My Expectations (Penantianku)

My Expectations (Penantianku)
episode 43 keputusan dhani


__ADS_3

Hari ini dhani pulang lebih awal dari kantor, ia berencana menenangkan diri dari semua yang sedang ia fikirkan, jalanan begitu lancar dhani memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi, ia menuju tempat yang pernah ia singgahi bersama sinta, ia teringat kembali semua kenangan bersama, ternyata cintanya memang kuat untuk sinta, seberapa kuat dia berusaha melupakan, bayangan sinta justru semakin lekat,


"aghhhhh" rasa kesal dhani begitu memuncak Kala ia teringat apa yang Sudah vian lakukan tadi


Mobil kembali melaju menuju rumah dhani, ia memutuskan untuk pulang ke rumah,berharap setelah melihat anaknya hatinya akan lebih tenang.


Dhani memarkirkan Mobil di depan rumah nya, ia lihat Ada sebuah sepedah motor yang terparkir di terasnya


"motor siapa " gumam dhani sambil melangkahkan kaki menuju dalam rumah


alangkah terkejut dhani ketika melihat seorang laki-laki sedang menggenggam tangan istrinya


"apa - apaan ini? " teriak dhani membuat vira dan laki-laki itu spontan menengok kearah dhani


"lohhh yank udah pulang" ucap vira gugup sambil menarik tangannya dari genggaman laki-laki itu


"kenapa? kamu kaget liat aku pulang lebih cepet? siapa dia? " tanya dhani sambil menunjuk kearah laki-laki yang duduk di sofa


"iii.... tu... temen" ucap vira semakin gugup


"temen.... kok pegang-pegang tangan? " entah kenapa sebenernya tidak Ada kecemburuan dalam hati dhani, namun dhani tak mungkin membiarkan Ada laki-laki lain di rumahnya

__ADS_1


"tenang -tenang gue jelasin semuanya" laki-laki itu berdiri dan menghampiri dhani


"gak usah lo pegang-pegang gue, siapa lo? " tanya dhani penuh amarah


"iya sorry gue kesini cuman mau nenangin vira, dia sahabat gue, dia telfon gue, dan dia cerita semua kelakuan lo sama dia" jelas laki-laki itu


"hah kenapa gue? , gue baik-baik aja.... " dhani semakin emosi


"udah udah dhan please tenang dulu ya..... " vira berusaha menarik tangan dhani agar tidak Ada adu fisik antara mereka


"tanya sama diri lo sendiri, gimana lo memperlakukan istri lo?!!!!!!" tanya laki-laki itu sambil terus mendekati dhani


"dhan please udah udah " vira terus memegang tangan dhani


"aghhh bac**" satu pukulan melayang kearah wajah dhani....


"aghhhhhh" teriak vira terkejut, ia tak menyangka semua akan seperti Ini


"laki-laki bajin***" kaya lo pantes dapet pukulan itu"ucap laki-laki yang ternyata bernama damar, dia Adalah sahabat vira semasa SMP, Vira merasa lelah dengan semua perlakuan dhani yang dingin padanya, sehingga vira memutuskan untuk berbagi cerita dengan damar


"kurang aajarr lo" Dhani ingin membalas damar namun vira terus menahan tangan dhani

__ADS_1


"Udah udah please, damar pulang gih cepetan " perintah vira, damar masih berdiri di hadapan dhani, namun vira memaksa damar untuk segera meninggalkan rumahnya, akhirnya damar memutuskan untuk pergi


"mau kemana lo ban****" teriak dhani


"udah udah malu sama tetangga " vira berusaha menenangkan suaminya itu


"malu?, kamu bilang malu, kamu harusnya yang malu bawa laki-laki kerumah" teriak dhani kesal


"kenapa? kamu cemburu? bukannya kamu gak Cinta sama aku? bukannya aku pelarian kamu doang?" vira merasa kesal ketika dhani meninggikan suaranya


"maksud kamu apa ngomong gitu?" tanya dhani .


"aku tau dhan, hati kamu tuh bukan buat aku, kamu masih cintakan sama mantan kamu, aku tau semuanya.... " ucap vira


"gak usah kamu cari pembelaan atas kesalahan kamu, udah jelas kamu bawa laki-laki kerumah tanpa Ada izin dari aku, aku gak tau ya ini untuk keberapa kalinya, ohhh ya satu, setiap hari aku berusaha lebih baik untuk menjadi suami kamu, aku lupain masa lalu aku, aku tutup semua akses untuk bisa menghubunginya begitupun sebaliknya, tapi apa yang kamu lakuin ke aku?, pernikahan kita baru seumur jagung, anak kita masih baby tapi apa yang udah kamu lakuin?" dhani mulai menurunkan Nada bicaranya, mencoba mengeluarkan isi hatinya


"aku gak cari pembelaan, itu yang aku rasain selama kita nikah, kamu tuh beda gak kaya waktu kita pacaran, aku tuh gak ngerasain Cinta yang dulu pernah kamu kasih buat aku, udahlah dhan kamu tuh gak bisa memaksakan hati kamu, Cinta kamu belum seutuhnya buat aku, masih Ada wanita lain di hati kamu, jadi untuk apa aku masih bertahan denganmu" kata-kata vira membuat dhani terdiam, Ia sadar selama ini hatinya memang tidak utuh untuk nya,apapun yang sudah dia lakukan tapi nyatanya sulit membuang nama sinta dari fikirannya.


"


"

__ADS_1


__ADS_2