My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )

My Love Is My Friend ( Terjebak Dua Belenggu )
Perasaan Sebenarnya 2


__ADS_3

" sial kenapa gue terus kepikiran yang terjadi dengan Hara kemarin" gumam Aria


( Aria sedang melamun)


" hey Aria" tanya Yasmin mengagetkan


" a,a i,iya" jawab Aria kaget


" apa benar Aria tidak masuk kerja karena tidak enak badan, atau ada alasan lain?" Tanya Yasmin menatap Aria


" ap,ap yang kamu maksud Yasmin?" Aria gelagapan


" Yasmin ngerasa pas kita ketemu tadi, Aria selalu melamun, bahkan Aria sedikit kurang bergairah" ucap Yasmin terus memandangi mata Aria


" a,aaa s,sudah ku bilang, ak,k,ku lagi enggak enak badan." Ucap Aria memalingkan pandangan dari Yasmin


( Yasmin cemberut mendengar jawaban Aria).


" Aria ini bodoh sekali, mau bagaimanapun Aria menyembunyikannya, Yasmin pasti tahu Aria sedang berbohong" ucap Yasmin sambil menidurkan kepala di tangannya


" Yasmin khawatir tahu melihat Aria begini, Yasmin ingin Aria selalu hangat sama Yasmin, saat kita bertemu Aria selalu tersenyum kepada Yasmin, tapi tidak untuk Aria yang saat ini di samping Yasmin, Aria yang ini adalah Aria yang sedang menutupi masalahnya " ucap Yasmin lirih


( Yasmin mengangkat kepalanya dan menatap Aria)


" hey Aria, apa ini ada hubungannya sama Hara?" Tanya Yasmin


Aria melotot terkejut mendengar pertanyaan Yasmin,, dan memalingkan pandangannya dari Yasmin.


" a,a,enggak, t,tidak ada hubungannya dengan Hara" jawab Aria yang memandang ke arah sisi lain


" maaf Aria, mungkin Yasmin harus mengatakannya, kemarin tidak lama setelah Aria meninggalkan Yasmin dan Radi,, Hara berulang kali Nelpon ke HP Aria, begitu pun semalam,, Hara terus nelpon sama Aria,, tapi HP Aria ada di tangan Yasmin dan Yasmin tidak mengangkatnya,, sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Yasmin


( Aria kaget dan mengecek HP nya, tapi tidak ada satu pun panggilan dari Hara)


" maaf Aria percuma saja Aria mengeceknya, semua panggilan dari Hara sudah Yasmin hapus" ucap Yasmin tertunduk,,,


" hey Aria, apa yang sebenarnya Aria dan Hara lakukan saat Yasmin mencari Aria kemarin, dan apa yang terjadi sehingga Aria murung begini?" Tanya Yasmin lirih


Aria yang mendengarkan pertanyaan dari Yasmin tidak bisa berbuat apa-apa selain diam.


Tidak ada pembicaraan lagi antara Yasmin yang sedang murung dan Aria setelah pertanyaan Yasmin yang sulit di jawab Aria.


Sekita 10 menit mereka saling berdiam diri, akhirnya Aria yang sedang galau itu membuka suaranya pada Yasmin.


" hey Yasmin." Ucap Aria

__ADS_1


" i,i,iya?" Jawab Yasmin gugup


" jawab dengan jujur, apa kamu menyukaiku?" Tanya Aria dengan tatapan serius


( wajah Yasmin memerah malu, karena Aria tiba-tiba bertanya begitu).


" Yasmin jawab aku" ucap Aria lagi


Yasmin yang sedang tertunduk malu pun akhirnya menjawab pertanyaan Aria,,


" b,b,bukan hanya menyukai,, Yasmin sangat menyayangi Aria" jawab Yasmin dengan wajah yang merah


" dengar Yasmin entah kenapa aku juga sangat menyayangimu Yasmin, aku juga merasakan enggak rela jika kamu dekat-dekat bersama Radi atau Raiga" ucap Aria


" e,ehh kenapa begitu?" Tanya Yasmin heran


" apa yang kamu rasakan jika melihat aku dan Hara bersama?" Tambah Aria


( Yasmin menjadi murung)


" t,t,tidak tahu,, yang hanya ingin Yasmin lakukan hanyalah memisahkan Aria dan Hara". Ucap Yasmin


