My Expectations (Penantianku)

My Expectations (Penantianku)
episode 34 kisah Dhani


__ADS_3

Setelah terakhir bertemu Sinta, Dhani merasakan patah hati yang teramat, bertahun-tahun ia tak memiliki kekasih, jangankan untuk memikirkan pacar, dekat dengan wanitapun tidak, temannya hanya Bastian, yang selalu setia mengikuti Dhani kemanapun, sampai akhirnya 7 tahun berlalu Bastian menjodohkan Dhani dengan teman kuliahnya dulu, tidak butuh waktu lama setelah 3 bulan berkenalan, Dhani memutuskan untuk melamar wanita yang bernama Vira, Dhani menyukai Vira karena perawakannya mirip sekali dengan sinta, hanya saja Vira memiliki tubuh yang lebih pendek, wajahnya tak kalah cantik dari sinta, sekarang mereka sudah menikah dan di karunia seorang putri cantik yang ia beri nama Dinda, ternyata meski sudah menikah, nama sinta tak pernah bisa hilang dari hatinya.


Hari ini suasana hati Dhani begitu resah, sudah seminggu ia begitu merindukan sinta, tidak seperti rindu sebelumnya, Kali ini Dhani benar-benar tidak bisa menepisnya


***********************


Di ruangan Dhani, bastian sibuk dengan pekerjaannya di layar komputer, sedang Dhani masih termenung di sofa yang berada di meja kerjanya, ia masih memikirkan sinta yang semalam sempat hadir dalam mimpi,


bastian sesekali melirik melihat sahabatnya itu hanya diam memandang kaca yang ada di ruangan.


"Ada APA gerangan bapak ramadhani hingga anda melamun memandangi kaca? " ledek bastian


"apaan sih lo.... " ucap dhani yang tak menghiraukan candaan sahabatnya itu


"gue selalu liat muka lo kaya gini kalo lo lagi kangen hmmmm siapa itu gue lupa" ucap bastian semakin meledek Dhani


"berisik lo.... " Dhani melemparkan pulpen kearah bastian


"ihhhhh....orang kalo lagi kangen emosinya memuncak... " tawa bastian, yang masih sibuk dengan tugasnya


"udahhh cepetan selesaiin kerjaan lo, kita turun ke bawah, gue butuh coffee nih" kata Dhani.. jadi posisi kantor Dhani itu berada di lantai 5 sedang bawahnya mall


"iyee dikit lagi tunggu, bawel lo" bastian segera menyelesaikan tugasnya, Dan Dhani masih di sofa sambil memainkan ponsel, sesekali ia mengecek laptop yang ada di meja depan sofa


"selesai...... "


"yuk..... udah kelar gue" ajak bastian...

__ADS_1


Dhanipun segera berdiri dari sofanya, Dan bergegas menuju coffee shop yang berada di lantai dasar.


"bas... gue coffelate 1 .... "


"Okk.... " bastian menuju tempat pemesan Dan memes 2 gelas coffelate Dan beberapa cookies, setelah selesai bastian menuju meja yang sudah dhani pilih....


"hemmmm smooking area" gumam bastian Saat melihat dhani sudah berada di meja yang memperbolehkan customer merokok


"nih pesenan lo... " bastian menyodorkan coffelate yang sudah di pesan dhani


"thank you bro" jawabnya


Dhan.... lo lagi kenapa si, gue perhatiin muka lo dari tadi gak tenang banget, Mang masalah lo sama vira belum kelar? " Tanya bastian, memang setau dia sahabatnya ini sedang bermasalah dengan istrinya,


"gue lagi gak mau mikirin itu, ada masalah lain nih bas.... " ucap nya sambil mengisap sepuntung rokok


"hmmmm.... " senyum sinis dhani sambil melirik kearah bastian yang berada di depannya


"bener kannnn" ucap bastian sambil menunjukkan jari telunjuknya ke arah wajah Dhani


"iyeee... kalo urusan nebak hati gue, lo 100% bener" senyum Dhani


"pasti cewek lo yang dulu ya? " Tanya bastian


"iya... setelah beberapa tahun gue udah mulai lupa, malem ini gue mimpiin dia, padahal sebelum tidur gue gak mikirin dia loh" jelas Dhani


"doi lagi kangen tuh.... " ucap bastian asal

__ADS_1


"ahhhh yang bener lo.... "


"beneraan... eits tapi lo jangan macem-macem " ucap bastian mengingatkan


"kagaklah bas...".


" udah sih lupain aja, lagian lo udah punya bini, udah punya anak, masa lalu lo masih bawa-bawa"


"gue juga pengennya gitu bas, tapi sulit.... lo gak kaya gue sih, Kisah gue tuh rumit, kaya benang kusut, emangnya lo... datar aja kaya Jalan tol"


"yee napa jadi bawa-bawa gue, yang bikin rumit tuh lo, udah tau Cinta, pake sok sok an di lepas, ahhh pura-pura move on lagi, nah kalo udah kaya gini, tuh Cinta masih nempel aja, padahal lo sama dia udah punya kehidupan masing-masing, siapa yang repot... lo sendiri kan? kangen tapi gak bisa ketemu, " ucap bastian dengan gaya tangannya yang gak bisa diem


"tau dah gue puyeng" ucap Dhani sambil menggaruk-garuk kepalanya yang gak gatel


"puyeng lo bikin sendiri, yahhh nikmatin aja"


"terus gue harus gimana sekarang?" Tanya Dhani, serasa sudah kesal menyimpan rasa rindu yang tak pernah ia bisa lepaskan


"yahhh lupain.... " jawab bastian dengan enteng


"gak semudah itulah bro.... ini masalah perasaan brooo masalah hati" ucap Dhani sambil menyentuh bagian dadanya


"yaudah mau lo apa? " Tanya bastian


"gue aja gak tau mau gue apa?" jawabnya tersenyum bodoh di depan wajah bastian


"ahhh Gila lo...., cepetan abisin coffee lo, siang kita ada meeting divisi" ujar bastian

__ADS_1


"ohh iya hampir aja gue lupa" jawab Dhani sambil memukul kepalanya, merepkapun segera menghabiskan minumannya Dan beberapa cookies yang hanya tinggal sedikit, lalu pergi kembali ke ruangan Dhani untuk bersiap meeting divisi siang ini


__ADS_2