MODERN CULTIVATOR

MODERN CULTIVATOR
121.Pertarungan Wu Huo dan Zhao Li


__ADS_3

Ada senyuman yang aneh di wajah Wu Huo, senyum itu seperti menyiratkan akan sesuatu hal, tentu hanya Wu Huo yang tahu. Namun Zhao Li merasakan hal aneh dari senyuman itu, namun kemudian dia tidak mau terlalu memikirkan nya karena Krisi yang dihadapi nya sekarang.


"Ayo mulai!". Tanpa menunggu balasan Zhao Li, Wu Huo langsung menerjang maju dengan ganas nya.


Sebagai seorang yang berpengalaman, Zhou langsung sigap dan langsung melesat ke Wu Huo. Tampak Zhao Li lebih cepat dari Wu Huo, terlihat dari jarak Zhao Li yang lebih maju dari Wu Huo.


Sampai jarak mereka tinggal satu meter lebih, Wu Huo melesatkan pukulan nya menuju Zhao Li. Zhao Li dapat merasakan kekuatan pukulan itu, dia yakin kalau itu akan melukai nya jika menerima pukulan itu. Bagaimanapun Zhao Li adalah seorang pembunuh, seorang pembunuh mengandalkan kecepatan dan kelincahan nya untuk membunuh target dalam diam, dan tidak melatih tubuh mereka.


Dengan insting dan pengalaman nya selama ini, Zhao Li dengan lincah menghindari serangan itu dengan bergerak sedikit menyamping ke kiri. Melihat ada celah, langsung saja Zhao Li melesatkan pukulan ke ulu hati yang berada tepat ditengah badan Wu Huo.


Bam!


Pukulan itu tepat sasaran mengenai ulu hati Wu Huo.


Gah~!


Dengan itu Wu Huo termundur tiga langkah, Wu Huo dapat merasakan sedikit mual. Pukulan itu sebenar nya tidak terlalu kuat, atapi karena mengenai hulu hati yang merupakan salah satu titik lemah tubuh, sehingga efek nya sangat besar.


Dari sini dapat dilihat ciri ciri seorang pembunuh dari Zhao Li, seorang pembuh selalu mengincar titik vital. Meskipun kultivasi nya sudah meningkat, tapi pengalaman nya masih sangatlah kurang. Yang lain tampak khawatir, dan ingin membantu, tapi segera Wu Huo berteriak ke mereka.


"Ini pertarungan ku!". Saudara saudara nya terdiam.


"Biar aku urus ini kalian hanya diam sa-". Belum sempat menyelesaikan ucapan nya, serangan lain dari Zhao Li kembali mengarah pada nya.


Tak!


Dengan reflek Wu Huo menyimpangkan tangan nya.


"B*j'ng*n, tidak bisakah kau menunggu ku selesai dengan ucapan k-". Sekali lagi kata kata Wu Huo terpotong, karena serangan lain kembali diarahkan Zhao Li, kali ini serangan tajam ke tepi leher nya.

__ADS_1


Tap!


Wu Huo sigap menghalau nya, awal nya ingin menangkap tangan Zhao Li, tapi Zhao Li dengan cepat mundur sehingga Wu Huo hanya menepis nya.


"Apakah kau serius bisa mengalahkan nya? sudah terkena satu pukulan dan hampir terkena serangan vatal, yakin tidak ingin bantuan?". Wu Shui dari kejauhan bertanya.


Uray wajah Wu Huo mengerut, langsung berteriak kesal."Diam!".


Kali ini Wu Huo tidak mau lengah dan malah jadi olokan, Wu Huo langsung merjang ke Zhao Li. Terjadilah afengan serang menyerang, Zhao Li lebih unggul dengan berhasil melesatkan serangan ke Wu Huo, sedangkan Wu Huo hanya beberapa kali berhadil melesatkan pukulan, dan itu dalam hitungan nyaris.


Lama kelamaan, gerakan Wu Huo semakin membaik, dia juga tidak lagi menyerang sembarangan tanpa berfikir. Sehingga Zhao Li saat ini merasakan krisis yang semakin mengguncang nya.


"Walupun awal nya gerakan nya buruk, tapi lama kelamaan semakin membaik". Komentar Wu Zhan dari jauh.


