My Expectations (Penantianku)

My Expectations (Penantianku)
episode 71 ya aku Mau!


__ADS_3

#2 tahun kemudian


Setelah perceraian, Sinta dan Dhani kembali di persatukan, meski mereka harus menjalani longdistance, karena Sinta harus tinggal di bandung Dan dhani di Jakarta, tapi itu bukan menjadi halangan bagi mereka, hampir setiap minggu Dhani akan ke Bandung menemui sinta, sekaligus menengok anaknya.


Hari ini Dhani berniat melamar sinta tanpa sepengetahuannya, ia sudah menyiapkan semuanya, bahkan Dhani sudah membooking sebuah restaurant untuk memberikan kejutan istimewa untuk wanitanya itu, bagi dia mendapatkan sinta adalah sebuah perjuangan, dan saat ini semua perjuangannya sudah membuahkan hasil.


"bas... udah ok semua? " Tanya Dhani pada sahabatnya itu


"udahhh dong, bastiannnn! " jawabnya sedikit congkak sambil memukul dadanya seperti seorang super hero


"bagus...! sore ini gue langsung cus ke Bandung, doain ya....!" ucap Dhani, entah mengapa ia merasa begitu gugup,


"baru Mau ngelamar, udah grogi apa lagi nanti udah nikah, ahhhhh..... kaya anak muda loh! " ledek Bastian


"ini tuh rasanya beda bas, lebih gimana gitu" jelas Dhani membuat Bastian mengerutkan alisnya


"lebih gimana, gimana? maksdunya? " Tanya Bastian


"aghhh, gue juga gak bisa ngejelasin, yahhh pokoknya gitu deh" ucap Dhani,


"ahhhh, susah emang Kalo orang udah terlalu bucin, sampai Otak aja nge hang, udah ahhh... gue masih banyak kerjaan, " Bastian pun menggalkan Dhani yang masih senyum-senyum sendiri.


Tepat pukul 4 sore, Dhani meninggalkan Kantor dengan tergesa-gesa, ia lupa harus mengambil Cincin pesanannya.


"Ara Saya pulang duluan ya! " ucap Dhani ketika Keluar ruangannya


"ohh baik pak! " jawab Ara


"Bastian mana?" Tanya Dhani, matanya sama sekali tak menemukan sosok Bastian,


"paling ngopi pak di pantry, atau ke balkon" jawab Ara


"ohh ya sudah," dhanipun segera meninggalkan Ara, menuju mobilnya,.


Setelah memastikan semua ok, Dhani bergegas menuju tempat kerja sinta, tanpa sepengetahuanya. sinta bekerja di Salah satu perusahaan event organizers yang bertempat di Bandung Kota.


Setelah sampai Dhani segera Menghubungi sinta,


"hallo sayang, kamu sudah pulang? " Tanya Dhani via sambungan telfon


"aku lagi siap-siap pulang, kamu lagi ngapain? " Tanya sinta yang tak mengetahui kedatangan Dhani

__ADS_1


"aku... hmm lagi ngapain ya? " ledek Dhani, ia masih berada di dalam Mobil sambil mengawasi kedatangan sinta di pintu loby


"ihhhh kamu lagi ngapain? " Tanya sinta manja


"aku lagi mikirin seseorang! "


"pasti aku! " senyum sinta


"hmm iya.. aku mikirin kamu, " ucap Dhani, tak Lama sinta terlihat Keluar Dari loby


"tunggu deh kamu berhenti dulu" pinta Dhani,


"berhenti? maksudnya? kok kamu tau aku lagi Jalan? " Tanya sinta sambil matanya mulai melirik ke kanan ke Kiri,


"he-he-he, aku juga tau kamu pakai baju apa? " Dhani semakin tak mampu menahan tawa, melihat sinta Dari kejauhan yang mulai bingung dan mencari keberadaan Dhani,


"kamu dimana? " Tanya sinta, hatinya tersirat rasa senang, ia mulai bisa menebak Dhani sedang berada disini.


"aku dihatimu! " Dhani terus meledek sinta, hingga akhirnya Mata sinta tertuju pada sebuah Mobil, berwarna Putih yang terparkir di sebrang loby.


"aku tau kamu disini... " sinta Berlari dengan raut wajah yang bahagia, ia menghampiri Dhani yang berada di dalam Mobil.


"he-he-he.... " Dhani membuka kaca Mobil dan Tersenyum kearah sinta,


"surprise....!!!!! " ucap Dhani sambil membuka lebar kedua tangannya


"hmmm sayang" sinta begitu terharu dengan sikap Dhani..


"yuk masuk! " suruh Dhani


Sintapun memasuki Mobil, Dhani segera memberikan pelukan dan kecupan di kening sinta, seminggu rasa setahun, kerinduan Dhani begitu dalam, begitupun dengan sinta.


"kamu hubungin orang rumah ya, kamu pulang telat, aku Mau ajak kamu kesesuatu tempat " ucap Dhani


"hmmm ok! " sinta segera Menghubungi keluarganya untuk mengabarkan ia akan pulang telat Hari ini.