" menurutmu, apa kita pantas kalau kita jadi sepasang kekasih?" Tanya Aria


" jadi begitu yaa" ucap Aria sambil menatapi langit-langit kamar


" heyy Yasmin " ucap Aria yang sedikit melamun


" hmmm" sahut Yasmin melihat ke arah Aria


"Mmmmm,,, s,s sepertinya aku sudah menyukai Hara". Ucap Aria


Yasmin menatap Aria saat Aria mengatakan dia menyukai Hara,,,


" ap,apa Yasmin enggak salah dengar?" Tanya Yasmin heran


( Aria tertunduk hanya menggelengkan kepalanya)


" b,b,begitu kah" ucap Yasmin tertunduk sedih


" Y,Y,Yasmin k,keluar dulu" ucap Yasmin bangkit dari duduknya


( Yasmin berjalan menuju pintu )


" kamu tidak bisa seperti ini terus Yasmin." teriak Aria

__ADS_1


Yasmin berhenti memegang gagang pintu kamar Aria,,,


" kamu terus melarikan diri seperti ini, sekarang kamu sudah dewasa Yasmin, tapi kamu itu egois Yasmin" ujar Aria


" kamu bahkan tidak mengerti hatiku, kamu selalu berbicara selalu ingin bersamaku, selalu ingin di sampingku,, tapi kenyataannya kamu tidak memperdulikan itu semua, saat aku bertanya bisakah kita berpacaran, kamu selalu saja berkata ingin memastikan sesuatu dulu,,,, hey Yasmin apa kamu menger...." ( Yasmin membalikan badannya dan berlari ke arah Aria)


" bahkan Yasmin juga tidak tahu perasaan Yasmin yang sebenarnya Aria bodoh" ucap Yasmin memegangi kerah Aria, dengan mata yang berkaca-kaca menahan tangisnya


" stop berkata seolah kamu ini korban Aria, Yasmin juga tidak mengerti dengan perasaan Yasmin, apa Aria juga mengerti dengan perasaan Yasmin?." ucap Yasmin menangis


" aku merasa terkekang Yasmin" ucap Aria pelan dan memalingkan pandangannya dari Yasmin


" alasan yang sebenarnya, aku tidak ingin kamu dekat-dekat dengan Raiga, aku tidak ingin kamu jatuh ke pelukan Raiga seperti yang terjadi dengan Hara" ucap Aria


" betapa menyakitkannya melihat Hara jatuh ke pelukan Raiga,, itu membuatku Hancur, dan sekarang kamu juga sedang dekat dengan Raiga, aku hanya ingin melindungi mu dari lelaki seperti Raiga yang hanya memainkan perasaan seorang wanita, dan aku pun enggak mau Hara di permainkan hatinya oleh Raiga." Ucap Aria melepaskan tangan Hara di bajunya


" aku tidak ingin itu terjadi padamu Yasmin" ucap Aria mengepalkan tangannya


" j,jadi Aria hanya ingin melindungi Yasmin?" Tanya Yasmin


( Aria mengangguk)


" itulah sebenarnya aku ingin berpacaran denganmu Yasmin" ucap Aria


" terima kasih Aria, tapi maaf, biarpun Yasmin dekat dengan Raiga,, Yasmin sama sekali tidak tertarik sama Raiga" ucap Yasmin tersenyum kepada Aria


( Aria terkejut mendengan ucapan Yasmin)


" terus apa maksud Aria dengan Hara jatuh ke pelukan Raiga? " tanya Yasmin


" ya, kemarin aku melihat Raiga di kamar Hara, dan itu membuatku hancur" jawab Aria


" Maaf Yasmin bukannya aku mau membuatmu sedih, meskipun aku menyayangimu tapi aku sangat memikirkan Hara" ucap Aria


" hingga kemarin adalah hari yang buruk untukku,, aku melihat Hara dan Raiga berduaan di kamar Hara" ucap Aria


" a,apaaa, Aria tahu kamar Hara" teriak Yasmin kaget


( Aria mengangguk)


" Maaf Yasmin, kemarin saat kalian mencari ku aku sedang berada di kamar Hara" ucap Aria


" dan saat aku mengira Hp ku hilang, aku rasa aku meninggalkannya di kamar Hara, dan saat aku datang ingin mencari Hp ku Raiga sudah ada di kamar Hara, dan aku yakin, Hara dan Raiga menikmati malam mereka." Ucap Aria berwajah sedih


" dan itu, itu membuatku sakit hati, karena aku baru menyadari bahwa aku telah jatuh cinta kepada Hara, dan itu yang membuatku merasakan hari ini adalah neraka". ucap Aria menundukkan kepalanya

__ADS_1


__ADS_2