My Expectations (Penantianku)

My Expectations (Penantianku)
episode 42 kegalauan Dhani


__ADS_3

Setelah melihat kejadian vian memarahi sinta, dhani begitu galau ia merasa kesal wanita yang ia cintai diperlakukan sekasar itu, ingin rasanya saat itu ia menonjok wajah vian yang sok tapi dia tau itu tak mungkin.


Dhani berjalan keruangan dengan wajah kesal, semua karyawan bahkan tak berani menyapanya,


"kreakkk " Dhani membuka pintu ruangannya


"aghhhhhhhh" teriak dhani sambil menendang meja hingga beberapa buku berjatuhan


sekertaris dhani mendengar suara teriakan dhani, ia segera menemui Bastian yang saat itu sedang berada di pantry


"pak Bastian.... " panggil Ara sekertaris dhani


"kenapa ra? " jawab Bastian sedikit bingung Karna wajah Ara begitu tegang


"pak dhani pak.... itu.... di ruangan" ucap Ara Panik


"kenapa dhani.... bukannya dia keluar kantor Mang dia udah balik? " tanya Bastian


"pak Bastian keruangan aja, dia lagi marah-marah" ucap Ara

__ADS_1


"nahhh kan gue lagi yang repot urusannya " ucap Bastian sambil menaruh gelasnya dan berlari ke ruangan dhani


Ruangan begitu berantakan, buku berserakan dimana - Mana. wajah dhani begitu muram dan berantakan ia sedang duduk di sofa sambil meluapkan kekesalannya


"ehhh busyeetttt dhan..... ruangan lo udah kaya Ada gempa" ledek Bastian ketika masuk ruangan dhani


"berisik berisik berisik pala gue lagi puyeng" ucap dhani tak menghiraukan ledekan Bastian


"gue gak gak ngerti sama lo, heran gue.....lo tadi keluar kantor sumringah, berbunga-bunga, semangat, lah pulang udah kaya orang di kejar anjing berantakan gak jelas" ucap Bastian


"taulah bas, bener kata lo pertemuan kita cuman bisa nyakitin hati kita masing-masing" ucap dhani menurunkan Nada suaranya


"gue gak sanggup liat sinta di marahin di depan umum sama si ****** vian" ucapnya kesal


"kalian ketauan sama si vian itu, ehhhh vian itu suaminya si Santi itu? " tanya Bastian


"sinta bas sinta bukan Santi"


"ohh iya gue lupa mulu " ucap Bastian

__ADS_1


"gak tau juga, tapi kayanya gak sih, cuman gue gak rela aja pas sinta di Tarik tangannya rasanya gue pengan tampol tuh muka si vian" cerita Dhani penuh kekesalan


"lah terus lo marah-marah sampe ngancurin kantor buat apa? " tanya Bastian


"gue kesel aja, gue gak bisa ngapa-ngapain " jawab dhani


"kebiasaan lo dhan, mau sampe kapan lo kaya gini? tau gak sebenernya dengan Cara lo dan sinta yang begini sama aja kalian mainin perasaan kalian sendiri, lo sebagai laki-laki tegas dong, apa lagi lo udah punya anak dan istri, putusin mau lo pertahanin pernikahan lo, apa lo mau kejar cinta lo? jangan plin plan kaya gini..... " ucap Bastian menasehati sahabtnya


"gue lagi gak bisa mikir bas,,, gue bingung di otak gue saat ini cuman sinta sinta dan sinta , gue cabut dulu ya... " ucap dhani sambil bangun dari sofa


"dhan lo mau kemana? " tanya Bastian saat dhani bergegas pergi meninggalkan ruangannya


"dhannnn!!!!!!!" panggil bastian berlari menyusu dhani


"Ara.... Hari ini Saya gak enak badan, tolong kamu cancel semua meeting Saya" ucap dhani pada sekertarisnya


"dhan.... " panggil Bastian


"gue sebentar kok" ucap dhani sambil berlalu meninggalkan Bastian dan Ara.

__ADS_1


__ADS_2