"Benar, dia bahkan sudah bisa sedikit mengontrol diri nya". Komentar lain dari Wu Deng yang saat ini berdiri bersama saudara nya yang lain.


"Yah... ini adalah perkembangan yang bagus, kita juga tidak boleh mengendur". tambah Wu Deng. Hanya Wu Shui yang diam, namun sebenar nya dia saat ini masih menganalisis dan menemukan hal yang penting untuk pertumbuhan mereka, sehingga akhir menyampaikan pendapat nya


"Kamu benar, dengan teknik dan sumber daya dari bos, kita bisa meningkatkan kultivasi dan kekuatan kita, namun kita kurang pengalaman tempur". Balas Wu Deng.


"Membandingkan aku dengan orang itu, walaupun kekuatan dan kecepatan ku di atas nya, tapi kemungkinan akan sulit untuk ku menang". tambah Wu Feng.


"Bagaimanapun, untuk sekarang kita terlebih dahulu menunggu bos. Kita bicarakan ini dengan bos". Wu Zhan tampak tenang, tapi ada kegelisahan yang dia pendam.


Yang lain menjadi diam, kembali menyaksikan pertarungan itu.


Hah... ha....


Saat ini kedua nya berjarak beberapa sepuluh meter, kedua nya bernafas ngos ngosan karena lelah. Ada beberapa memar di tubuh Wu Huo, membuat rasa sakit di tubuh nya, Zhao Li selalu mengincar titik lemah nya, walupun beberapa serangan bisa ia halau, tapi ada juga beberapa serangan yang berhasil mengenai titik lemah nya.

__ADS_1


Tidak berbeda dengan Zhao Li, walupun serangan Wu Huo hanya beberapa yang berhasil, tapi kekuatan serangan Zhao Li benar benar mengguncang nya.


Pada titik ini, Zhao Li merasa kalau dia tidak akan menang melihat gerakan Wu Huo yang semakin lama semakin membaik, sehingga kesempatan nya untuk kabur semakin sudah. Karena itu sebuah rencana licik terpikirkan oleh nya.


"Mari selesaikan ini". Ucap Zhao Li tiba tiba.


"Baiklah, lagian aku sudah lelah". Balas Wu Huo yang langsung memasang kuda kuda menyerang, bersamaan dengan Zhao Li.


Sementara itu, Wu Shui merasa ada hal yang aneh. Wu Shui yakin kalau Zhao Li menyadari kalau Wu Huo lebih kuat dari nya, tapi kenapa malah meminta untuk mengadu serangan terakhir.


'Apa mungkin...!!' Tiba tiba sebuah pemikiran terlintas.


"Gawat, hati hati itu hanya jebakan!". Walupun Wu Shui sudah berteriak, tapi kini Wu Huo dan Zhao Li sudah melesat, dan jarak nya tinggal 2 meter. Karena fokus, Wu Huo tidak mendengarkan Wu Shui, kini fokus memusatkan kekuatan nya ke tangan kanan nya, setelah jarah 1 meter kurang, Wu Huo langsung melesatkan pukulan nya.


Tinggal beberapa jengkal dari pukulan Wu Huo, tiba tiba Zhao Li bermanuver, dengan waktu sepersekian detik, sebuah belati kecil keluar dari balik baju nya dan sudah ia genggam, langsung melakukan serangan menikam ke dada kiri Wu Huo.


Awas!


Empat saudara nya berteriak kaget ke Wu Huo, mereka tidak menyangkat kalau Zhao Li menyembunyikan senjata.


Jleb!


Pisau itu langsung tertancap dan mengalirkan darah.


...****************...


Hai semua, terima kasih karena selama ini tetap mendukung saya, ujian sudah selesai tapi masih ada beberapa hal yang harus saya lakukan, tapi kali ini saya akan berusaha tidak terlalu lama up nya. Terima kasih dan yang terbaik untuk kita semua.


Setelah saya pikir pikir, saya agak terlalu terburu buru dalam membuat sistem tingkatan kultivasi di novel ini, jadi saya berniat untuk menyederhanakan atau mengurangi nya agar lebih enak, kan ribet kalau tingkatan nya terlalu banyak. Minta pendapat nya.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, share, vote, dan kalau bisa tips nya hehehe 😁😁😁


SEMOGA TERHIBUR


__ADS_2