
" waaaa suasana mencekam apa ini, Yasmin dan Hara disini, gue harus ngelakuin apa?" gumam Aria.
" jadi kamu ada perlu apa?" tanya Yasmin.
posisi duduk Yasmin tiba-tiba nempel ke dekat Aria.
" Yasmin, duduk mu nempel sekali." ucap Aria dalam hatinya.
( Hara menundukkan kepalanya, seperti sedang menyembunyikan sesuatu).
" teetteett, teerreettt"
Ada yang menelpon Yasmin.
( Yasmin pergi, dan mengangkat telponnya)
Hara dan Aria saling diam, mereka tidak berbicara.
Tidak lama Yasmin masuk kembali,,
" Aria, Yasmin mau pergi" ucap Yasmin.
" ehh pergi kemana?" tanya Aria.
" jangan banyak tanya, cepat ganti bajumu!" tegas Yasmin.
" oh iya,,, eeeehhhh tunggu, kenapa aku harus ganti baju segala?" Aria bingung.
"Ada orang yang ingin ketemu Yasmin, dan Yasmin harus pergi sendirian, Yasmin takut" Ucap Yasmin memelas.
" ahhh sudahlah, gue enggak bisa ngebiarkan Yasmin pergi sendiri!" gumam Aria beranjak dari tempat duduk nya, dan pergi mengganti bajunya.
Aria selesai mengganti bajunya, dan bergegas pergi bersama Yasmin.
Aria menutup pintunya.
" Hara apa yang kamu lakukan di sana?" tanya Aria kaget.
" Ak,Aku bingung harus kemana, lagian aku enggak di ajak, jadi aku hanya bisa duduk." jawab Hara.
" aaaaa, Hara, pemikiran mu tidak secepat seperti kamu lagi bekerja ( loading)." gumam Aria dalam Hatinya.
" ternyata dia polos..." ucap Yasmin sinis.
" Ayo Hara, kamu tinggal ikut saja!" teriak Aria.
Mereka bergegas pergi menemui orang yang menelpon Yasmin.
( sampai di tujuan)
Mereka datang ke Taman bunga,, Yasmin sibuk dengan HPnya, mengkontek orang tersebut.
" uhh lama sekali..." ucap seseorang.
Mereka bertiga melihat ke arah orang tersebut.
" Raiga, kenapa dia bisa disini?" gumam Aria heran.
" kau lama sekali Yasmin, aku sudah lama menunggu." ucap Raiga.
" ternyata orang yang mau bertemu dengan Yasmin adalah Raiga,, gue enggak bisa membiarkan Raiga deket-deket sama Yasmin". Gumam Aria lagi.
Aria menoleh ke arah Hara.
Hara cemberut, seakan-akan ada yang aneh dan di sembunyikannya.
" jadi sekarang kita mau kemana Yasmin?" tanya Raiga.
" terserah..." ujar Yasmin.
" hey kalian, ikuti kami saja!" ucap Yasmin kepada Hara dan Aria.
Hara dan Aria mengikuti Raiga dan Yasmin yang sedang berjalan di depan mereka.
Hara menarik baju Aria dan menunjuk suatu tempat.
Aria mengangguk, dan mengikuti Hara,,
" Kamu kenapa Hara?" tanya Aria.
__ADS_1
" tidak, aku tidak nyaman aja kalau bertemu Raiga, dia sepertinya orang yang suka maksa" ucap Hara.
" mungkin sebaiknya aku pulang saja..." tambah Hara
" ehh pulang, jangan Hara, aku masih ingin bersamamu." ucap Aria dalam hatinya.
" tapi gue juga enggak bisa ngebiarkan Yasmin berduaan begitu saja!" Aria bingung.
" aku pulang saja, tolong sampaikan kepada mereka." ucap Hara.
" Hara ikuti Aku!" ucap Aria menarik tangan Hara.
Mereka menuju permainan lorong bunga.
Aria melepaskan tangan Hara dan lari ke lorong yang lain.
" Aria,,, tung,,,,,gu" ucap Hara, tapi Aria sudah tidak terlihat.
Hara menelusuri lorong bunga itu dan mencari Aria,,,
" duggg...." Hara bersenggolan dengan orang lain.
" apa yang kamu lakukan disini?" tanya Hara yang menyadari orang itu Raiga.
" aku sedang melakukan pekerjaanku." jawab Raiga.
" bodoh sekali..." Hara acuh.
" Heyyy..." Raiga memegangi kedua bahu Hara.
" hey Hara... " Aria tersenyum menemukan Hara.
Hara menyingkirkan Tangan Raiga.
Aria kaget Raiga ada di depan Hara.
" ehhh..." Aria melihat Raiga..
Raiga pergi meninggalkan Aria dan Hara.
Aria menghampiri Hara,,
" kamu sama sekali tidak suka dengan Raiga ya?" tanya Aria.
" Apa kamu baik-baik saja?" tanya Aria kembali.
" ayo kita lihat-lihat taman ini saja." Hara mengalihkan pembicaraan.
Aria dan Hara berjalan-jalan melihat yang ada di sekitar mereka.
" indahnya..." ucap Hara kagum.
" hey Aria, apa kamu sudah pernah ke tempat ini?" tanya Hara.
