
sinta membuka matanya,, di lihat dhani masih terlelap , ia menaikan tubuhnya, sekarang wajahnya berada di depan wajah dhani..
"kamu lucu kalo lagi tidur " ucap sinta pelan
sinta membelai lembut rambut dhani, mengecup keningnya
"dhannn" panggil sinta lembut, mata dhani mulai terbuka di lihat sinta yang tersenyum kearahnya, dhani membalas senyuman sinta Dan merangkul sinta hingga ia terjatuh di atas tubuh dhani
"dhani... ihhh lepasin " ucap sinta mencoba lepaas dari pelukan dhani
"suruh siapa kamu bangunin aku " ucap dhani, pelukannya semakin kencang membuat sinta pasrah
"hehheheh kamu lucu kalo lagi tidur " ujarnya
"gimana tidurmu tadi malam? " tanya dhani
"gak gimana gimana biasa aja " jawabnya melepaskan pelukan dhani
"bangun yuk aku mau jalan pagi, cuacanya enak banget " ajak sinta menarik tangan dhani yang masih bermalas malasan
"1 jam lagi ya, aku masih ngantuk " pinta dhani menarik kembali selimut
"ahhh ayo dong bangun " paksa sinta, terus menarik tangan dhani hingga terbangun meski badannya masih terasa lemas
"iya iya aku bangun " jawabnya memaksa tubuhnya yang enggan meninggalkan kasur yang nyaman
"gitu dong " ucap sinta senang, sinta berlalu pergi meninggalkan kamar dhani rasa tak percaya malam tadi ia tidur bersama dhani
"untung aja gk terjadi apa-apa" fikirnya membayangkan tadi malam
sinta bergegas mengambil handuk Dan membersihkan dirinya, terpaksa dia harus memakai pakaian yang ia kenakan kemarin, karena memang tak ada rencana untuk menginap
"ta.... " suara dhani memanggil dari balik pintu
"iya dhan tunggu sebentar " jawab sinta bergegas membukakan pintu untuk dhani
"makan dulu yu " ajak dhani, sinta mengangguk Dan mmenggapai tangan dhani berjalan bersama menuju meja makan
"wahh udah pada bangun, tuh bibi udah siapin sarapan " kata bi inah melihat dhani Dan sinta yang baru turun
"ehhh iya bi makasi, maaf ya bangun nya siang jadi gak bantuin " ucap sinta merasa malu melihat bi inah yang sudah rapi menyiapkan sarapan
"gapapa mbak ini mah sudah tugas saya " kata bi inah sambil menepuk pundak sinta
"duduk ta " suruh dhani
"iya makasi " jawab sinta, bi inah segera bergegas mengambilakn piring Dan sendok ke meja makan, sesekali dia melirik dhani Dan sinta dalam hatinya bertanya apa saja yang mereka lakukan malam tadi? namun pertanyaan segera di tepis oleh bi inah Dan kembali focus pada kerjaannya, merasa bi inah memperhatikannya sinta menjadi tak enak hati, sepertinya bi inah tau semalam dia tak tidur di kamarnya, pasti bi inah berfikir yang aneh-aneh ucapnya dalam hati
"bi yok makan bareng" ajak dhani pada bi inah,
__ADS_1
"tidak deh mas, tadi bibi udah sarapan udah mas aja sama mbk nya yang makan " tolak bi inah,
"yasudah kita makan dulu ya " ucap dhani, bi inah tersenyum Dan pergi meninggalkan sinta Dan dhani di meja makan
mereka menyantap lahap makanan yang bi inah sajikan , setelah itu dhani mengajak sinta berjalan menuju taman
"ta kamu masuk apa hari ini? " tanya dhani sambil terus melangkahkan kakinya di sebuah taman yang penuh bunga Dan pepohonan
"masuk siang dhan, jam 2 " jawab dhani
"kamu mau kerja gak? " tanya dhani, sinta mengangkat bahunya, Seraya bingung antara masih ingin bersama dhani atau bekerja
"kamu mau ngapain hari ini? " tanya sinta
"aku mau beres-beres kamar kosan, besok aku pindah ke bekasi " jawabnya membuat sinta menunduk lemah teringat akan perpisahan nanti
"secepat itu dhan? " tanya sinta lirih
"iya ta, aku sudah menyuruh bastian untuk beresin kamar kosan disana, Lusa ada panggilan di kantor baru, kamu doain ya ta " pinta dhani memegang tangan sinta, sinta hanya mengangguk hatinya terasa sedih ternyata dhani sudah menyiapkan semuanya untuk benar-benar menjauh darinya
"ta.... " panggil dhani mengangkat dagu sinta yang tertunduk
"semua pasti baik baik saja, vian akan bahagiain kamu, kalau vian nyakitin kamu aku yang akan melempar vian jauh jauh dari hidupmu " ujar dhani, sinta memeluk erat tubuh dhani, air matanya kembali menetes, dhani mengusap rambut sinta mencoba menenangkan
