My Expectations (Penantianku)

My Expectations (Penantianku)
episode 15pertemuan terakhir 2


__ADS_3

"ini gak sesimpel itu ta.... " ucap dhani,


"mungkin mudah kelihatannya, tapi pada kenyataannya ? ta, aku gak mau vian menganggap kamu penghianat, hubungan kalian sudah terjalin cukup lama, aku gak mau semua hancur karna aku " lanjut dhani


tak ada kata yang keluar dari mulut Sinta, dia hanya terdiam menundukan wajahnya, mobil terus melaju, dhanipun memilih untuk tidak berkata kata, dia fokus pada stir, sudah 2 jam berlalu, akhirnya mereka sampai di sebuah rumah berpagar hitam kurang lebih 3 meter.


"tin tiiiinnnn " suara klakson mobil dhani


tak lama seorang pria membukakan pagarnya dan mempersilahkan kami masuk


"ini rumah siapa dhan? " tanya Sinta, bingung melihat rumah yang berdiri di tanah kurang lebih 2000 meter


"ini villa tante ku, yang tinggal di Aceh, kadang aku suruh kesini cuman sekedar nengokin aja, soalnya ada yang jaga juga " jelas dhani,


villa nya sangat luas, terlihat banyak pepohonan bunga dan dedaunan.


terlihat sebuah rumah minimalis berwarna putih, dhani memarkirkan mobilnya tepat di dapan pintu rumah.


"yok turun " ajak dhani, menghentikan mobilnya, dan membuka save belt


sinta menganggukan kepala, Dan segera menuruni mobil


"mas dhani mau nginep? " tanya seorang pria yang tadi membukakan pagar


"belum tau mang.... liat nanti " jawabnya tersenyum Dan melirik sinta seolah sedang menggoda


"nginep? " dalam hati sinta, ia bingung apa yang sedang dhani rencanakan


"dhan.... " panggil sinta dengan wajah heran


"kenapa? tenang disini kamar nya banyak kok " jawab dhani seolah mengerti kekhawatiran sinta


"mang siapin kamar atas dua ya... " perintah dhani,


"ohh iya mas dhani, yasudah masuk dlu nanti biar bi inah menyiapkan makan malam bt mas Dan mbk nya " ucap seorang pria yang bernama mang andi


"Okk baik mang, Makasi ya " dhani menepuk pundak mang andi


"yuk.. masuk " ajak dhani pada sinta yang mash heran mengapa dia bisa di bawa kesini


sinta mengikuti Langkah dhani masuk ke sebuah rumah minimalis namun elegan


"assalamualaikum " Salam dhani yang melihat bi inah sedang merapikan ruangan

__ADS_1


"waalaikumsalam" jawabnya menengok kearah suara dhani


"ehhh mas dhani, kok dadakan?" tanya nya menghampiri dhani


"iya maaf bi lagi pengen kesini " jelas dhani


"ini siapa? " tanya bi inah melihat kearah sinta


"ini sinta bi, ta ini bi inah yang jaga villa ini, dia istrinya mang andi " jelas nya


"sinta...... " ucap sinta sambil membalas uluran tangan bi inah


"aduhhh cantik banget pacarnya mas dhani" puji bi inah, dhani hanya tersenyum seandainya benar ucapan bi inah bahwa sinta adalah pacarnya dia pasti bahagia , tapi sayang sinta bukan pacarnya,


"makasi bi" jawab sinta malu


"ayo masuk, udah pada makan blm? " tanya bi inah sambil melangkah ke arah ruang tamu


"belum bi, nanti tolong bibi siapin ya " suruh dhani


"Okk mas, yasudah duduk dulu mang andi lagi siapin kamar buat kalian, bibi ke dapur dulu ya siapin makan malam " pamit bi inah


"Okk bi makasi ya " ucap dhani, bi inahpun pergi meninggalkan mereka berdua, dhani menghampiri sinta yang duduk di depan nya


"gak kok.... aku percaya " jawab sinta gugup, dhani merangkul sinta Dan memeluk nya


"aku gak mungkin berbuat yang macem-macem " ucapnya


"iya dhan aku percaya " jawab sinta sedikit lega, dia berharap iman mereka kuat malam ini


