My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )

My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )
Jalan-jalan menemani Yasmin.


__ADS_3

Hmmhmmmhmhmhm.. senandung Aria sambil membersihkan kamarnya.


"Sepi juga tidak ada Syifa.." gumam Aria sambil melihat-lihat isi ruangan kamarnya.


"Ahh, ini masih kotor."


"Seminggu tidak gue bersihin."


"Rasanya sangat kotor sekali." gumam Aria lagi.


Clekkkkk, seseorang membuka pintu kamar Aria.


Aria langsung melihat ke arah pintunya itu.


Yasmin masuk dan tersenyum kepada Aria.


"Seperti biasanya, Aria sangat rajin." ucap Yasmin.


Aria membalas senyuman dari Yasmin.


"Sudah lama kamu tidak kesini Yas.." sahut Aria.


Yasmin tersenyum malu, kepada Aria sambil menghampirinya.


"Aku sedikit sibuk."


"Apa kamu merindukanku?" tanya Yasmin.


"Hah..." Aria terkaget oleh pertanyaan Yasmin.


"B,bukan begitu.."


"Sebelum ada Syifa, kamu setiap hari kesini.." ujar Aria.


Yasmin menatap Aria yang berbicara kepadanya, dan menghela nafasnya.


"Hahhhhhhh," Yasmin menghela nafasnya.


"Sudah aku katakan, aku sedikit sibuk Aria." tegas Yasmin.


Yasmin menghampiri Aria yang sedang bersih-bersih, dan menempelkan badannya di lengan Aria.


Aria melihat wajah Yasmin, Yasmin hanya tersenyum memandang Aria.


"Sebenarnya Aku yang rindu Aria." ucap Yasmin tersipu malu.


"Ehhhh..." Aria melotot kaget.


"A,A,Apa yang kamu katakan Yasmin.." Aria menjadi panik.


Yasmin menjauhkan badannya dari Aria, dan Yasmin menatap tajam Aria.


"Sudah Yasmin katakan bukan?"


"Yasmin rindu sama Aria."


"Yasmin ingin menghabiskan waktu kita seperti dulu." tegas Yasmin.


Yasmin menjelaskan sekarang mereka tidak punya waktu, makanya Yasmin datang ke tempat Aria, dan ingin mengajak Aria jalan-jalan.


"Apa Aria punya waktu luang?" tanya Yasmin.


Aria kebingungan dengan permintaan Yasmin.


"Y,Yasmin ngajak gue jalan..."


"Bagaimana kalau gue bertemu dengan Hara?"


"Pasti Hara akan marah." gumam Aria.


Yasmin mengeplak wajah Aria yang melamun itu.


"Hey Aria..."


"Malah ngelamun,, Apa kamu dengar pertanyaan ku?" tanya Yasmin lagi.


"Ah, i,i,iya, aku dengar kok!" jawab Aria.


"Terus kenapa kamu melamun kebingungan begitu?" tanya Yasmin lagi.


Aria tidak bisa menjawab hanya menundukkan kepalanya.


Yasmin mengecek Ponselnya, dan menunjukan suatu tempat yang ingin Yasmin kunjungi.


"Aku mau pergi kesini!"


"Apa Aria mempunyai waktu senggang?" tanya Yasmin kembali.


Aria melihat ponsel Yasmin, dia ingin pergi ke restoran yang sedang viral dengan makanannya yang terkenal enak.


Aria sedikit melotot ketika melihat tempat itu.

__ADS_1


"T,Tapi ini sedikit jauh Yasmin." ucap Aria.


Yasmin terlihat sedikit kecewa dengan jawaban Aria, dan dia kembali duduk menjauhi Aria.


"Yasudah kalau Aria sebut ini terlalu jauh."


"Yasmin akan pergi sendiri." ucap Yasmin yang menjadi cemberut.


Aria langsung menatap Yasmin yang ngambek itu.


"ehh, aku tidak bilang aku tidak mau menemanimu Yasmin." sahut Aria.


"Aku hanya sedang berfikir..." ucap Aria.


Yasmin beranjak dari duduknya, dan kembali menghampiri Aria.


"Lalu apa yang sedang Aria pikirkan?" tanya Yasmin.


Aria kembali celingukan bingung, apa yang harus Aria jelaskan, tidak mungkin juga Aria bilang kepada Yasmin bahwa Aria sedang memikirkan tentang perasaan Hara, jika Hara melihat Aria sedang jalan sama Yasmin.


Kemudian, muncul kata-kata Hara dalam benak Aria.


" Mungkin Yasmin merasa kesepian, jadi dia melampiaskan kepada orang lain, Aria yang tadinya selalu bersama Yasmin setiap Hari, tapi semenjak Aria berpacaran denganku, Aria tidak punya waktu dengan Yasmin kan?,,, mungkin itu juga salah satu alasan kenapa Yasmin berbuat begitu".


Aria juga teringat tentang perkataan Hara yang mengaku tidak cemburu walaupun Aria dekat dengan Yasmin, karena mereka adalah y man dari kecil.


"Hara sangat mengerti gue."


"Tapi gue sangat merasa tidak enak kepadanya." gumam Aria.


Tapi saat bersamaan juga Aria berpikir dengan sikap Hara yang sekarang menghilang tanpa kabar, dan itu juga membuat Aria sedikit kecewa dengan Hara.


"HEY, ARIA." teriak Yasmin.


Aria yang sedang melamun pun terkejut dengan teriakan Yasmin.


