My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )

My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )
Kebersamaan


__ADS_3

Aria sedang berjalan di pusat kota membawa belanjaannya,,, Aria memandangi hotel di sebrang sana,,,,


" Hotel itu" ( Aria teringat saat Hara dan Raiga masuk kedalam hotel tersebut)


tiba-tiba,,


" brukkk,,"


" aduh"


(seseorang terjatuh menabrak Aria)


" maaf,maafkan aku, aku enggak sengaja" Ucap Aria


" Hara" ucap Aria


Aria membantu Hara berdiri,,


" maafkan aku, tadi aku enggak liat-liat sekitar" ucap Aria membereskan belanjaannya yang terjatuh.


" itu salahku, aku juga tidak memperhatikan jalan " ucap Hara


" jadi, kenapa kamu ada disini?" Tanya Aria


" ituuu" Hara gugup


" ahhh, dia lagi" ucap Raiga keluar dari rumah sakit


" Raiga" Gumam Aria


" kenapa, harus kamu lagi" ucap Raiga menghampiri Aria dan Hara


" Raiga" bentak Hara melotot kepada Raiga


" iyaaa,iyaaa" mengalihkan pandangannya.


" k,kalau gitu, aku pergi dulu" Ucap Aria


( Hara menarik Baju Aria)


" ak,aku ingin buat kenangan dengan Aria" Ucap Hara


" ehh" Aria melotot Heran kepada Hara


" Hey Hara" Ucap Raiga


( Hara hanya mengangkat tangannya ke depan wajah Raiga, tanda Raiga jangan melanjutkan ucapannya)


" bawa aku sesukamu" ucap Hara lirih


Aria kaget dengan ucapan Hara,,


" waaaaaa apa ini, bawa aku sesukamu" gumam Aria


( Aria memikirkan Hal yang mesum)


" bawa aku sesukamu,, ke hotel,, atau ke kamar,,, m,m,melakukan it, itu" pikir Aria


" woyy, jangan berpikir macam-macam" teriak Raiga kepada Aria


( Aria tersadar dari pikiran kotornya itu)


" ap,apa yang kamu maksud Hara, aku enggak mengerti." Tanya Aria kepada Hara


" bawa aku sesukamu" Ucap Hara yang sangat murung


" heyy Hara, apa yang kamu bicarakan." Raiga memegangi tangan Hara


( Hara menghempaskan tangan Raiga)


" diam kamu Raiga" Hara meneteskan air matanya


Raiga hanya diam, melihat Hara meneteskan air matanya,,,


" Aria, cepat berikan aku kenangan" Ucap Hara menangis.


" bawa aku terserah kau mau, yang penting denganmu" tambah Hara


Aria melihat ke arah Raiga,,,


( Hawa di sekitar Raiga di penuhi dengan Hawa membunuh, Raiga mengepalkan tangannya,, dan mengangkatnya ke arah Aria).


" uhhh, sialan kau Raiga" gumam Aria


" ikuti aku Hara" Ucap Aria


Mereka bertiga menuju ke Kostan Aria...


" clekk" kunci terbuka

__ADS_1


" ayo masuk" ucap Aria


Hara dan Raiga masuk dan duduk,,,


" kalian mau minum apa?" Tanya Aria


" hmmm, cukup nyaman buat seorang pegawai biasa sepertimu" Ucap Raiga sambil melihat-lihat isi ruangan kamar Aria


( Aria melihat ke arah Raiga dengan geram)


" sialan kau Raiga, mentang mentang kau anak orang kaya" ucap Aria dalam hatinya


" yaa cukup nyaman lahh, buat orang sepertiku, lagian aku sendirian disini" ucap Aria menjawab pertanyaan Raiga


" hmmm begitu yaa" ucap Raiga


" ehh, ngomong-ngomong tadi kau bertanya apa?" Tambah Raiga


( sambil menghela nafas panjangnya, Aria bertanya kembali).


" kalian mau minum apa?" Tanya Aria kembali


" ohhh, aku mau bir saja" ucap Raiga


" woyy, mana ada bir disini, aku tidak menyetok nya, lagian aku tidak suka bir" sahut Aria


" ahhh, kau ini payah sekali,," Ucap Raiga menepuk keningnya


" jangan samakan kamar ku ini dengan rumahmu, di rumahmu pasti semuanya sudah tersedia" ucap Aria kepada Raiga


" ahh terserah kau saja,,, kamu mau apa Hara?" Tanya Raiga kepada Hara


" terserah" ucap Hara


Aria membawakan minuman untuk Hara dan Raiga,,,


" kalian ternyata cukup dekat yaa" ucap Aria


" yaa begitulah" sahut Raiga


" padahal kalian belum lama kenal kan, tapi kalian sudah akrab" Aria menaruh gelas di meja


" woyy, apa yang kamu bicarakan, kita berdua adalah teman...."


" at,at at sakit" ( Hara mencubit paha Raiga).


