
Setelah Wu Ling'er dan lima bersaudara pergi. suasana menjadi hening tanpa ada yang berbicara. Wu Tian dan Guang Yin sudah melepas genggaman tangan mereka, Wu Tian tidak merasakan malu Atau apapun, berbeda dengan Guang Yun yang pipi nya sudah semerah tomat.
"Ekhem, jadi aku akan memberikan mu teknik kultivasi, serta teknik teknik yang cocok untuk mu, tapi aku akan menyegel teknik teknik yang belum bisa kau latih di dalam jiwa mu, itu akan terbuka saat waktu yang tepat". Ucap Wu Tian membuka pembicaraan lagi.
"Hmm". Guang Yun mengagguk, Guang Yun tidak berniat bertanya lagi kepada Wu Tian, tapi hanya intuk saat ini.
Wu Tian mengangkat tangan dengan jati telunjuk di arah kan ke dahi Guang Yun.
"Tenangkan pikiran dan jangan mencoba melawan apa yang masuk, ini akan terasa sakit jadi tahanlah". Ucap Wu Tian, saat cahaya putih-emas meluncur ke dahi Guang Yun.
"Rghhh...". Huang Yun sedikit mengerang pelan merasakan sakit di sekujur tubuh nya, itu terasa sakit karena jiwa nya juga mendapat guncangan karena informasi informasi tertanam di jiwa nya, sama seperti proses proses sebelum nya.
Sebenar nya, saat Wu Tian memegang tangan Guang Yin sebelum nya, Wu Tian sudah memeriksa untuk memastikan keadaan tubuh Guang Yun. Setelah memastikan nya, Wu Tian hanya bisa tersenyum di dalam hati nya. tipe tubuh Guang Yun sama seperti kehidupan sebelum nya, yaitu tipe tubuh 'Divine Grace Body'.
Divine Grace Body, alasan mengapa Guang Yun menjadi rebutan banyak orang di kehidupan sebelum nya. Tipe tubuh Guang Yun tidak memiliki peringkat, itu karena tipe tubuh ini sangat jarang muncul, bahkan tidak banyak orang yang tahu tentang tipe tubuh ini, jika pun muncul dan diketahui, maka akan menjadi alasan sebuah peperangan besar, yang dampak nya sangatlah luar biasa.
Ada alasan utama orang dengan tipe tubuh ini menjadi rebutan, yaitu kemampuan nya. Orang dengan Divine Grace body bukan hanya memiliki manfaat pada pemilik nya, tapi jika berhubungan dengan orang lain, maka orang itu akan mendapat manfaat yang luar biasa juga, penyembuhan luka, mempercepat kultivasi, bahkan banyak manfaat lain nya.
Yang paling penting, hanya satu orang yang bisa mendapat manfaat dari pemilik Divine Grace Body, atau sepasang kekasih yang bisa mendapat manfaat, sehingga itulah orang orang akan berebut untuk mendapat kan nya. Terbukti dengan kasus masa lalu nya, mereka diburu oleh banyak orang, walaupun saat itu Guang Yun sudah menjadi wanita Wu Tian. Tapi, manfaat dari Divine Grace Body terlalu diluar akal, sehingga orang pasangan itu akan di buru untuk dibunuh, mereka takut ancaman yang mungkin merugikan mereka di masa depan.
Kehidupan kultivator itu keras dan kejam, yang lemah akan diinjak dan dilupakan, sedangkan yang kuat akan dikagumi dan diingat, tidak peduli perbedaan jenis kelamin ataupun usia. Sangat kejam memang, tapi itulah kenyataan nya.
Guang Yun dengan rasa sakit di tubuh nya, jiwa dan nya terasa bergetar. Tapi, dengan tekad nya yang kuat, Guang Yun menahan semua rasa sakit itu, Guang Yun mencengkram tangan nya dengan erat, gigi nya bergeretak karena ditekan kuat, rasa sakit itu tidak pernah Guang Yun rasakan, bahkan membayangkan saja tidak pernah.
__ADS_1
"Tahan, kau pasti bisa". Sebuah suara hangat terdengar di telinga nya, suara itu memberikan nya semangat untuk terus berjuang, di benak nya muncul sebuah siluet, siluet wajah seorang yang tersenyum pada nya, dan itu adalah siluet dari wajah Wu Tian.
