My Expectations (Penantianku)

My Expectations (Penantianku)
episode 8 perubahan sikap


__ADS_3

hari ini sebenernya jadwal sinta masuk siang, tapi dia datang 2 jam lebih awal, dia ingin bertemu dhani karena telfon Dan pesannya tidak di jawab sama sekali


sinta berfikir apakah dhani marah karena kejadian waktu itu.


sinta segera memasuki lobby utama terlihat beberapa teman kerja sinta yang saat itu sedang bekerja, tanpa basa basi sinta segera menuju loker dan mengganti seragam, dia bergegas menuju office di lantai 3 , dalam perjalanan dia berpapasan dengan dhani, hati nya begitu senang melihat dhani di depan matanya.


sinta sudah memasang senyum yang paling Indah, yang dia miliki,


"pak " sapa sinta


"hai... " jawab dhani singkat, dhani langsung bergegas meninggalkan sinta yang berdiri di depan nya, tanpa kata hanya sedikit senyum tak seperti biasanya


"apa dia marah ya" tanya Sinta dalam hati


dia menengok kearah dhani, tapi dhani terlihat santai dan terus berjalan memasuki lift


"kok tumben dingin" gumam Sinta heran, Sinta bergegas menuju office dengan hati yang bimbang, dia segera mengisi absensi, meski jadwal masuknya masih 2 jam lagi tapi Sinta sudah mulai bekerja


"Hai Ka tia" sapa Sinta pada partnernya yang sedang duduk di meja kebangsaan


"Hai ta, waw masih siang kali,,,, kok udah in charge aja" ucap tia kaget melihat Sinta yang sudah siap untuk bekerja


" heheh bosen di kosan lagi pengen kerja " jawab Sinta, padahal Sinta ingin segera bertemu dhani bukan segera ingin bekerja


"lah keren... " ledek tia


"sekali kali loyalitas lah" ucap Sinta tertawa


"iya abis ini kamu langsung naik jabatan " ledek Tia


"bisa aja kakakku ini" jawab Sinta, mereka kembali dengan tugasnya, melayani pengunjung mall yang akan menukarkan point belanjanya,


fikiran Sinta masih berfokus pada dhani, dia merasa ada yang tak biasa dengan dhani.


"ta..... " panggil Tia dengan suara lembut


"yah... " jawab Sinta

__ADS_1


"tuh... " Tia menunjukan kearah eskalator yang berada di sebelah kanan meja customer Royalty


terlihat dhani bersama tiga orang pria seperti sedang mendiskusikan sesuatu


"hehehhehe" Sinta hanya tersenyum malu, karna Tia tau semua tentang dhani dan Sinta.


pandangan Sinta tak ingin terlepas dari dhani, untungnya dhani sedang sibuk sehingga tidak melihat Sinta yang sedari tadi memandangnya,


"woy" teriak Tia mengagetkan Sinta


"kakak kaget tau" ucap Sinta kesal


"pandangin aja terus sampe matanya keluar " ledek Tia,


"idihh apaan sih " jawab Sinta malu


"aku istirahat yah cin taaaaaa" kata Tia sambil menyubit dagu Sinta dan berlalu meninggalkannya


"okk ka " jawab Sinta


setelah merasa puas Sinta mengalihkan pandanganya dia tak ingin terus memikirkan dhani, akhirnya Sinta memutuskan untuk menggambar wajah dhani di sebuah kertas, Sinta sangat jago sekali menggambar, dia melihat foto dhani dari ponselnya dan mulai melukis wajah dhani dengan pensil, ketika sedang asik melukis suara seorang pria mengagetkan nya


"Sinta" panggilnya


Sinta terkejut dan segera menutup kertas dengan tangannya


"ehhh iya Pak" jawab Sinta


"boleh pinjam pulpen " pintanya


"Ohh ini Pak " Sinta segera memberikan pulpen pada pria di depannya yang ternyata ia adalah dhani


"okk makasi ya" ucap dhani dan segera meninggalkan Sinta


"aduhhh tadi dia liat gak ya " gumamnya dalam hati


Sinta kembali melanjutkan gambarnya dari mata, hidung meski tidak terlalu mirip tapi lumayanlah.

__ADS_1


tak lama dhani kembali ke meja Sinta


"ta... " panggil dhani


Sinta langsung berdiri ia lupa menutup gambarnya, sehingga terlihat oleh dhani


"waw.. kaya kenal " ucap dhani melihat gambar di meja Sinta


"ihh bapak" Sinta langsung mengambil gambarnya dan menyembunyikannya di belakang badan nya


"boleh liat ? " pinta dhani


"belum selesai pak " jawab Sinta, wajahnya memerah karena malu gambarnya tak sempurna seperti yang di harapkan


"yahh coba, liat dulu" paksa dhani


"boleh tapi dengan satu syarat" jawab Sinta


"apa? " tanya dhani


"pulang aku kerja, kita ketemu sebentar aku mau ngomong sama bapak" pinta Sinta


"maaf ta saya sibuk " jawab dhani


" yaudah aku juga maaf kalo gitu, gak bisa liatin gambarnya " kata Sinta


"ok ok kita ketemu jam 10 ya " ucap dhani


"okk nih.... " Sinta menunjukan gambar yang ia buat tadi, dhani hanya tersenyum melihat ternyata di kertas itu adalah wajahnya, dalam hati dia merasa senang, tapi dia tau ada laki-laki yang mencintai Sinta selain dia,


"keren... " puji dhani sambil memberikan kertasnya pada Sinta


"maaf ya pak,,,, " ucap Sinta


"its okk gapapa not bad lah " jawabnya sambil berjalan meninggalkan Sinta


Sinta merasa senang akhirnya dia bisa melihat dhani tersenyum lagi padanya, mungkin dhani benar - benar sibuk sehingga tak ada waktu untuk membalas pesan nya.

__ADS_1


__ADS_2