"Bagaimana?" tanya Yasmin kembali.


"I,iya ayo." jawab Aria.


Yasmin tersenyum mendengar jawaban Aria.


"Yesss, sekarang ganti bajumu Aria." ucap Yasmin tersenyum girang.


"Hahhh, ganti bajuku." teriak Aria.


"Pekerjaanku belum beres Yasmin."


**


Aria dan Yasmin sedang duduk berdua dalam kursi bis.


"Padahal cuma makan, sampai jauh-jauh kesini."


"Kamu memang sangat aneh Yasmin." gerutu Aria.


Yasmin tersenyum seolah tidak mendengarkan perkataan Aria.


"Hahhh, Apa?"


"Yasmin tidak dengar." ucap Yasmin sambil tersenyum.


Aria menarik kuping Yasmin...


"Aw,aw,aw,, sakit Aria..." ucap Yasmin sambil tertawa.


*


Aria dan Yasmin telah sampai di tempat tujuannya, mereka masuk ke dalam restoran tersebut.


"Wahh, suasana nya seperti di foto, aku tidak menyesal datang kesini." ucap Yasmin.


Seorang pelayan menyodorkan menu makanan.


"Tuliskan di sini saja kak." ucap pelayan tersebut.


Yasmin pun melihat-lihat menu tersebut.


"Aku ingin Pizza SeaFood saja kak." ucap Yasmin.


"Kamu mau pesan apa Aria?" tanya Yasmin.


Tanpa basa basi Aria langsung menjawab pertanyaan Yasmin.


"Samain aja.." jawab Aria.


Yasmin mengeplak pipi Ara.


"Jangan di samain, Yasmin juga ingin ngerasain makanan yang lain." ucap Yasmin.


Aria menatap Yasmin dengan pasrah, sambil memegang pipinya.

__ADS_1


"Terserah kamu saja Yasmin." ucap Aria.


Yasmin memilih makanan untuk Aria, dan Yasmin menunjuk satu makanan.


"Yang ini saja yaa." ucap Yasmin.


Aria hanya bisa pasrah sambil menganggukkan kepalanya.


Mereka pun memesan makanan tersebut, tapi sebelum pelayan itu pergi meninggalkan Aria dan Yasmin pelayan itu berkata sesuatu.


"Untuk pasangan kekasih kami khususkan di lantai 3."


"Apa kakak mau makan di atas?" tanya pelayan itu.


Aria dan Yasmin saling bertatapan, dengan cepat Yasmin langsung mengiyakan tawaran pelayan tersebut.


"Iya, aku mau." Pinta Yasmin.


Aria memegang keningnya sendiri.


"Sudah aku duga..." gumam Aria.


Aria dan Yasmin menuju ruangan lantai 3 di pandu oleh mbak pelayan.


"Silahkan pilih tempat duduknya." ucap pelayan itu.


Yasmin melihat-lihat meja di sekitar, dan menuju meja yang berada dekat jendela.


"Aku ingin melihat pemandangan." ucap Yasmin.


Aria menghampiri Yasmin, dan duduk saling berhadapan.


"Indah sekali, apalagi kalau malam tiba." tambah Yasmin.


Yasmin terlihat sangat bahagia memandangi pemandangan dari lantai 3 itu.


Aria menatap wajah Yasmin yang sedang tersenyum menyangga dagunya itu.


Tiba-tiba Aria teringat dia ciu*an dengan Yasmin.


Aria terkaget dengan pikirannya yang menuju ke arah sana.


"Huaaaaa,tidak,tidak tidak,, gue sudah punya Hara." gumam Aria.


Aria menggeleng-geleng kan kepalanya agar sadar.


Kemudian, Aria tetap menatap wajah Yasmin yang sedang melamun.


"Yasmin cantik juga..." gumam Aria lagi.


Yasmin menoleh ke arah Aria sambil tersenyum.


"Apa yang sedang Aria pikirkan?" tanya Yasmin.


Aria menggelengkan kepalnya.


Aria menjadi panik, dan tidak bisa berpaling dari wajah Yasmin yang tersenyum manis.


Mata Aria terlihat sangat kagum melihat manisnya wajah Yasmin.


"sial manisnya..." gumam Aria.


Aria memalingkan pandangannya ke arah pemandangan di luar.


"Hey Aria.." panggil Yasmin.


Sambil tersenyum Yasmin menepuk-nepuk kursi yang ada di sebelahnya, menyuruh Aria duduk di samping Yasmin.


"Jangan jauh-jauh dariku." ucap Yasmin.


Aria pindah duduk ke samping Yasmin, wajah Aria memerah berdekatan dengan Yasmin.


"W,w,wanginya..."


"Parfum Yasmin sangat wangi.." gumam Aria yang lubang hidungnya membesar.


Plakkk, Yasmin memukul hidung Aria yang terlihat aneh.


"Kamu sedang mengendus-endus apa Aria?" tanya Yasmin.


Aria yang sedang mencium aroma wangi Yasmin pun gelagapan, Aria sangat panik.


"A,Aku suka dengan aroma ruangan ini." ucap Aria berbohong kepada Yasmin.


"oh, begitu yaa." jawab Yasmin.


Aria mulai gugup lagi ketika berdekatan dengan Yasmin, meskipun mereka telah lama mengenal.


"Sial,, perasaan gugup gue datang lagi."


"gue sudah punya Hara, hanya Hara wanita yang gue sukai." gumam Aria lagi.

__ADS_1


__ADS_2