MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
91.Pencerahan pertama Guang Yun


__ADS_3

Mendengar penjelasan dari Wu Tian, Guang Yun merasakan kalau diri nya sangat rendah dan kecil. Sebelum nya Guang Yun berfikir sudah sedikit mengerti tentang dunia ini, tapi sekarang dia merasa bodoh dengan pemikiran nya itu, apa yang dia tahu tentang dunia masih lah belum apa apa, bahkan tidak sebesar pasir di lautan, dunia sangatlah luas dan tak terukur.


Setelah bisa mencerna semua pelajaran dasar Wu Tian, Guang Yun merasakan sesuatu yang hangat dan terasa akrab memasuki tubuh nya, langsung saja Guang Yun menutup mata nya secara perlahan. Tepat setelah mata Guang Yun tertutup, sebuah aura berwarna putih bersih terpancar dari tubuh nya.


?!


Wu Tian cukup terkejut melihat itu, Wu Tian sangat jelas tahu tentang apa yang terjadi dengan Guang Yun saat ini, itu adalah pencerahan. Pencerahan adalah sebuah situasi khusus, situasi khusus ini akan terjadi ketika seseorang mendapat sebuah pengetahuan yang mendalam tentang sesuatu hal, sesuatu itu ada berbagai macam hal, seperti pengetahuan mendalam dalam kultivasi, teknik, alchemist, ataupun berbagai macam hal lain nya.


Wu Tian tersenyum menatap Guang Yun, tanpa mengatakan apapun Wu Tian menggambar rune di udara, setelah sebuah rune emas kecil muncul di udara. Wu Tian mengibaskan rune itu dengan tangan nya ke samping, dari kibasan itu ringan itu, rune di udara mulai berubah dan membentuk sebuah dinding setengah bola transparan yang mengelilingi sekitar mereka, dinding itu adalah dinding yang mengisolasi yang didalam nya, sehingga aura ataupun suara tidak tembus keluar.


"Sekarang tergantung tekad mu, jika tekad dan kemauan mu besar, makas semakin besar pula yang akan kau dapat kan". Ucap pelan Wu Tian, lalu hanya diam dan memerhatikan sekitar agar tidak ada yang mengganggu.


Beberapa saat kemudian, cahaya putih secara perlahan mulai meredup hingga hilang sepenuh nya. Mata Guang Yun sedikit bergerak, Guang Yun perlahan membuka mata nya, dan dari mata emas nya, terlihat sebuah riak cahaya putih keemasan yang menari nari dari mata nya yang indah, hal itu terjadi cukup cepat karena cahaya putih keemasan langsung menghilang, meresap ke mata nya.


Siapapun yang mengenal Guang Yun, mereka pasti akan melihat kalau ada sesuatu hal yang berubah dari Guang Yun, tatapan, tempramen, dan bahkan aura yang dipancarkan nya nya terasa sangat berbeda. Saat ini, tatapan Guang Yun seperti seseorang yang melihat luas nya dunia, tempramen yang sebelum nya terlihat anggun, sekarang bertambah anggun dan ada tambahan tempramen tegas, aura nya yang sebelum nya terasa lembut, muncul aura yang terasa mendominasi.


Begitu mata Guang Yun kembali seperti semula, Guang Yun tersenyum dan menoleh ke wajah Wu Tian yang juga tersenyum ke arah nya, sekarang perasaan gugup nya seperti sudah hilang, tapi ada sebuah perasaan khusus yang aneh yang dia rasakan jika ada di dekat Wu Tian, perasaan khusus itu membuat sebuah rona merah di pipi nya.


"Terima kasih, jika tidak ada kamu aku tidak akan mendapat semua ini". Ucap lembut Guang Yun.


"Tidak, kau mendapatkan itu semua karena usaha mu sendiri, aku hanya memberikan mu dasar nya". Ucap Wu Tian menggelengkan kepala nya.


"Tapi tetap saja, bagaimanapun kau yang sudah membimbing ku, sehingga aku bisa mendapat kan nya". Ucap tegas Guang Yun, tanpa sadar mempererat genggamanan nya pada tangan Wu Tian. Wu Tian tidak mau membantah lagi, menurut nya itu hanya sia sia.


