penasaran tentang array dan orang yang membuat nya, bumi dengan sumber daya yang sedikit dan auara yang baru mulai hidup, ternyata ada seorang yang mampu membuat array, walaupun hanya tingkat rendah. Wu Tian mulai tertarik dengan rahasia rahasia dari planet bumi, seperti nya bumi tidak sesederhana itu, masih ada rahasia yang sangat dalam yang menunggu untuk di temukan.


Kali ini Wu Tian mulai merencanakan jalan kultivasi nya, untuk memperkuat diri sendiri serta orang orang di terdekat nya, Wu Tian tidak ingin sesuatu buruk akan terjadi kepada orang orang terdekat nya, tidak mungkin Wu Tian akan selalu bersama mereka, dengan memperkuat kekuatan mereka lah solusi nya, dengan mereka menjadi kuat maka mereka bisa melawan dan menghindari hal hal yang tidak di inginkan.


"Apakah kau serius, gedung itu mempunyai hal aneh yang bisa mengancam perusahaan?!". Jiang Yi merasa bingung dengan pernyataan Wi Tian, sudah jelas kalau gedung itu memiliki hal buruk yang bisa mengancam jalan nya perusahaan, tapi Wu Tian malah memutuskan untuk tetap menggunakan gedung itu. Apakah Wu Tian tidak percaya?, atau dia hanya memutuskan sesaat saja?!, semakin memikirkan nya membuat Jiang Yi semakin bingung.


"Aku tahu maksud paman, tapi walaupun bagaimanapun aku tertarik dengan gedung itu, tentang masalah aura jahat ataupun yng lain nya, biar aku yang mengurus nya". Ucap Eu Tian penuh keyakinan.


"Tapi...". Jiang Yi ingin mengatakan sesuatu, tapi melihat keyakinan Wu Tian, Jiang Yi tidak melanjutkan kata kata nya, begitupun dengan yang lain nya, mereka bisa merasakan keyakinan tak terbantahkan dari Wu Tian, sehingga mereka tidak berniat bicara lagi.


Melihat semua orang diam, Wu Tian langsung bertanya. "Jadi, siapa pemilik gedung itu sekarang?".


"Dari dulu gedung itu milik Yang Lao, setelah nya tidak ada yang mau membeli gedung itu setelah mengetahui cerita buruk gedung itu". Jawab Jiang Yi.

__ADS_1


"Yang Lao?! kalau begitu, akan mudah untuk untuk mendapatkan nya". Ucap Wu Tian. Lalu mereka melanjutkan pembicaraan, setelah sekitar satu jam berlangsung pembicaraan pun selesai, panggilan vidio dari Wu Leng terputus setelah Wu Leng pamit, dan Lan Zhwngyi dan Jiang Yi pulang setelah pamitan juga.


Saat ini di area belakang rumah, Wu Ling'er dan Guang Yun sedang duduk di kursi kayu dan mengobrol, meja kayu didepan terdapat sebuah teko dan dua gelas serta beberapa makanan ringan, tercium wangi teh yang harum dari teko itu. Untuk lima bersaudara, Wu Tian bisa merasakan kalau mereka sedang berkultivasi dengan riak Qi yang disedot ke dalam rumah.


Wu Tian berjalan perlahan ke arah Wu Ling'er dan Guang Yun, mendengar suara langkah kaki dari Wu Tian, kedua nya menoleh ke arah suara langkah kaki, dan mendapati Wu Tian berjalan ke arah mereka.


"Kak, apa yang kalian bicarakan sampai begitu lama baru selesai?". Tanya Wu Ling'er langsung, sedangkan Guang Yun menyapa dengan senyum nya.


"Kami hanya membicarakan beberapa hal tentang bisnis". Jawab Wu Tian, langsung duduk di salah satu kursi.


"Bisnis?, kakak mau membuka bisnis apa?". Tanya Wu Ling'er penasaran.


"Rahasia". Jawab Wu Tian singkat.


"Kak... kasih tahu dong". Bujuk Wu Ling'er penasaran.