Dhani membawa sinta ke sebuah restaurant yang berada di Bandung Kota, restaurant ini sangat terkenal karena memiliki design ruangan yang unik, di restaurant ini juga terdapat taman yang cukup luas dengan hiasan pohon-pohon pinus yang tinggi, biasanya tempat ini di gunakan untuk acara pertunangan atau pernikahan, dan Dhani benar-benar membooking ruangan itu untuk melamar kekasihnya.


Mobil berhenti di sebuah parkir yang sangat luas, tidak begitu banyak Mobil yang terparkir saat itu,


"kamu pake ini ya... " suruh Dhani sambil memperlihatkan penutup Mata

__ADS_1


" kamu Mau ngapain sayang? " tanya sinta terheran-heran, hatinya mulai berdebar, apa yang akan Dhani berikan lagi padanya?


"udah ikut aja! " ucap Dhani, sambil memasangkan penutup Mata, pada Mata sinta


"sayang, kok aku jadi deg-degan" ucap sinta, bibirnya tak henti Tersenyum, rasanya entah beribu kebahagiaan sedang singgah di hatinya


"lohhh kok deg-degan? "


"kamu Mau bawa aku kemana? "


"tunggu ya, aku bukain pintu mobilnya" Dhani segera Keluar membukakan pintu Mobil untuk sinta


"Ayo sini tangan kamu, pelan-pelan turunnya, " Dhani meraih tangan sinta, dan membantunya Keluar Dari Mobil,


"awas hati-hati" Kaki sinta mulai melangkah sesuai perintah dhani.


"Mau kemana sih sayang" sinta semakin penasaran, ia sama sekali tak bisa melihat keadaan di sekitarnya, dia hanya terus berjalan mengikuti langkah dhani


"udah ikut aja, nanti kalau sudah sampai aku kasih tau" ucap Dhani, sambil membawa kekasihnya itu menuju taman pinus, yang sudah dihias oleh lampu-lampu, Ada beberapa Balon foil bertuliskan "marry me" yang tergantung diantara dua pohon, semua benar-benar sudah si persiapkan dengan begitu matang, taburan mawar merah tertata rapih membentuk hati besar bertuliskan "I love you sinta" sungguh suasana yang sangat romantic, bagi dhani ini adalah bentuk rasa cintanya yang sudah 10 tahun ia pendam, ia tak ingin kehilangan sinta untuk kedua Kalinya.


"Okk kamu udah siap?!"Tanya Dhani


" sayang beneran aku deg degan.... ! " ucap sinta, hatinya benar-benar tak karuan, rasanya benar-benar seperti nano-nano..


"1.... 2...." Dhani mulai memghitung untuk bersiap membuka penutup Mata sinta, beberapa pelayan sudah siap untuk menyalakan beberapa kembang API, yang menambah keindahan malam di taman pinus.


"tiiii-ga.....!" Dhani melepas penutup Mata sinta, di barengi dengan ledakan kembang apa di at as udara.... begitu indah


"sayang....! " Sinta begitu tersipu malu dan bahagia, ia tak menyangka Dhani akan memperlakukannya seistimewa ini.


"sayang....banyak lika liku Cinta yang sudah kita lalui, kesalahan demi kesalahan aku lakukan hingga aku harus kehilangan kamu, dan saat ini aku tak Mau kehilangan kamu untuk kedua Kalinya, hatiku hancur tanpamu, dan hidupku kembali berwarna karena Ada kamu, malam ini dengan disaksikan bintang-bintang, diiringi angin malam aku ingin memintamu untuk menjadi pendamping hidupku, SINTA DARMAWAN, MAU KAH KAMU JADI ISTRIKU" Dhani berlutut di hadapan sinta, membuat sinta begitu terharu, air matanya kembali jatuh Kali ini bukan air Mata kesedihan, atau kerinduan tapi air Mata kebahagiaan, tak pernah ia di perlakukan seperti ini. sorak soray beberapa pengunjung terdengar begitu bersemangat menyorakan "terima... terima... terima.. " sinta yang masih berdiri dihadapan dhani terus Tersenyum bahagia sambil berkata "ya... aku Mau! " dengan spontan semua pengunjung bertepuk tangan merasakan kebahagiaan sinta dan dhani. Dhani segera melingkarkan Cincin di jari manis sinta, lalu memeluk erat tubuh sinta, kebahagiaan sinta sungguh sempurna, ia bersyukur karena kembali di pertemukan dengan Dhani, dan saat ini ia benar-benar merasakan menjadi wanita yang dincintai.


"aku sayang kamu! " suara Dhani terdengar berbisik di telinga sinta,


"aku juga, aku gak tau Mau bilang apa lagi, aku bahagia... makasi ya! " ucap sinta yang begitu terlihat nyaman dalam dekapan Dhani.


"makasi juga sudah Mau terima aku"


"gak Ada Alasan untuk aku menolak kamu, karena kamu Alasan aku lebih kuat dan semangat"


malam terasa begitu panjang, dua insan yang di mabuk Asmara ini, begitu menikmati kebersamaan mereka, Cinta yang tertanam bertahun-tahun kini sampai pada pelabuhan terakhirnya.

__ADS_1


The end.......


terima kasih buat kalian yang setia membaca novelku, jika banyak kesalahan , mohon di maafkan karena aku masih belajar, next kedepannya Akan membuat cerita yang lebih baik.


__ADS_2