My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )

My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )
Keistimewaan


__ADS_3

" aku mau nyoba" ucap Hara penasaran


( Aria mengambil daging dari wadah, dan menyuapi Hara)


" ehh,, apa yang gue lakukan,, gueg,ggue menyuapi Hara" gumam Aria yang reflex menyuapi Hara


( Hara menyelipkan rambut nya ke belakang telinganya dan memakan daging itu,, lalu tersenyum kepada Aria.)


" hmm,, enak" Hara tersenyum lebar


" s,sialan cantiknya,,," gumam Aria mengalihkan pandangannya dari Hara


" aku pulang dulu Hara,, " ucap Raiga yang sedang berjalan ke arah pintu


" ehhh pulang" Aria menoleh ke arah Raiga


" woy makanannya bentar lagi siap, kamu mau kemana?" Teriak Aria


" nafsu makan ku hilang, aku punya urusan yang lebih penting,,, aku pergi dulu Hara". Ucap Raiga


" yaa" teriak Hara tersenyum kepada Raiga


( Raiga tersenyum kembali kepada Hara, dan pergi membuka pintu.)


Aria melihat ke arah Hara,,,


" apa suasana hati Hara berubah secepat itu?" Gumam Aria


" apa tidak apa-apa kita membiarkan dia pergi, padahal makanan udah siap" tanya Aria kepada Hara


" mungkin Raiga sedang sibuk, dia kan seorang bos muda" ucap Hara membawakan piring di letakan di meja


Aria membawa makanan ke atas meja,,,


" waaaahh, jadi sangat lapar" ucap Hara terlihat senang


( Aria tersenyum senang melihat suasana Hara yang ceria kembali).


Hara menyantap makanannya,,,


" mmm, hwini hwangat emwak" ucap Hara mengunyah makanannya


" telan dulu makananmu" Ucap Aria


( Hara tersenyum senang menatap ke arah Aria)


" ini sangat enak Aria, apa kamu sering masak begini?" Tanya Hara


" yaaa, kalau hari libur aku biasanya masak sendiri, bosan juga makan di luar terus, menunya itu-itu aja" ucap Aria


" hmmm, padahal kamu tiap hari makan mie kuah, pantes bosan juga" Hara meledek Aria


"Glkkk, uhugg" Aria tersedak mendengar perkataan Hara


" eh Aria" ucap Hara


( Aria mengangkat tangannya ke arah Hara, dan minum)


" kh,kh, kamu terlalu blak-blakan Hara" ucap Aria menatap ke arah Hara


" eh,,hehehe, maaf Aria, soalnya aku melihat kau hanya makan mie saja" Hara tertawa


" aku juga enggak menyangka kamu bisa masak seperti ini" ucap Hara tersenyum lebar


" makanya jangan terlalu cepat menilai orang" ucap Aria

__ADS_1


" hehe, iya maaf, maaf" Ucap Hara


Mereka menghabiskan makanan masing-masing, Aria membereskan piring kotor,,,


" ahhh kenyang nya,," ucap Hara


( Aria tersenyum lebar kepada )


" kapan-kapan aku mau di masakin lagi sama kamu" Ucap Hara


" bukannya sebaliknya, seharusnya seorang cewek yang memasak untuk cowok" ucap Aria


" hehe" Hara tertawa malu


Aria mencuci piring bekas makan mereka,,,


" hey Hara, aku rasa kamu semakin akrab dengan Raiga" ucap Aria


" aku sering melihat kalian berduaan". Ucap Aria menghampiri Hara


" ken,kenapa kamu tiba-tiba nanya begitu?" Tanya Hara menatap Aria


" aaaa enggak, ak,aku cuma nanya aja." Aria gugup dengan pertanyaan Hara


( Hara mengalihkan pandangan sambil meminum minumannya)


" s,s,sebenarnya suatu malam semingguan kemarin aku melihatmu masuk berduaan ke penginapan di dekat rumah sakit saat kita bertemu tadi" ucap Aria


( Hara menatap tajam mata Aria,, Aria mengalihkan pandangannya tidak mampu melihat mata Hara)


" uhhh sial, apa yang gue tanyakan, tidak ada hubungannya dengan gue " ucap Aria tertunduk


" hmm, kamuuu,,, penasaran apa ada maksud lain, bertanya begitu kepadaku" ucap Hara menatap mata Aria sambil menopang dagu dengan kedua tangannya.