"aku mohon tetap hubungi aku, jangan benar benar pergi dariku " pinta sinta, dhani mengangguk Dan menciumi kepala sinta, mereka melanjutkan perjalanan mereka,
"ohh yasudah kita pulang sekarang " ajak dhani, sinta mengangguk Dan melangkah menuju rumah, dhani segera bergegas mengambil tas Dan mencari mang andi
"manggggg!!!!! " teriaknya dhani, mang andi sedang menyiram tanaman di belakang, ia segera menghampiri dhani
"iya mas....? " tanya mang andi
"aku pulang ya..... " pamit dhani, mang andi tersenyum Dan segera merangkul dhani
"hati hati ya mas " pesannya, mata mang andi terus menatap dhani seolah masih ada yang ingin di sampai kan
"iya mang makasi, " jawab dhani
"mas " panggilnya setelah melihat dhani membalikan badannya
" iya mang kenapa? " tanya dhani,
"semalam tidak terjadi apa apa kan? " tanya mang andi hati hati, dhani hanya tersenyum, Dan menggelengkan kepalanya
"tenang aja mang " ucapnya menepuk pundak mang andi, hati mang andi terasa lega
"syukurlah" gumamnya sambil mengelus dadanya, dia percaya keponakan majikannya itu tidak Akan berbuat hal yang tidak tidak
dhani berlalu pergi meninggalkan mang andi yang masih berdiri di taman
__ADS_1
"ta... yok pulang " ajak andi yang melihat sinta sedang asik berbincang dengan bi inah
"ayo.... bi Makasi ya masakan bibi enak banget " puji sinta
"iya makasi mbak, nanti main lagi ya kesini" ucap bi inah memeluk sinta, sinta hanya tersenyum, entah kapan dia bisa menginjakakn kakinya di rumah ini lagi
sinta berlalu pergi menuju mobil dhani, mobil mulai meninggalkan rumah mungil itu, tangan sinta melambai ke arah mang andi Dan bi inah.
dalam perjalanan pulang sinta hanya diam, dhani selalu menggenggam tangan sinta sehingga dia hanya menyetir dengan satu tangan, dia tau sinta sangat merasa sedih
mobil terus melaju melalui jalan tol bogor jakarta, jalanan sangat lenggang hanya sedikit kemacetan di pintu tol, suasana mobil sangat sepi tak ada suara yang terdengar dari dua orang ini, dhani menyalakan audio mobil menyambungkannya pada ponselnya, dia putar lagu falling in love with you, suara dhani terdengar lembut menyanyikan lagu yang ia putar, sinta hanya tersenyum memandangnya
"falling in love with you " dhani menirukan lagu yang ia dengar sambil mengarahkan pandangannya ke wajah sinta, Dan mencium tangan sinta
"apaan sih " ucap sinta tersenyum malu
hatinya seakan berat melepaskan dhani, hari hari yang di lalui bersama dhani membuatnya semakin mencintainya
"bener ya dhan kata orang , hanya butuh 1 detik untuk mencintai tapi butuh bertahun tahun untuk melupakan" ucap sinta
"entah berapa tahun aku bisa lupain kamu dhan " tambah sinta, dhani tersenyum Dan menciun kening sinta
"gak usah di lupain" ujar dhani,
"maksudnya? " tanya sinta
"yah simpan kenangan kita di memory kamu, aku gak mau kamu lupain aku " ucap nya, sinta hanya melirik dhani yang focus menyetir
"semudah itu apa? " gumamnya dalam hati
"kok liatnya gitu ? " tanya dhani yang melihat lirikan sinta
"kamu mah kayanya santai banget deh, padahalkan abis ini kita gak bisa ketemu lagi " rengek sinta, air matanya terjatuh dia kembali menangis membayangkan sulitnya bertemu dhani nanti, dia harus memendam rindu yang teramat
"kok nangis lagi? " tanya dhani dengan sigap menghapus air mata sinta
"aku belum siap kehilangan kamu dhan " ujar sinta
"aku pastikan kamu Akan siap seiring berjalannya waktu " kata dhani menggenggam erat tangan sinta
"seyakin itukah? " tanya sinta
"hmmmmmm" dhani menganggukan kepalanya
"janji ya, jangan sedih sedih selalu bahagia buat aku " pesannya membuat tangis sinta semakin pecah
"aku bahagia kalo kamu disini " ucap sinta dengan Nada yang terisak
"aku selalu di hati kamu, begitupun kamu Akan selalu di hati aku percaya dewh, kita Akan bertemu lagi " ucap dhani, sinta mengusap air matanya ia harus menerima keadaan bahwa cinta mereka tak bisa bersama.
__ADS_1