My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )

My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )
Perjalanan Baru


__ADS_3

" clek..." suara kunci terbuka.


" ah nyampe juga di tempat ini lagi, sudah 10 hari gue di kampung halaman, besok gue sudah mulai kerja lagi." gumam Aria sambil rebahan di atas kasurnya.


membuka galery di Ponsel miliknya dan Melihat sebuah foto.


" Hara!" gumamnya lagi.


( Sambil menatap foto dengan Hara saat di pantai).


( keesokan harinya )


" srkk... srkkk..." Aria berjalan.


" apa yang harus gue ucapkan saat pertama kali bertemu... jadi tidak sabar bertemu Hara." gumam Aria.


Tiba di kantor,


" haaaa.... huuuhhh...." ( Aria menarik napasnya) dan membuka pintu.


" ehh loh kok...." Aria celingukan karena Hara belum sampai.


" Apa yang kamu cari?" teriak Hara yang mengagetkan Aria.


( Aria terkejut)


" waaa...." Aria meloncat kaget menoleh ke arah Hara.


" ma,ma,ma, manisnya..." Aria keceplosan seraya menutup mulutnya.


" ehh... Apa yang kamu bilang?" Hara tersenyum.


" e,enggak!" Aria gugup dan membalikan badannya lalu duduk di kursi kerjanya.


" ahhh sialan gue keceplosan.". ujar Aria dalam hatinya.


( Aria keceplosan melihat Hara yang sekarang, Hara yang telah memotong rambutnya)


" dengan tubuh yang mungil, wajah yang cantik, senyumannya yang manis, siapapun tidak akan tahan lama menatap matanya!" pikir Aria.


" hey kenapa melamun?" Hara mengagetkan Aria lagi.


" aahh, e,engga!" Aria melihat ke arah Hara.


Hara pun tersenyum memandangi Aria.


Aria langsung memalingkan kembali pandangannya,


" s**lan, gue gak bisa memandang wajahnya..." gumam Aria.


" Kata Azwan kalian ng'camp bareng yaa?" tanya Hara.


" ohh enggak, itu hanya kebetulan kita berada di gunung yang sama." jawab Aria.


" K...Kamu gimana kabarmu, selama liburan?" Tanya balik Aria.


" Rahasia!" jawab Hara sambil tersenyum.


" aku keluar dulu sebentar yaa," ucap Hara.


( Aria mengangguk)


" cihh, kenapa gue gak bisa nanya kenapa dia enggak bales pesan gue selama liburan kemarin." ( ucap Aria menepuk keningnya).


Aria melamun sendirian,


" zezzzzz,zezzzz" HP Hara bergetar


Aria melirik HP Hara yang ada panggilan, dan ternyata Raiga menelpon Hara.


" ehh Raiga, kenapa dia menelpon Hara, apa mereka saling kenal?"


" sebentar, Hara dan Raiga pernah bertabrakan di pantai, Kalau Raiga mengenali Hara, pasti Raiga menolong Hara, tapi waktu itu seolah mereka tidak saling mengenal..."


" ahhh Apa yang terjadi, gue gak mengerti?" ucap Aria dalam hati.


Tidak lama berselang Hara masuk kembali...

__ADS_1


" Dari mana?" tanya Aria.


" Rahasia!" jawab Hara.


Hara mengambil HPnya, dia mengecek HPnya, lalu keluar lagi...


Hara kembali lagi ke ruangan, merapikan berkas, dan memberikan USB kepada Aria.


" Hari ini kita kerja sampai jam 2 ya, soalnya nanti ada rapat dan kita semua diharuskan kumpul di Aula lantai 5." terang Hara.


" jadi hari ini kerjaan kita belum banyak, kuharap kita selesaikan secepatnya." ujar Hara.


" oke siap." jawab Aria.


( waktu menunjukan jam 11)


Hara menggeliatkan tubuhnya,


" akhirnya selesai juga!" ucap Hara.


" Serius?" tanya Aria kaget.


" Kamu pikir aku ini siapa?" jawab Hara ( tertawa).


" Hara memang selalu cekatan, dia sungguh misterius." gumam Aria.


" Ayo cepat selesaikan, nanti kita makan bareng." ajak Hara.


" ehh makan bareng!"


" Dimana?" Aria kaget di ajak makan bareng oleh Hara.


" oh iya, selama ini gue belum pernah lihat Hara makan siang,"


" Dia selalu makan di mana ya kalau istirahat?" tanya Aria dalam hatinya.


Aria akhirnya menyelesaikan pekerjaannya, dan mereka pun pergi untuk makan siang.


( di tempat Makan)


"gilaaa... Selama tiga tahun ini gue kemana aja, baru tahu ada tempat seperti ini!" gumam Aria.


" Kenapa kamu seperi orang bingung Aria?" tanya Hara.


" e,enggak, aku baru tahu ada tempat begini di kantor kita!" jawab Aria.


( Hara tertawa mendengar perkataan Aria)


" Terus selama ini kamu kemana aja"? tanya Hara


" itu harusnya jadi pertanyaan ku." jawab Aria tertawa kecil.