"Baiklah, sekarang kau sudah mengetahui dasar dasar nya, sekarang aku akan memberikan teknik kultivasi untuk mu. Tapi, kau harus ingat jangan pernah ajarkan teknik ini ke orang lain". Ucap Wu Tian serius. Guang Yun mengangguk, walupun tidak di beritahu juga dia tidak akan memberikan nya kepada siapapun, dia tahu kalau apa yang akan diberikan sangat luar biasa, dan dia juga tahu kalau dunia luar mengetahui nya, maka akan terjadi keributan yang menimbulkan peperangan panjang.

__ADS_1


"Baiklah kalau kau mengerti, tapi sebelum aku memberikan mu teknik kultivasi, apakah kau punya pertanyaan?". Ucap Wu Tian memastikan.


"Hm... sebenar nya ada satu". Ucap Guang Yun sedikit ragu.


"Katakan saja". Ucap Wu Tian.


"Itu... sebenar nya, kenapa kau bersikap baik kepada ku?". Tnya Guang Yun. Wu Tian hanya tersenyum, tapi tidak di dalam hati nya. Wu Tian berfikir apakah akan memperi tahu kalau dia menyukai Guang Yun, atau berbohong kepada nya. Setelah berfikir sebentar, Wu Tian sudah memutuskan untuk berbohong, belum saat nya Guang Yun mengetahui nya, Wu Tian takut kalau dia mengatakan nya saat ini, Guang Yun akan berprasangka buruk kepada nya dan akan menjauhi nya.


"Katakan sejujur nya!". Pinta Guang Yun tegas saat Wu Tian membuka mulut untuk berbicara, seperti dia tahu kalau Wu Tian akan berbohong. Wu Tian terdiam, dia mulai ragu untuk menjawab.


"Hah... sebenar nya, aku men-". Baru Wu Tian akan menjawab jujur, sebuah suara nyaring memotong kata kata nya.


"Bos, aku berhasil! aku berhasil! hahaha...". Ternyata itu adalah Wu Huo yang melompat lompat gembira dengan sebuah Pill putih bersih ditangan nya,


Duk!


"Aduhduhduh, kenapa disini seperti ada tembok?". Gumam heran Wu Huo. Wu Tian mengibaskan tangan, sekajab dinding transparan hilang, membuat Wu Huo kembali terjatuh.


"Itu adalah pelindung yang aku buat". Ucap Wu Tian.


"Aduh... katakan dulu kalau mau menghilangkan nya bos". Ucap Wu Huo berdiri kembali, tapi baru saja berdiri.


Baam!


Wu Shui muncul dan langsing memukul kepala Wu Huo.

__ADS_1


"Hei, apa yang kau lakukan-...hm mmm ...". Saat Wu Huo inginprotes, Wu Fei datang dan menumpal mulut Wu Huo.


"Maaf bos, lanjutkan saja". Ucap Wu Fei tersenyum.


"Hah... sudahlah, kalian semua keluar". Ucap ringan Wu Tian ke arah pintu.


"Eh hehehe... kakak sudah menyadari nya". Ucap Wu Ling'er tersenyum canggung keluar dari balik pintu, diikuti oleh Wu Zhan dan Wu Deng.


"Ada apa kalian kesini?". Tanya Wu Tian.


"Hmm... kalian dari tadi disan-hm...". Wu Huo memberontak sehingga mulut nya tidak di sumpal lagi, tapi Wu Fei langsung kembali menyumpal mulut nya sebelum menyelesaikan kata kata nya.


Baam! Baam!


Wu Zhan dan Wu Deng memukul kepala kepala Wu Huo.


"Maaf bos... kami hanya lewat saja, lupakan kami dan lanjutkan saja, kami akan pergi". Ucap Wu Zhan, Wu Huo langsung diseret oleh empat saudara nya untuk masuk ke dalam.


"Kak, aku ingin berkultivasi dulu". Ucap Wu Ling'er, dengan cepat berlari masuk kedalam rumah.


Hening~


...****************...


Hai semua, karena banyak yang bilang banyak typo, buat karangan saya ketik dulu di laptop baru di ketik ulang di hp, dan kemarin saat saya buat karangan di laptop, eh malah tiba tiba microsoft nya eror dan ngerestart, dan tidak ke simpan, males banget kalau sudah gitu.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, share, vote, dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2