"Yasudah kalau tidak mau kasih tahu, huh!". Wu Ling'er mendengus dan menggembungkan pipi nya, langsung berdiri dan berjalan kedalam rumah. Wu Tian tersenyum melihat tingkah adik nya itu, Guang Yun menutup mulut nya dan terkiki pelan melihat kelakuan Wu Ling'er.


Tapi segera Guang Yun menyadari, kalau saat ini dia hanya berduaan dengan Wu Tian, sehingga membuat jantung nya berdetak lebih cepat dan langsing menundukkan kepala melihat kaki nya. Wu Tian sadar dengan perubahan ekspresi Guang Yun, Wu Tian tersenyum melihat nya, untuk mencairkan suasana, Wu Tian membuka mulut nya membuka pembicaraan.


"Bagaimana, apakah nyaman dia ini?". Tanya Eu Tian. Guang Yun tidak langsung menjawab, dia terlebih dahulu mengatur diri nya untuk tenang


"I-iya, disini sangat nyaman dan pemandangan nya indah". Jawab Guang Yun setelah cukup tenang, walupun masih merasa gugup.

__ADS_1


"Syukurlah, kalau kau merasa nyaman disini, aku senang mendengar nya". Ucap Wu Tian, Guang Yun sedikit mengagguk. Memberanikan diri nya, Guang Yun melirik ke wajah Wu Tian, dan ternyata Wu Tian sedang tersenyum ke arah nya, yang membuat hati nya tidak karuan.


Wu Tian merasa lucu melihat tingkah Guang Yun, Wu Tian ingin memeluk Guang Yun saat itu juga. Tiba tiba, Guang Yun teringat tentang sesuatu, tapi merasa ragu untuk mengatakan nya, dan hanya mencengkram lutut nya.


"Ada apa, kelihatan nya kamu ingin mengatakan sesuatu?". Tanya Wu Tian.


"Hm...itu...aku...". Guang Yun masih merasa ragu.


?!


"Katakan saja jangan ragu". Ucap Wu Tian, dan yang membuat Guang Yun kaget adalah, Wu Tian menggenggam tangan nya, tapi Guang Yun tidak merasa keberatan sedikitpun, malahan merasa nyaman dengan tangan besar dan hangat Wu Tian yang menggenggam tangan nya, Guang Yun merasa seolah tangan itu bisa melindungi nya dari apapun, tangan itu bisa membalik sungai dan menghancurkan gunung untuk nya, sehingga Guang Yun mulai tenang dan perasaan ragu mulai hilang.


"Sebelum nya kamu berjanji akan mengajari ku untuk menjadi lebih kuat, jadi aku ingin kamu mengajari ku sekarang". Ucap Guang Yun dengan tegas tanpa keraguan, Guang Yun juga menatap langsung mata Wu Tian, sehingga pandangan mata mereka saling bertemu.


"Baiklah". Jawab Wu Tian mengelus rambut Guang Yun dengan lembut, sebuah senyum mekar dari bibir Guang Yun, entah kenapa perasaan gugup dan ragu sebelum nya langsung hilang dengan perlakuan Wu Tian kepada nya.


"Tapi sebelum itu, kau harus tahu dasar dasar nya dan harus menjujung nya sampai nanti". Ucap Wu Tian, langsung saja Guang Yun memperbaiki posisi duduk nya, dan menajamkan telinga nya.


"Apa yang akan ku ajarkan adalah kultivasi, kultivasi adalah...". Wu Tian menjelaskan dasar dasar kultivasi dan hal hal yang harus Wu Tian jujung dalam diri nya, kurang lebih itu semua sama dengan apa yang dia jelaskan kepada Wu Ling'er dan lima bersaudara. Apa yang tidak disadari adalah, Wu Tian masih menggenggam tangan Guang Yun, bahkan Guang Yun membalas dan menggenggam balik tangan Wu Tian, membuat suasana hangat dan romantis di antara mereka.


...****************...


Hai semua, beberapa hari ini saya sedang mencoba membuat novel baru, tapi up nya saya belum tentuin, soal nya novel ini aja masih belum selesai, jadi saya numpukin dulu sampai banyak, nanti ini aja ya...

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, share, vote dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2