" sial gue tidak bisa bisa menjawabnya dengan pasti, yang jelas gue ingin tahu yang di lakukan mereka berdua" gumam Aria


" terus apa yang membuatmu penasaran?" Ucap Hara tetap menatap mata Aria


" ahhh sial, Hara memojokkan gue dengan pertanyaan gue sendiri, alasan apa yang harus gue buat lagi" gumam Aria tertunduk


tiba-tiba,,


" hehe"


" lucu sekali melihat wajah malu mu itu Aria" ucap Hara tertawa


Aria mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Hara,,,


" ikuti aku Aria" ucap Hara


" ehh, k,kemana?" Aria bingung


" sudah, ayo ikuti saja" ucap Hara berdiri


Aria mengikuti Hara berjalan ke arah pusat kota, dan memasuki penginapan yang di tanyakan kepada Hara,,,


" ehh ini" Aria kaget Hara


" heyy, Hara ini kan?" tanya Aria penasaran.


" ahhh sial, ini kan penginapan yang di masuki Hara dan Raiga".


"kenapa Hara mengajak gue kesini,, apa jangan-jangan?"


Aria berfikiran kotor dengan Hara.

__ADS_1


"ahhh, tidak tidak, tapi kenapa dia mengajak gue kesini?" Gumam Aria.


( di benak Aria bertanya-tanya, alasan Hara mengajaknya ke penginapan itu).


" hey Hara, kamu ngapain ngajak aku kesini?" Tanya Aria


" sudah ku bilang kan,, aku akan membuat kenangan denganmu Aria" ucap Hara tersenyum ke arah Aria


Hara berhenti di depan suatu kamar, lalu membuka pintunya,,,


" s,s,sial apa yang harus gue lakukan" gumam Aria yang kebingungan


" clekk" Hara membuka pintu


" ayo masuk Aria" ucap Hara menyuruh Aria masuk ke kamar


" ahhh,, iya" Aria memasuki kamar Hara


Saat memasuki kamar Hara Aria di buat kagum dengan isi ruangan itu,,,


" waaahhh, gila, gila, disini lengkap, mewah sekali" gumam Aria sambil melihat-lihat seisi ruangan Kamar Hara,


" ada apa Aria?" Tanya Hara


" b,b,berapa banyak uang yang harus kamu keluarkan untuk tinggal di tempat seperti ini Hara,, ap,apa gaji ku cukup untuk membayar sewanya?" Tanya Aria kepada Hara


( Hara tersenyum lebar mendengar pertanyaan Aria)


" kalau soal itu,, Raiga yang membayarnya" ucap Hara


" Raiga" gumam Aria


( Aria melotot ke Arah Hara) lalu bertanya kepada Hara,,,


" tttt,tunggu, R,Raiga yang membayarnya,,, j,j jadi Raiga dan kamu?"


Hara menghela nafas panjangnya, lalu memotong pertanyaan Aria yang sedang salah sangka.


" apa yang kamu pikirkan Aria,, coba lihat ini" ( Hara menekan tombol ON komputer)


Komputer itu menyala, dan di tampilan komputer tersebut berupa data-data tentang PT.Reecorp ( tempat bekerja Aria dan Hara),,,


" ehh ini kan data-data yang aku kerjakan kemarin,, ah ini penjualan, ini penggajian,,,, waaa ini struktur pembangunan" Aria yang tercengang melihat data tersebut melihat ke arah Hara


" sudah jelaskan, kenapa Raiga membayarkan ku penginapan ini?" Tanya Hara tersenyum lebar kepada Aria


" Hara, apa jangan-jangan kamu mengurusi semua pekerjaan ini." Ucap Aria melongo


" yaaa begitulah" Hara tersenyum ke arah Aria


" apa kamu tidak merasa capek dengan semua pekerjaan ini?" Tanya Aria kembali


" kamu meremehkan ku Aria?" Hara menatap Aria


" aaa,ahh enggak, ak,aku hanya khawatir dengan kesehatanmu, kalau kamu terlalu banyak bekerja Hara" ucap Aria yang wajahnya memerah


" hmmm, kamu khawatir yaaa" ucap Hara ( tersenyum) mengalihkan pandangannya ke arah jendela.


Tiba-tiba,,,


" clakk" Aria dan Hara bergandengan tangan


" ehh" Aria kaget ketika tangannya di gandeng Hara


Dengan lirih Hara pun berkata,,,

__ADS_1


" terimakasih Aria, telah menghawatirkan ku" Ucap Hara yang wajahnya memerah


__ADS_2