
Dhani benar-benar memutuskan untuk resign dari Kantornya, dia merasa ke putusan ini akan baik untuk mereka, Sinta akan dengan mudah menerima vian kembali, meski dia harus rela memupus cinta dalam hatinya, bagi cinta tak harus memiliki, dia akan pastikan Sinta bahagia bersama vian.
hari ini, dhani datang jam 10 Dan langsung menuju meja pak amir.
"siang pak " sapa dhani
"ehh ia dhan baru dateng kamu? " tanya pak Amir mengarahkan pandangannya pada dhani yang berdiri di depan meja kerja
"iya Pak kebetulan saya ada janji jam 7 malam dengan owner kembang gula, dia mau renovasi bagian dapurnya " jelas dhani
"ohh okk, terus ada laporan apa siang ini? " tanya pak Amir tersenyum memandang dhani
"pak maaf saya mau nyerahin surat resign " ucap dhani menyerahkan amplop coklat yang berisi surat pengunduran diri
"resign? " tanya pak Amir kaget, tagannya mengambil amplop yang dhani berikan
"kok resign sih dhan, memangnya kamu mau kemana? " lanjut pak Amir
"saya kebetulan ada kerjaan baru pak di daerah bekasi" jelas dhani
"ohhh baiklah kalau begitu, nanti saya kasih surat kamu ke HRD " ucap pak Amir, merasa lega karna anak buahnya bisa mendapatkan pekerjaan yang menurutnya lebih baik
__ADS_1
" iya Pak makasi banyak ya pak, bapak sudah banyak bantu saya,,, " ucap dhani kepada atasannya itu, pak Amir memang tidak hanya sekedar atasan buat dhani, dia adalah guru, teman dan kakak yang selalu memberi masukan bukan hanya pekerjaan tapi juga tentang kehidupan
"iya dhan sama-sama, kamu baik-baik disana kerja lebih giat lagi, dan jangan lupa cari pacar " ledek pak Amir dengan membisik ke telinga dhani
dhani hanya tersenyum dalam hatinya,
"untuk cari pacar sepertinya belum bisa, nama Sinta masih slalu ada di fikiranKu" gumamnya dalam hati
"bapak bisa aja " balas dhani..
"yasudah saya kasih ini ke bu Nova ya, ingat sma sih ada pekerjaan yang harus kamu selesaikan " tegas pak Amir sambil berdiri berlalu meninggalkan dhani yang masih berada di depan mejanya
"siap pak beres.... " katanya mengacungkan jempol dan tersenyum lebar, dhani kembali ke meja kerjanya, dia mulai membuka komputernya melihat apa saja yang harus dia selesaikan,
"dhan kamu resign? " teriak aldo yang berada di 5 meja di depan dhani
"iya bro.." sahutnya masih dengan kesibukannya merapikan kerta
"wah kemana lo? " tanya aldo menghampiri dhani
"bekasi bro, ada kerjaan baru.. " jelas dhani
__ADS_1
"Okk sukses ya bro, jangan lupa main main lah kesini" pesan aldo sambil merangkul temanya itu
"siap bro.... " balas dhani, suasana Kantor mulai ramai mendengar kabari dhani akan resign beberapa temanya bahkan menghampiri dhani di meja kerja nya,
"ahhh lo dhani kok resign sih " wulan menyesalkan ke putusan dhani yang akan resign dari Kantornya
"tau lo dhan enak tau jadi anak buah pak amir, " tambah mega
"yang gimana lagi " kata dhani menarik nafas, sebenernya ini memang ke put us an yang split baginya, hanya saja tak mungkin ia bisa merebut sinta dari orang yang lebih dulu mencintai sinta,
"gak asik lo " tambah sultan
"pokoknya sebelum lo pindah, kita makan-makan dulu lah " ajak aldo
"ok ok nanti sebelum gua pindah kita makan dulu di pizza aja ya " ajak dhani pada teman-temanya yang merasa kecewa dengan pengunduran dirinya
"Okk siap....... " teriak wulan, aldo, Dan sultan dengan kompak, merekapun satu-satu merangkul dhani, meski terlihat pendiam tapi banyak dari teman-temanya yang ia tolong, dhani orang yang sangat care pada orang lain, terutama pada yang lebih tua dari nya sehingga banyak teman yang akan merasa kehilangan
"yasudah gua ke bawah dulu ya bro, " katanya sambil memukul oundak aldo yang berada disampingnya
"Okk " jawab aldo,
__ADS_1
dhanipun bergegas meninggalkan keramaian Kantor, ia menuju tenant yang akan renovas, yah tugas dhani adalah mengontrol semua tenant yang akan buka atau renovasi, dia juga yang akan mendisign semua ruangan dalam tenant.