Setelah beberapa saat, rasa sakit perlahan menghilang, sampai benar benar hilang digantikan rasa segar dan penuh energi. Dalam proses sebelum nya, Guang Yun tidak berteriak kesakitan. Guang Yun tidak ingin Wu Tian melihat seperti orang lemah, karena Guang Yun sudah bertekad menjadi kuat, dia ingin agar bisa berjalan berdampingan dengan orang itu, entah apapun rasa sakit dan rintangan yang harus dia lalui.
Guang Yun membuka kelopak mata secara perlahan, banyak informasi yang masuk ke kepala nya membuat nya sedikit pusing, tapi Guang Yun masih bisa mentolerir nya. Guang Yun lalu menoleh dan melihat Wu Tian.
"Terima kasih, guru". Ucap Guang Yun membungkuk. Karena Wu Tian mengajarkan dan memberi nya metode kultivasi dan teknik teknik, bukankah sudah seharus nya memang wajar dipanggil guru? tidak penting perbedaan usia mereka, walaupun guru lebih tua, seumuran, atau lebih muda, guru tetaplah guru.
Tapi, Wu Tian mengerjit mendengar jawaban itu, dia merasakan perasaan aneh dipanggil guru oleh Guang Yun. Wu Tian bingung, apakah harus tertawa atau menangis, mengapa?. Karena sebenar nya, di kehidupan nya yang sebelum nya, Guang Yun bukan hanya kekasih nya saja, tapi sebelum menjadi kekasih Wu Tian, Guang Yun sebenar nya adalah guru nya sendiri, bukankah aneh jika dipanggil guru oleh guru nya? meskipun ini ada di masa dan dunia yang berbeda, tetap saja terasa aneh menurut Wu Tian.
"Jangan panggil aku guru, panggil aku seperti biasa nya". Ucap Wu Tian.
"Tapi...". Guang Yun ingin berbicara, tapi diam karena Wu Tian mengangkat tangan kanan nya, memberi tanda untuk diam.
"Ngomong ngomong, saat ini kau tinggal dimana?". Tanya Wu Tian.
"Aku saat ini tinggal di asrama sekolah, tapi nanti aku ingin tinggal diluar". Jawab Guang Yu.
"Hm? kau tidak tinggal bersama orang tua mu?". Tanya Wu Tian heran, mendapat pertanyaan itu, Guang Yun sedikit menunduk dan menjawab.
"Aku tidak tahu orang tua ku siapa dan dimana, aku sebelum nya hanya tinggal dengan nenek dari kecil, tapi nenek meninggal setengah tahun yang lalu". Jawab Guang Yun.
"Maaf, aku tidak tahu". Jawab Wu Tian dengan rasa bersalah, tapi ditanggapi Guang Yun dengan menggelengkan kepala.
__ADS_1
"Tidak apa apa". Ucap Guang Yun.
"Jangan sedih, nanti nenek mu disana ikut sedih melihat mu sedih". Ucap Wu Tian, menyingkap rambut Guang Yun yang menghalangi wajah nya.
"Terima kasih". Ucap Guang Yun, perasaan sedih nya mulai menghangat. Wu Tian merasa pahit dihati nya, ternyata Guang Yun saat ini hidup seorang diri, jadi Wu Tian bisa menyimpulkan jika Guang Yun sudah berja keras, membiayai diri nya sendiri untuk kehidupan sehari hari dan biaya sekolah juga, tapi itu pasti karena usaha nya sehingga mendapat beasiswa, dan alasan Guang Yun ada di pelelangan sebelum nga, mungkin dua teman nya itu yang mengajak.
"Bagaimana kalau kau tinggal disini saja?". Usul tiba tiba Wu Tian, membuat Guang Yin terkejut.
"Tidak perlu, aku takut merepotkan". Ucap pelan Guang Yun.
"Tidak, aku malah senang jika kau mau tinggal disini". Ucap Wu Tian, Guang Yun merasakan kebahagiaan di lubuk hati nya, tapi sungkan untuk menerima tawaran Wu Tian.
"Terima saja, Ling'er juga pasti akan senang kalau kamu tinggal disini". Ucap Wu Tian lagi.
"Baiklah". Jawab Guang Yun setelah berfikir.
"Bagus ayo beritahu yang lain". Ucap Wu Tian, lalu masuk ke rumah bersama Guang Yun, dan memberitahu yang lain, yang disambut hangat yang lain, terlebih Wu Ling'er yang langsung menyeret Guang Yun melihat kamar di lantai dua.
...****************...
Hai semua, saya lagi tidak ada ide dan mood lagi ilang, lagi low banget!!!
Jangan lupa like, komen, share, vote, dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁
__ADS_1
SEMOGA TERHIBUR