
hari inI sinta tidak begitu bersemangat, baginya kejadian kemarin adalah hal yang paling memalukan, kenapa vian bisa sebodoh itu fikirnya, kebetulan hari ini jadwal lliburnya, jadi dia masih bermalas-malasan di tempat tidur, tak lama terdengar suara ketukan pintu
"tok tok tok. . .. ta" suara peremuan memanggil nama sinta
sinta segera membukakan pintu kamar nya, dia lihat ternyata rully, rully adalah teman kamar kos sinta
"ehh kenapa ly? " tanya sinta
"tuh ada vian. . .. . " jawabnya sambil menunjukan kearah terasa depan
"ohh Okk makasi ya ly" ucap sinta sambil tersenyum, Dan berjalan menuju teras
"hai... . " sapa sinta dengan senyum yang terpaksa
"ta aku mau minta maaf " ucapnya sambil berdiri melihat sinta disampingnya
"udah biasa " jawab sinta ketus
"ta... . . " lirih vian, melihat respon sinta kurang baik
" yasudahlah aku males bahasnya" ujar Sinta
" ta, kita gak benar-benar putus kan? " tanya vian
"menurut kamu? " tanya balik Sinta,
__ADS_1
"ta, please ucapan aku gak bener-bener kok, saat itu aku lagi emosi, maafin aku ya ta" pinta vian..
" kamu udah bikin malu aku, bayangin itu di mall banyak orang, ada atasan aku juga, dan kamu dengan enaknya bentak-bentak aku tanpa mendengar penjelasanku? " amarah Sinta mulai memuncak
"iya aku minta maaf, abis kamu juga kenapa susah banget di hubungin bikin aku curiga" jawabnya mencari pembelaan
" kok aku lagi, dari awal aku masuk kerja sudah aku jelasin, hari ini ada pembukaan ice skating aku pasti sibuk banget " jelas sinta kesal
"ok OK disini aku yang salah, aku minta maaf, aku terlalu jealous, aku kangen sama kamu, akhir-akhir ini kamu jarang bales chat aku, jarang telfon aku " suara vian lembut
"aku sudah maafin kamu kok " jawab sinta
"sayang, perbaiki lagi hubungan kita ya, aku gak serius untuk putus dari kamu " mohon vian pada sinta, sambil memegang tangan sinta
"ta tolong kita jangan putus ya " paksa vian, sinta bingung dia iba melihat vian hingga ia membalas pelukannya, tanpa sadar pintu gerbang kos sinta sedikit terbuka, Dan ternyata saat itu dhani datang ke kosan sinta untuk melihat keadaan sinta
"ohh ternyata mereka sudah baik - baik saja " gumam dhani saat melihat sinta Dan vian saling berpelukan, dhani segera bergegas pergi meninggalkan kosan sinta tanpa terlihat sinta atau vian, hati dhani kacau dia tidak menyangka selama ini dia memendam rasa pada wanita yanng sudah memiliki kekasih
"harusnya aku sadar, tidak mungkin cewek secantik Dan sepintar sinta tidak memiliki kekasih" gumamnya kesal
melihat kesungguhan vian, sinta tak bisa berbuat apa-apa, disisi lain dia ingin melepaskan vian Dan berpaling pada dhani, tapi ternyata hati sinta terlalu lembut, melihat air mata vian sinta tak bisa melepaskan vian
"ta aku janji, aku akan lebih dewasa, aku akan kurangi rasa cemburu aku" janji vian pada sinta
"Okk aku kasih satu kesempatan lagi" jawab sinta melepaskan pelukannya vian
__ADS_1
"Okk sayang, aku gak akan ngecewain kamu lagi" ucapnya...
hubungan sinta Dan vian kembali baik, meski sinta menerima vian dengan setengah hati, karena sinta merasa jahat jika dia melepaskan vian karena dia tau hati nya saat ini mulai terisi oleh dhani
waktu menunjukan pukul 13.00 , vian pamit untuk pulang,
"aku pulang ya sayang" ucapnya sambil mencium kening sinta
"iya hati-hati ya" jawab sinta, entah mengapa kecupan vian seolah tak begitu sinta inginkan, dia tidak merasakan hangatnya cinta vian seperti dulu, fikirannya hanya terpaku pada dhani, sampai dia merasa harus mengatakan semua ini pada dhani
setelah vian pulang, sinta kembali ke kamar kosan Dan segera mengambil ponselnya, dia langsung menghubungi dhani, sedari tadi yang ada di fikirannya hanya dhani, namun kali ini dhani tidak mengangkat telfon Sinta, Sinta terus mengulangi hingga 3 kali, tapi tetap tidak ada jawaban,
"mungkin dia lagi kerja " gumam Sinta, akhirnya dia memutuskan untuk mengirimkan pesan
from Sinta
pak sibuk ya, kok telfon saya gak di angkat
tulis Sinta dalam pesan singkatnya
sudah 3 jam berlalu tapi belum ada respon dari dhani
Sinta mulai khawatir ada apa dengan dhani?
tidak biasanya dia seperti ini, sesibuk sibuknya dia akan membalas pesan Sinta, hati Sinta mulai gelisah sesekali dia mengecek ponselnya, hanya pesann dari vian, sinta mulai tak karuan dia tidak sabar menunggu besok, dia ingin segera bertemu dengan dhani.
__ADS_1