
berawal dari pertemuan sinta Dan dhani di tempat mereka bekerja
Dhani bekerja di salah Satu mall besar di daerah A sebagai fit out, dia lulusan arsitektur di universitas ternama di jawa timur, dia pria yang sangat dingin, jarang sekali dia terlihat bercanda bersama teman wanita nya, dia juga terkenal sebagai pekerja keras, tak jarang dia terlihat pulang malam untuk Menyelesaikan pekerjaan.
sinta sendiri bekerja sebagai customer relations di perusahaan yang sama dengan dhani, mereka jarang sekali bertemu, dhani bekerja di office dan Sinta bekerja di lapangan, pernah sesekali mereka bertemu, tapi tak ada rasa yang istimewa di hati mereka, sampai akhirnya suatu ketika mereka di satukan dalam sebuah proyek.
saat itu mall tempat mereka bekerja, akan membuka event tempat bermain iceskating, divisi yang masuk dalam proyek tersebut adalah Tenant relations (TR) , fit out dan advertising and promotion (A&P) , dari divisi TR di wakili oleh pak. Nanda, dari divisi fit out diwakili oleh dhani dan dari divisi A&P diwakili oleh sinta, pertemuan mereka bermula pada saat meeting pertama.
Sinta segera menuju ruangan meeting di lantai 3, disitu Dhani dan Nanda sudah bersiap
"permisi pak maaf telat " ucap Sinta saat membuka pintu ruang meeting
"ohh iya gak papa,masuk ta... " perintah Nanda, sintapun segera masuk dan duduk di samping Dhani .
" okk sudah semua ya, sekarang kita mulai rapatnya, Dhani sebelumnya saya kenalkan dengan Sinta, dia adalah customer relations di bawah kepemimpinan A&P, Sinta... ini Dhani dia adalah asisten fit out anak buah pak Amir., kalau saya, kalian sudah tau lah ya.... "jelas Nanda, Nanda adalah asisten divisi TR hanya saja Nanda lebih senior dari Sinta dan Dhani
" iya Pak.. " jawab Sinta, Dhani hanya melemparkan senyum
pada saat meeting berjalan, Sinta mulai memperhatikan Dhani, cara bicara Dhani sungguh sopan, dia juga sangat cerdas, pola bangunan yang dia gambar sangat rapih, semua di lakukan menggunakan tangan kirinya.
__ADS_1
meeting berlangsung kurang lebih 30menit, setelah itu kami kembali menuju tugas masing-masing.
Sesampainya di meja, Sinta baru tersadar bahwa pulpennya tertinggal di meja ruang meeting.
"ahhh lupa pulpen ku" ucap Sinta sambil memukul kepalanya
"kenapa ta,,? " tanya Tia yang saat itu sedang bertugas bersama Sinta
"pulpen aku ketinggalan ka di ruang meeting, aku ambil dulu ya, gak ada pulpen lagi soalnya" jelas Sinta
"yasudah sana, cepat aku mau istirahat" jawab Tia, dalam perjalanan menuju ruang meeting terlihat seorang pria mengenakan kemeja marun slim fit, dengan celana salur hitam di depannya
" Sinta... " panggil pria itu
"ini pulpen kamu? " tanyanya, sambil menunjukan pulpen Sinta yang tertinggal di ruang meeting
"iya Pak,,, makasi ya" ucap Sinta, sambil mengambil pulpen yang di berikan Dhani
" iya, tadi pak Nanda nyuruh saya anter, karna pasti kamu perlu pulpen ini " jelasnya tersenyum,
__ADS_1
senyumannya begitu manis, hati sinta mulai tak karuan,
"hehehe iya Pak, baru aja saya mau ambil " jelas Sinta sambil sedikit tertawa
" okk saya balik lagi ya," Dhani membalikan badannya dan bergegas menuju ruangannya.
Sinta begitu senang melihat Dhani tersenyum di depannya, segera dia berbalik menuju meja kerjanya
" kak Tia......... " teriak Sinta sambil memeluk Tia
" ihhh kenapa kamu ta? " tanya Tia heran
"senyumnya bikin aku meleleh..... " jelas Sinta dengan gaya seorang gadis yang kasmaran
" yee... senyum siapa? "tanya Tia
" senyum pak Dhani " jawab Sinta sambil tersenyum
" gila kamu ya, terus vian mau kamu kemanain? " tanya Tia, mengingatkan bahwa saat ini Sinta sedang berhubungan dengan vian
__ADS_1
" hmmm gak tau, yang jelas aku seneng banget ka, dia itu cool, keren deh pokoknya " jelas Sinta, fikirannya mulai di hantui seorang Dhani
" dasar, udah ahhh aku mau istirahat" ucap Tia, Tia segera pergi meninggalkan Sinta yang sedang terpesona oleh seorang ramadhani prasetyo.