" kalau di perhatikan, sikap Hara semakin hari semakin murung, apa yang terjadi dengannya" gumam Aria menatap Hara


" k,kalian sering pergi berdua yaa?" Tanya Aria


( Hara dan Raiga terdiam)


" ohh, maaf soal kejadian kemarin, aku selalu emosi ketika bertemu kamu." Ucap Aria kepada Raiga


" yaaa, mungkin itu sifat mu saja yang selalu emosian " ucap Raiga datar


Aria memandang Hara sibuk dengan HPnya,, dan masih murung,,,


" Hara apa yang terjadi denganmu?" Gumam Aria


" m,maaf jika aku mengabaikan kalian, aku mau masak dulu" Ucap Aria berjalan menuju tempat memasak.


Aria mengeluarkan bahan-bahannya, dan mulai memotong daging dan sayuran.


( Aria melihat ke arah Hara dan Raiga)


Aria melotot,,,


" lho kemana Hara" gumam Aria


Di Sana cuma ada Raiga yang sedang menatap ke arah Aria,,,


" hmmm, ternyata kamu bisa masak yaa" Ucap Hara yang berada disisi lain Aria


" waaaaa" Aria kaget dan menjatuhkan piring


" Hara" ucap Aria memegangi dadanya


Aria, melihat ke arah Raiga, dan Raiga menutup mulutnya dengan tangannya seakan menahan tawa melihat Aria yang kaget dengan Hara,,,


( Aria mengacungkan kepalan tangan nya ke arah Raiga)


" sialan kau Raiga, dia menertawakan ku" gumam Aria


" kamu mau masak apa?" Tanya Hara yang berada di samping Aria


" ahhh, aku mau masak soto" jawab Aria


" hmmm, memangnya kau bisa?" Tanya Hara lagi

__ADS_1


" kalau aku tidak bisa membuatnya, aku tidak akan memasaknya Haraaa,,, kau ini, ada-ada saja pertanyaan mu itu" Ucap Aria kepada Hara


" hehe" Hara tertawa kecil


" bolehkah aku membantumu?" Ucap Hara


" ehh " Aria terkejut


" kamu ini tamuku Haraa, jadi kamu cukup duduk manis menunggu masakannya jadi". Ucap Aria


"enggak, aku mau membatu Aria, kan sudah aku bilang, aku ingin membuat kenangan denganmu." Ucap Hara tersenyum


" yasudah lah, kalau itu keinginanmu" ucap Aria


" terus apa yang harus aku lakukan?" Tanya Hara bingung


" ehh" Aria Heran


" m,masukan garam 2 sendok kedalam wadah itu" ucap Aria ( menunjuk wadah yang di dekat Hara)


( Hara memasukan 2 sendok garam ke dalam wadah yang berisi air mendidih)


" terus??" Tanya Hara lagi


Aria melihat ke arah Hara sambil melotot kaget,,,


" waaaa, itu bukan garam Haraa, itu gula" Ucap Aria


" aahh,ahh g,gula" Hara kaget


" t,t,terus gimana ini?" Hara panik.


( Aria menghela napas panjangnya)


" huhhhhhhh"


" Hara, Hara, Kau ini, bisa-bisanya enggak bisa membedakan mana garam, mana gula" ucap Aria tersenyum mengambil garam.


" hehe, m,m,maaf,, ini pertama kalinya aku masak dan aku belum pernah melakukan hal semacam ini" ucap Hara


" Hahhhh" Aria kaget dan menatap wajah Hara


" he,he,he" Hara tertawa malu ( menggaruk kepala belakangnya).


Sementara itu di sisi lain, Raiga yang masih duduk memperhatikan Hara dan Aria,,,


" sudah kembali yaa" gumam Raiga


Aria dan Hara masih memasak,,,


" terus matangnya masih lama?" Tanya Hara


" yaa, sekitar 45 menit lah" jawab Aria


" lamanya" ucap Hara melihat ke arah wadah yang berisi kuah soto tersebut


" kenapa,, sudah lapar?" Tanya Aria


" iyaa,, karena aku juga ikut membuatnya, jadi aku merasa lapar" ucap Hara tersenyum


" ikut membuat dari mana, kalau aku tidak menyadarinya, rasanya pasti manis" ucap Aria tertawa


" iiihhh jahat" ucap Hara memukul lengan Aria


" hahaha" Aria tertawa meledek Hara


Hara pun kembali ceria, Hara dan Aria kini telah lebih dekat.


Di sisi lain,,


( Raiga beranjak dari tempat duduknya dan berjalan)....


" ok,, sebentar lagi" ucap Aria mencicipi daging itu


" aku mau nyoba" ucap Hara penasaran


( Aria mengambil daging dari wadah, dan menyuapi Hara)


" ehh,, apa yang gue lakukan,, gueg,ggue menyuapi Hara" gumam Aria yang reflex menyuapi Hara


( Hara menyelipkan rambut nya ke belakang telinganya dan memakan daging itu,, lalu tersenyum kepada Aria.)


" s,sialan cantiknya,,," gumam Aria mengalihkan pandangannya dari Hara


" aku pulang dulu Hara,, " ucap Raiga yang sedang berjalan ke arah pintu


" ehhh pulang" Aria menoleh ke arah Raiga


Aria kaget tiba-tiba Raiga akan pulang...

__ADS_1


__ADS_2