( Aria merasa aneh kenapa orang di sekitar memandangi Aria dan Hara)


" Kenapa mereka memandang ke arah gue dan Hara?"


"uhh sial gue baru sadar mereka adalah orang-orang penting di perusahaan ini, gue yang hanya karyawan bawah bisa apa?" gumam Aria


" selamat siang bu Hara,"


"Mau pesan apa?" seorang pelayan menghampiri Hara.


" bentar yaa... " ucap Hara sambil melihat buku Menu makanan.


" aku pesan sea food crispy aja..."


"Kamu pesan apa?" tanya Hara kepada Aria.


" aku pesan mie kuah aja sama nasi." ucap Aria.


( Hara tertawa mendengar jawaban Aria).


" mana ada mie kuah disini Aria!" teriak Hara (tertawa).


( Orang-orang di restoran itu melihat ke arah Aria seperti sedang menahan tawa)


" ahh stop Hara jangan membuatku malu!" gumam Aria melihat Hara yang masih tertawa.

__ADS_1


wajah Aria memerah menahan malu, Hara yang masih tertawa,


" yaa sudah, samain aja sama aku, gak apa-apa kan?" tanya Hara yang masih tertawa.


( Aria hanya mengangguk)


" ohh iya,, mejanya nomor 7 yaa!" ucap Hara kepada pelayan itu.


Mereka pun duduk di meja no 7 dan menunggu pesanan siap.


" hey Hara orang lain pada ngantri, kita main pesan aja, Apa enggak apa-apa?" tanya Aria.


" tenang kan disini ada mas Aria!" jawab Hara meledek.


Aria Hanya menepuk keningnya.


" entah kenapa Hara sangat tenang dengan suasana seperti ini, padahal banyak orang yang sangat di hormati di kantor ini, tapi dia bersikap acuh dengan semuanya, gue merasa risih di lihat orang lain dengan tatapan penasaran begitu." gumam Aria ( melihat Hara yang sedang memainkan HPnya).


" Hey Hara, Apa kamu tidak merasa aneh?" tanya Aria pelan.


" Aneh gimana?" tanya Hara kembali.


" aku rasa dari tadi semua orang disini melihat kita dengan rasa penasaran, dan juga yang makan di sini bukan orang sembarangan, mereka adalah orang-orang penting di PT.Reecorp ini..."


"Apa kamu tidak merasa terganggu dengan tatapan mereka?" tanya Aria lagi.


" kenapa harus terganggu, kita juga disini buat makan bukan untuk mengganggu mereka, aku juga enggak peduli dengan mereka, mau mereka orang penting kek, atau apalah, yang jelas aku disini untuk makan." jawab Hara


" Kenapa kamu bisa PD itu Hara?" tanya Aria ( menutup mata dengan tangannya).


( Hara tertawa kecil) sambil berkata,


" bukankah aku sudah bilang, karena disini ada mas Aria." goda Hara.


Makanan telah jadi, dan mereka pun makan, ketika Aria dan Hara sedang menikmati makanannya,,


" Siang pak!" ucap orang lain.


" siang pak!" ucap orang lain lagi.


Tiba-tiba dari suasana yang sepi berubah menjadi berisik dengan ucapan " siang pak!" untuk seseorang dari seisi restoran itu.


Seseorang yang sedang berjalan, memakai stelan rapi, menghampiri Hara.


" Kamu tidak bosan, makan seafood terus Hara?" tanya orang itu.


( Hara tidak menghiraukan pertanyaan orang itu, tetap melanjutkan makannya).


Aria memandangi orang itu, dan tersadar dia adalah Raiga.


" Apa yang terjadi?"


"Seperti dugaan gue tadi, kalau mereka saling mengenal mungkin di pantai juga Raiga langsung menolong Hara, tapi kenapa tingkah mereka seperti orang asing." Aria berbicara dengan dirinya sendiri.


" sial gue benar-benar tidak mengerti..."


" Hara kalau kamu mengenal si Raiga ini, kenapa kamu tidak bilang padaku, gue harus minta penjelasan dari Hara." gumam Aria lagi.


Raiga duduk di kursi samping Hara,,


" Makan mu sedikit sekali Hara?" ucap Raiga kepada Hara.


" kalau mau nambah pesan saja, biar aku pes..." ucap Raiga.


" Diam lah aku sedang makan!" sela Hara memotong pembicaraan Raiga.


" Kamu ini kenapa sih Hara?" tanya Raiga kembali.


( Hara melihat ke arah Aria)


" Hey Aria jangan melamun, cepat habiskan makananmu, lalu kita pergi dari sini." ucap Hara kepada Aria.


( Aria mengangguk )


Raiga menatap sinis ke arah Aria, Aria yang menyadarinya hanya bisa menundukkan kepalanya,


" sialan si Raiga ini, mentang-mentang dia anak pemilik PT.ReeCorp ini, dia melihat gue dengan tatapan begitu,,, yaaa gue juga enggak bisa apa-apa sekarang." humam Aria dalam hatinya.

__ADS_1


__ADS_2