" ahh, belum, tiap hari libur aku lebih suka ke pantai dan ke gunung, ini pertama kali aku main ke tempat begini." jawab Aria.
" ohh begitu yaa, jadi kamu tidak suka tempat yang seperti ini?" tanya Haratanya.
" ahh bu,bukan itu maksudku, aku suka taman hiburan seperti ini, tapi aku lebih nyaman kalau pergi ke tempat yang agak sepi dan banyak pepohonan, suasananya sangat menyegarkan." Aria menyela perkataan Hara.
" k,kamu sangat menyukai tempat ini ya?" tanya Aria kepada Hara.
" tidak juga, kalau akuuu, kemanapun orang mengajakku pergi aku akan senang, karena aku mengutamakan kenangan, karena kenangan sangat berharga bagi hidupku." Ucap Hara tersenyum kepada Aria
( Aria flashback mengingat Hara yang berada di kamarnya)
"A,Aku ingin libur kali ini pergi mencari kenangan, dan aku berharap kamu mau menemaniku, karena aku tidak punya teman lagi". ucap Hara.
" entah kenapa Hara selalu menyebut kenangan setiap dia pergi ke suatu tempat?" Aria bertanya dalam hatinya.
" Hey Hara..." ucap Aria.
" hmmmm..." sahut Hara.
" k,kenapa kamu selalu mengabaikan pesanku?" Tanya Aria semua pesan yang dia kirim tidak ada satupun yang di balas oleh Hara.
Hara yang sedang sibuk melihat bunga, berbalik ke arah Aria,,
" hey Aria, cocok enggak?" Tanya Hara
__ADS_1
Hara tersenyum lebar, dengan setangkai bunga yang di selipkan di atas telinganya.
" gilaaaaa, ma,manisnya, " Aria tersipu melihat kecantikan Hara.
Aria mengangguk malu, dan memalingkan pandanganya dari Hara.
" i,iya, s,s,sangat cantik." ucap Aria pelan.
" ehh,, apa?" tanya Hara memandang Aria dengan senyum lebarnya.
" i,iya sangat cocok." Ucap Aria dengan wajah malu.
" ahh terimakasih." Hara tertawa kecil.
" sial, cowok manapun tidak akan tahan lama memandang wajah secantik Hara." gumam Aria.
" Hoooiii Aria..." Yasmin melambaikan tangan dari kejauhan, sambil menghampiri Aria.
" Y,Yasmin, dari mana saja kamu?" tanya Aria.
Yasmin tersenyum lebar, dan memegangi tangan Aria.
" Ayo" ajak Yasmin menarik Aria.
Mereka pergi ke suatu tempat,
" waahh gila, indah sekali." ucap Aria kagum melihat pemandangan Air terjun di apit oleh gunung.
" benar kan,,, tadi Yasmin mendengar suara air terjun, pas Yasmin kesini Yasmin juga sangat kaget, terus Yasmin mencari Aria untuk melihat bareng." jelas Yasmin tersenyum lebar.
" pendengaran mu sangat hebat Yasmin." ucap Aria memuji Yasmi.
" siapa dulu dong..." ucap Yasmin tertawa.
Hara cemberut melihat Aria dan Yasmin.
" jadi apa yang kamu akan lakukan?" tanya Raiga kepada Hara.
"Urus saja urusanmu." ucap Hara.
" aku tak mengerti keinginanmu Hara, apa yang harus aku lakukan". ujar Raiga.
( Aria melihat ke arah Hara)
" hey Hara, sini." Aria mengajak Hara.
Hara menghampiri Aria dan Yasmin.
Suasana hati Aria berbeda, Aria tampak lebih bahagia ketimbang di taman tadi.
" kamu benar-benar menyukai pemandangan seperti ini ya?" tanya Hara.
" iya benar, terasa menyejukkan bukan!" tegas Aria.
Hara mengangguk sembari menatap Air terjun.
" Ayo kita ke sana..." ajak Hara menarik tangan Aria, tapi Aria terhenti karena tangan yang satunya lagi di memegangi Yasmin.
" apa yang akan kamu lakukan, ini tempatku dan Aria, kamu tidak berhak membawa Aria." tegas Yasmin kepada Hara.
Hara menatap tajam Yasmin.
Hara memaksa menarik tangan Aria, namun Yasmin lebih kencang menarik tangan Aria dan membuat Aria terpelanting ke belakang.
" duggg, " Aria terpelanting.
" hey apa-apaan kalian ini!" ucap Aria.
Hara menatap Aria seakan ingin menangis.
Hara pun pergi sendirian, tiba-tiba Raiga mengejarnya.
Hara tiba di lokasi Air terjun, dan di susul oleh Raiga.
" hey Hara tunggu..." teriak Raiga menarik tangan Hara.
Hara meneteskan air matanya, dan bersandar ke dada Raiga.
" kamu tahu kan, apa yang harus kamu lakukan!." ucap Hara kepada Raiga
__ADS_1
" yaaa aku tahu,, dan kamu jangan pergi sendirian, aku tak akan pernah memaafkan diriku, jika ada sesuatu yang menimpamu". jawab Raiga mengelap air mata Hara dengan tangannya.
" Terimakasih Raiga..." ucap Hara lirih.