"mas dhani, kamar nya sudah siap" panggil mang andi, dhani segera melepaskan pelukannya Dan tersenyum malu melihat mang andi sudah berada di depan mereka


"ohh Okk mang " jawab dhani ,


"yuk aku anter kamu ke atas " ajak dhani, sinta pun mengikuti dhani menuju lantai 2 , di lihat ada 3 kamar disini dhani membuka kamar yang ada di tengah


"ini kamar kamu... suka gak? " tanya dhani, sinta mengangguk Dan segera masuk ke dalam kamar yang tertata rapi terdapat 1 ranjang yang berukuran 160x200 di samping nya ada nakas yang dihiasi lampu tidur sedang di depan ranjang terdapat lemari 2 pintu dengan full kaca


" kamu dimana? " tanya sinta


"disini juga " jawabnya membuat wajah sinta berubah heran


"katanya..... " tanya sinta, belum melanjutkan ucapnya dhani segera memotong

__ADS_1


"aku disana, sebelahan tenang aja wajahnya gak usah tegang gitu " ledek dhani, sinta tersenyum lega, dia takut iman nya tidak kuat


"udah istirahat aku juga mau ke kamar dulu ganti baju " suruh dhani,


"dhan.... " panggil sinta, wajahnya terlihat sangat sedih


"kenapa? kamu gak suka? " tanya dhani, menghampiri sinta yang duduk di atas ranjang


"bukan, abis ganti baju kamu kesini ya " pinta sinta, dia tak mau jauh dari dhani perasaannya sudah terlalu dalam untuk dhani


" kalau aku kesini nanti kamu takut " ledeknya, sambil mengacak-acak rambut sinta


"dhaniiii...... " ucapnya manja, dhani memeluk sinta dengan erat iya mengecup kening sinta,


"iya sayang apa pun yang kamu" bisiknya, mem buat hati sinta semakin tak kuat, dia tersenyum lebar sikap dhani seperti ini yang mem buat cinta nya semakin dalam


"yaudah aku kekamar sebelah ya.... " pamit dhani, sinta segera menutup pintu Dan merebahkan badannya, dia ingin mengganti baju yang Sudah terasa lengket tapi dia ingat, dia tidak membawa baju ganti, akhirnya dia hanya tiduran memandang atap yang berwarna putih, banyak yang terlintas di fikirannya terutama tentang dhani, apa sebenernya yang dirasakan dhani saat ini, dhani selalu bersikap seolah semua baik2 Saja, padahal dia tau setelah ini mereka harus berpisah.


"tok tok tok " terdengar suara ketukan pintu


sinta segera turun dari ranjangnya Dan membuka pintu


"maaf neng ini ada baju non dinda, kalau neng mau ganti baju " bi inah memberikan sebuah baju pink Dan celana pendek


"ohh iya bi makasi ya bi" Jawab sinta dan mengambil baju yang bi inah kasih


"kamar mandinya ada dia Sana, kalau neng mau bersih-bersih anduknya Sudah di siapin tadi" jelas bi inah menunjuk ke sebuah pintu yang terletak di samping kanan kamarnya


"ohh iya bi makasi ya... " jawab sinta tersenyum


"yasudah bibi kebawah dulu ya" pamit bi inah


"iya bi " ucap sinta, bi inah meninggalkan sinta yang masih berdiri di depan pintu kamarnya


"mandi dulu kali ya biar enak " gumam sinta, ia segera menuju kamar mandi yang di tunjukan bi inah tadi.


badannya terasa segar setelah tersentuh air, sinta terlihat cantik Dan seksi dengan balutan kaos pink yang membentuk lekuk tubuhnya , serta celana yang hanya menutupi pahanya


"ini kayanya terlalu pendek " ucap nya menarik celana merasa tak nyaman, dhani melihat sinta keluar dari kamar mandi dengan wajah yang di tekuk sambil terus menarik celana yang dia gunakan


"kenapa ta? " tanya dhani, mengagetkan sinta,ia segera menutup bagian bawah tubuhnya dengan handuk


"dhan, ini celananya terlalu pendek " jelas sinta malu

__ADS_1


"ohh iya ya, yasudah kamu pakai celana aku aja ya " ucap dhani , sinta merasa itu lebih baik dari pada dia harus memakai celana pendek ini


__ADS_2