My Expectations (Penantianku)

My Expectations (Penantianku)
episode 4 kedekatan dhani dan Sinta


__ADS_3

hari ini Sinta masih belum masuk kerja, setelah malam itu demamnya kembali tinggi, kepala terasa pusing, badannya terasa tidak enak.


Sinta memberi pesan pada Tia, bahwa hari ini dia masih belum bisa bekerja.


jam menunjukan pukul 10.00, disaat Sinta sedang sakit, dhani dan Nanda harus segera meeting untuk acara pembukaan ice skating, Nanda menyuruh Tia menggantikan Sinta yang saat itu sedang tidak masuk kerja


"tok tok tok " suara ketukan pintu ruang meeting


"pagi Pak... " sapa Tia saat membuka pintu, saat itu di ruang meeting hanya ada Nanda


"pagi Tia silahkan duduk, kita tinggal tunggu dhani" jelas Nanda


"baik Pak " jawab Tia sambil bergegas duduk di samping Nanda


tak lama dhani masuk, di lihat yang meeting hari ini bukan Sinta,


"apa Sinta masih sakit? " gumamnya dalam hati, meski rasanya ingin bertanya, tapi dhani merasa malu, jadi dia biarkan saja, toh nanti dia bisa menelfon Sinta


meeting berjalan cukup lama, mereka membahas beberapa event yang akan di tampilkan pada acara pembukaan nanti, kurang lebih sekitar 50 menit mereka di dalam ruangan, akhirnya mereka keluar, Tia kembali ke mejanya di lantai 1 sedang dhani dan Nanda kembali ke office.


hari ini dhani merasa tidak tenang, fokusnya beralih pada Sinta, ingin sekali ia bertanya pada Tia tentang keadaan Sinta, atau mengirimkan pesan pada Sinta, tapi rasanya sulit untuk dilakukan, dhani merasa malu.


"ahhh kalau gini terus gimana gua bisa kerja " gumam dhani dalam hati, dia mencari alasan untuk menelfon sinta. sampai akhirnya dhani memutuskan untuk mengirim pesan melalui whatsapp


from dhani


Hai, ta.... tadi ada meeting, kamu gak masuk ya? tadi Tia yang gantiin kamu..


tulis dhani pada pesan singkatnya


di tunggu pesan masih belum di baca...


"mungkin dia sedang tidur" gumam dhani, dia kembali pada pekerjaannya, tapi fikirannya sangat terganggu, entah mengapa, semenjak melihat Sinta sakit kemarin ada rasa khawatir pada Sinta.


selang 2 jam Sinta membalas pesannya


from Sinta


iya Pak maaf, saya masih kurang enak badan... besok saya usahakan masuk kerja lagi

__ADS_1


balas Sinta


from dhani


ohh tidak usah dipaksakan ta, istirahat saja dulu, tapi kalau boleh nanti saya ke kosan ya, ada yang harus saya infokan untuk kamu


jelas dhani


from Sinta


okk pak, kapan bapak mau ke kosan saya?


tanya Sinta


from dhani


mungkin jam 5 setelah pulang kerja.


jawabnya


from Sinta


setelah memastikan mereka bisa bertemu hati dhani terasa lebih tenang, semangatny kembali datang, semua kerjaan dia selesaikan agar dia bisa pulang tepat waktu,


waktu menunjukan pukul 16.30, dhani menyerahkan berkas-berkas kerjaannya pada Pak amir, setelah itu dia absen dan bergegas menuju kosan Sinta


suara ponsel Sinta berdering, dilihat ternyata dhani, Sinta segera mengangkat telfonnya


"hallo Pak " suara Sinta dari sambungan telfon


"ta aku sudah didepan " jelas dhani


"ohh baik Pak tunggu sebentar" Sinta segera bergegas membukakan pintu gerbang , merek hanya bisa bertemu di teras kamar kosan karena peraturan disini tidak boleh membawa masuk teman pria.


"silahkan Pak duduk, aku ambil minum dulu" suruh Sinta pada dhani


"baik ta Terima kasih " jawab dhani, Sinta segera masuk kedalam untuk membuatkan secangkir teh, dan dhani menunggu di kursi teras


"maaf ya pak, saya belum bisa masuk tadi, badan saya gak enak " ujar Sinta sambil memberikan secangkir teh , dan duduk di kursi sebelah dhani

__ADS_1


"iya ta gak papa , namanya juga sakit siapa yang mau " ujar dhani sambil sedikit tertawa


"hehhe iya Pak siapa yang mau sakit, Ohh ya jadi tadi hasil rapatnya gimana? " tanya Sinta


" ini beberapa susunan acara pada saat pembukaan nanti " jelas dhani sambil menunjukan selembar kertas yang sudah dia bawa, dhani mulai menjelaskan apa saja yang harus Sinta kerjakan nanti sampai tak terasa mereka berbincang sudah 1 jam.


" ta kamu sudah makan? "tanya dhani


"sudah Pak tadi, bapak sendiri sudah makan? " tanya balik Sinta


" sebenarnya belum tapi males ahhh makan sendiri "ujarnya mencari alasan agar Sinta mau menemani


" yasudah bapak mau saya buatin nasi goreng? " tanya Sinta


"wahh ide bagus tuh, tapi kamu udah sehat? " tanya dhani


"sudah Pak.. " jawabnya


"kan bapak sudah jenguk jadi aku sembuh " gumanya dalam hati,


" okk baiklah kalau begitu, tapi kamu temenin saya makan ya " pinta dhani,


Sinta hanya mengangguk dan tersenyum


"yasudah tunggu sebentar ya Pak" Sinta bergegas menuju dapur, dia menyiapkan semua bahan yang ada di kulkas, dengan sigap dan cepat Sinta membuat nasi goreng spesial, karena ada bumbu cinta di dalamnya, 10 menit berlalu Sinta selesai memasak nasi goreng untuk dhani.


"maaf ya Pak udah nunggu lama" ucap Sinta sambil membawa dua piring nasi goreng


" iya gak papa, saya yang minta maaf, bukannya bawa sesuatu buat kamu malah merepotkan" ujarnya, sambil tersenyum


" silahkan Pak di makan, maaf alakadarnya, " Sinta memberikan sepiring nasi goreng untuk dhani


" makasi ta, pasti enak banget ini" puji nya, mereka makan bersama, dhani sangat menyukai masakan Sinta, dia menyantap nya sampai habis tak tersisa, begitupun dengan Sinta.


" wahh saya kenyang nih ta, nasi goreng kamu enak banget"puji nya sambil menaruh piring di meja yang terletak anatara kursi dhani dan Sinta


"ahhh bapak bisa aja, mungkin karna laper kali jadi di abisin" ucap Sinta malu...


"gak beneran enak loh nasi gorengnya" ujar dhani,

__ADS_1


mereka berbincang cukup lama sampai akhirnya dhani pamit untuk pulang, hati Sinta rasanya ingin menahan dhani pulang, dia sangat menikmati hari ini, tapi gimana lagi dia tidak mungkin melarang dhani untuk pulang.


__ADS_2